Posted by: peribadirasulullah | Julai 1, 2014

ِAkhlak yang amat diSayangi oleh Allah SWT

https://fbexternal-a.akamaihd.net/safe_image.php?d=AQARulL1BTHy6PyH&url=https%3A%2F%2Ffbcdn-vthumb-a.akamaihd.net%2Fhvthumb-ak-xpa1%2Ft15.0-10%2F10502894_10204337177928406_10204337174208313_33295_527_b.jpg&jq=100

https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpa1/v/t34.0-12/10474334_752625758123057_658864187_n.jpg?oh=ac2fecdd3407687b17306b4541ec5152&oe=53B543D9&__gda__=1404368902_2a93c38babeb8ad8744056f811e22be4

https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpf1/v/t34.0-12/10487733_752625971456369_2097393552_n.jpg?oh=990cb40ce5cb4bf252ad3feaa487e6db&oe=53B54099&__gda__=1404370185_de36834002370a14f613c130697c6b91

https://www.facebook.com/mazen.zafarani

http://www.youtube.com/channel/UC19UwpvBb5Dk_tpnt3o0Ddg

Posted by: peribadirasulullah | Julai 1, 2014

3 Perkara memberi kebaikan

https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpa1/t1.0-9/10519499_10204361793703785_2100472889047254671_n.jpg

Diam,bercakap dan berfikir:

Tahniah kepada mereka yang Diam tetapi memiliki fikrah dan berfiir.

bercakap dengan penuh hikmah dan pandangannya memberi pengajaran.

Mazen’s Photos

Posted by: peribadirasulullah | Julai 1, 2014

Dunia Islam kini memiliki Khilafah

Khilafah telah dideklarasikan oleh Juru Bicara ISIS, Syeikh Muhammad Al-Adnani Hafidzahullah di kota Raqqa pada hari Ahad tanggal 1 Ramadhan 1435 H, dan bertepatan dengan tanggal 29 juni 2014.

Sayap Media Daulah Islam, Al-Furqon telah merilis pernyataan Syeikh Muhammad Al-Adnaniy dengan judul, “Hadza wa’dullah” (Ini Adalah Janji Allah). Pesan yang berdurasi 34.02 menit ini menjelaskan sesuatu yang menggemparkan bahwa nama Daulah Islam telah dihapus dan telah dideklarasikan khilafah.

Syeikh Muhammad Al-Adnaniy menyebutkan seorang yang akan memimpin khilafah ini adalah Syeikh Mujahid al-Imam, Ibrahim bin Awad bin Ibrahim bin Ali bin Muhammad Badri al-Quraisyi al Husaini Abu Bakar Al-Baghdadiy hafidzahullah.

Berdasarkan deklarasi ini, seorang jurnalis Yaman, Abdul Razaq Al-Jamal mengatakan bahwa mayoritas cabang Al-Qaeda akan membai’at Syeikh Abu Bakar Al-Baghdadi.

Berikut ini teks asli deklarasi Khilafah dan telah dibubarkannya ISIS

http://ia601509.us.archive.org/12/items/ar_Wa3d/wa3d.mp3

berikut ini seorang ikhwan telah mentraslate ke dalam bahasa inggris berupa teks tulisan:

http://justpaste.it/g178

http://al-mustaqbal.net/khilafah-telah-dideklarasikan-isis-telah-dibubarkan/

Posted by: peribadirasulullah | Jun 29, 2014

3 Musuh Islam Sebenar

https://scontent-a-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xaf1/t1.0-9/s480x480/10363594_10152507833691226_3471424118419655268_n.png

Musuh-musuh Islam adalah :

1-Muslim yang jahil.

2-Muslim fanatik terhadapk kejahilnnya.

3-Muslim yang melakukan perkara-perkara jahil.

‎من كان آخر كلامه لا إله إلا الله دخل الجنة 2‎’s Photos

 

Posted by: peribadirasulullah | Jun 29, 2014

4 Jenis Kubur yang setia menanti kita

https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfp1/t1.0-9/10308294_10154127717010454_4762349140005861515_n.jpg

Ustaz Azhar Idrus’s Photos

Posted by: peribadirasulullah | Jun 29, 2014

Felixia Yeap memeluk Islam Di Dataran Shah Alam

https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfa1/t1.0-9/10155608_760680023954517_4628964909543033197_n.jpg

https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xap1/t1.0-9/10474242_760680540621132_1129587050352458731_n.jpg

Selamat datang Felixia Yeap.. agama ini rahmat…moga kamu damai di sini

Hidayah itu milik Allah.
Syukur Alhamdulillah..Felixia masuk Islam 5 ramadhan ini ketika menjadi panel di program semarak ramadhan di dataran shah Alam malam ini.

“SAYA akan mengucap pada 5 Ramadan ini, iaitu pada 3 Julai ini (Khamis),” kata model pakaian Muslimah, Felixia Yeap, ketika menjadi panel jemputan di Program Semarak Ramadan anjuran kerajaan Negeri Selangor di Dataran Shah Alam malam ini.Felixia berkata, tarikh 5 Ramadan dipilih kerana ianya jatuh pada hari ulang tahun kelahirannya.”…5 Ramadan iaitu jatuh pada 3 Julai ini iaitu pada hari ‘birthday’ saya, hari itu juga merupakan hari kegemaran Nabi Muhammad,” katanya.Ketika berbicara mengenai puasa, Felixia berpesan supaya umat Islam Malaysia tidak meninggalkan puasa.Sementara bercakap mengenai ciri-ciri suami idamannya, Felixia berharap lelaki itu seorang yang mampu membawanya ke jalan syurga.”Biarla

Ibnu Fatimah‘s

Photos from Ibnu Fatimah’s post

 

 

Posted by: peribadirasulullah | Jun 29, 2014

Ramadhan dan Piala Dunia

https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xap1/t1.0-9/10511220_798340640206147_1039856186648338220_n.jpg

Bee’s Photos

 

 

Posted by: peribadirasulullah | Jun 28, 2014

12 Kesalahan dalam Pelaksanaan Puasa Ramadhan

https://i0.wp.com/dzulqarnain.net/wp-content/uploads/Beberapa-Kesalahan-dalam-Pelaksanaan-Puasa-Ramadhan.jpg

Pada bulan Ramadhan, tidak jarang kita menjumpai beberapa kesalahan di tengah masyarakat berkaitan dengan puasa Ramadhan.

Berikut beberapa kesalahan dalam pelaksanaan puasa Ramadhan yang kami ingatkan guna menjaga kesempurnaan puasa setiap muslim dan muslimah. Wallâhul musta’ân.

Pertama: Menentukan Masuknya Ramadhan dengan Ilmu Falak

Menentukan masuknya bulan Ramadhan dengan menggunakan ilmu falak atau ilmu hisab adalah kesalahan yang sangat besar dan bertolak belakang dengan tuntunan Al-Qur`an dan Sunnah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam.

Allah Subhânahu wa Ta’âlâ menegaskan,

فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

“Maka, barangsiapa di antara kalian yang menyaksikan bulan, hendaknya ia berpuasa.”[Al-Baqarah: 185]

Juga dalam hadits Abdullah bin Umar radhiyallâhu ‘anhumâ riwayat Al-Bukhâry dan Muslim dan hadits Abu Hurairah radhiyallâhu ‘anhu riwayat Al-Bukhâry dan Muslim, Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمِّىَ عَلَيْكُمُ الشَّهْرُ فَعُدُّوا ثَلاَثِينَ

“Berpuasalah kalian karena melihat (hilal) tersebut dan ber­bukalah kalian karena melihat (hilal) tersebut. Apabila tertutupi dari (pandangan) kalian, sempurnakanlah bulan (Sya’ban) menjadi tiga puluh (hari).”

Ayat dan hadits di atas sangatlah jelas menunjukkan bahwa masuknya Ramadhan berkaitan dengan hal melihat/menyaksikan hilal dan tidak dikaitkan dengan hal menghitung, menghisab, dan selainnya.

 

Kedua: Mempercepat Waktu Sahur

Hal ini tentunya bertentangan dengan sunnah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau mengakhirkan waktu sahurnya hingga mendekati adzan shalat Shubuh sebagaimana dalam hadits Zaid bin Tsabit radhiyallâhu ‘anhu riwayat Al-Bukhâry dan Muslim bahwa Zaid berkata,

تَسَحَّرْنَا مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قُمْنَا إِلَى الصَّلَاةِ. قُلْتُ : كَمْ كَانَ قُدْرُ مَا بَيْنَهُمَا؟ قَالَ خَمْسِيْنَ آيَةً

“Kami makan sahur bersama Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam kemudian bangkit untuk mengerjakan shalat. Saya (Anas bin Malik yang meriwayatkan dari Zaid,-pent.) berkata, ‘Berapa lama jarak antara keduanya (sahur dan adzan)?’ (Zaid) menjawab, ‘(Sepanjang pembacaan) lima puluh ayat.’.”

 

Ketiga: Menjadikan Tanda Imsak Sebagai Batasan Waktu Sahur

Sering terdengar saat Ramadhan, bunyi­-bunyian yang dijadikan sebagai tanda imsak (imsak sendiri berarti menahan, yaitu menahan diri dari makan, minum, jima’, dan berbagai pembatal puasa lain), seperti suara sirine, ayam berkokok, dan beduk, yang terdengar sekitar seperempat jam sebelum adzan. Tentunya hal ini merupakan kesalahan yang sangat besar dan bid’ah sesat lagi bertolak belakang dengan tuntunan Al-Qur`an dan Sunnah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam yang mulia.

Allah Subhânahu wa Ta’âlâ menyatakan,

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ

“Dan makan dan minumlah kalian hingga tampak, bagi kalian, benang putih terhadap benang hitam, yaitu fajar, kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam.” [Al-Baqarah: 187]

Dalam hadits Abdullah bin Umar radhiyallâhu ‘anhumâ riwayat Al-Bukhâry dan Muslim, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam juga menyatakan,

إِنَّ بِلاَلاً يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ فَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى تَسْمَعُوا تَأْذِينَ ابْنِ أُمِّ مَكْتُومٍ

“Sesungguhnya Bilal adzan pada malam hari, maka makan dan minumlah kalian sampai mendengar seruan adzan Ibnu Ummi Maktum.”

Ayat dan hadits di atas menunjukkan bahwa akhir waktu sahur adalah adzan kedua, yaitu adzan shalat Shubuh. Se­harusnya, inilah pegangan kaum muslimin, yaitu menjadikan adzan Shubuh sebagai ba­tas waktu terakhir makan sahur dan meninggalkan penggunaan tanda imsak, yang tidak pernah dikenal oleh Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.

 

Keempat: Melafazhkan Niat Puasa saat Makan Sahur

Hal ini juga merupakan perkara yang salah karena letak niat adalah di dalam hati, tidak dilafazhkan, menurut kesepakatan ulama. Juga bahwa waktu niat tidak dikhususkan pada makan sahur saja, tetapi bermula dari terbenamnya ma­tahari sampai terbitnya fajar sebagaimana yang telah dimaklumi. Selain itu, pelafazhan niat juga merupakan perkara baru dalam agama ini yang tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.

 

Kelima: Meninggalkan Hal Berkumur-kumur dan Meng­hirup Air ketika Berwudhu

Hal ini juga merupakan kesalahan yang banyak terjadi pada kaum muslimin. Mereka menganggap bahwa hal berkumur-kumur dan menghirup air merupakan pembatal puasa, padahal hal tersebut merupakan perkara yang disunnahkan dalam hal berwudhu menurut pandangan syariat Islam sebagaimana yang telah diterangkan dalam banyak hadits.

 

Keenam: Anggapan bahwa Tidak boleh Menelan Ludah

Pada kaum muslimin, kita kadang mendapati angga­pan bahwa seseorang tidak boleh menelan ludah saat ber­puasa, sehingga kita kadang mendapati sebagian kaum muslimin sering meludah saat berpuasa. Maka, tidaklah diragukan bahwa hal ini merupakan sikap berlebihan dan pembebanan diri tanpa dilandasi dengan tuntu­nan yang benar dalam syariat Islam.

 

Ketujuh: Mengakhirkan Buka Puasa

Hal ini juga adalah kesalahan yang banyak terjadi pada kaum muslimin, padahal tuntunan Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam sangatlah jelas akan kesunnahan mempercepat buka puasa bila masuknya waktu berbuka telah pasti sebagai­mana dalam hadits Sahl bin Sa’d As-Sa’idy radhiyallâhu ‘anhumâ riwayat Al-Bukhâry dan Muslim,

لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوْا اْلفِطْرَ

“Manusia akan selalu berada dalam kebaikan selama mereka mempercepat buka puasa.”

 

Kedelapan: Menghabiskan Waktu dengan Perkara Yang Sia-Sia saat Ramadhan

Karena, dalam hadits riwayat Al-Bukhâry dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallâhu ‘anhu, Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ فَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَسْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّيْ امْرُؤٌ صَائِمٌ

“… dan puasa adalah tameng. Bila salah seorang dari kalian berada pada hari puasa, janganlah ia berbuat rafats ‘sia-sia, perkataan keji, serta hubungan suami-istri dan pendahuluan-pendahuluannya,’ dan janganlah ia banyak mendebat. Kalau orang lain mencercanya atau memusuhinya, hendaknya ia berkata, ‘Saya sedang berpuasa.’.”

 

Kesembilan: Ragu Mencicipi Makanan

Hal tersebut adalah kesalahan, padahal boleh sepanjang seseorang dapat menjaga agar tidak menelan makanan tersebut sebagaimana perkataan Abdullah bin Abbas radhiyallâhu ‘anhumâ yang mempunyai hukum marfu’ dengan sanad yang hasan dari seluruh jalannya,

لَا بَأْسَ أَنْ يَذُوْقَ الصَّائِمُ الْخَلَّ وَالشَّيْءَ الَّذِيْ يُرِيْدُ شِرَاءَهُ مَالَمْ يَدْخُلْ حَلْقَهُ وَهُوَ صَائِمٌ

“Tidaklah mengapa, bagi orang yang berpuasa, merasa­kan cuka atau sesuatu yang ia ingin beli sepanjang hal itu tidak masuk ke dalam tenggorokannya.”

 

Kesepuluh: Lalai pada Akhir Ramadhan

Adalah kesalahan, menyibukkan diri dengan berbagai pekerjaan rumah tangga yang mungkin dikerjakan pada waktu lain sehingga melalaikan seseorang terhadap berbagai ibadah Ramadhan, khususnya pada sepuluh hari terakhir.

 

Kesebelas: Anggapan Bahwa Tunggakan Ramadhan Menjadi Dua Kali Lipat Bila Diundur Hingga Ramadhan Berikutnya

Keyakinan bahwa seseorang yang mengundur dalam hal mengqadha tunggakan puasa sampai setelah Ramadhan, tunggakan puasanya menjadi dua kali lipat merupakan kesalahan karena tidak ada dalil shahih yang menunjukkan hal tersebut.

 

Kedua Belas: Pembayaran Fidyah terhadap Puasa yang Belum Ditinggalkan

Membayar fidyah sebelum meninggalkan puasa Ramadhan adalah kesalahan, seperti perempuan hamil yang merencanakan untuk tidak berpuasa Ramadhan, lalu sebelum Ramadhan atau pada awal Ramadhan, dia membayar fidyah untuk tiga puluh hari. Tentunya, hal ini adalah perkara yang salah karena kewajiban pembayaran fidyah dibebankan atasnya apabila ia telah meninggalkan puasa.

http://dzulqarnain.net/beberapa-kesalahan-dalam-pelaksanaan-puasa-ramadhan-2.html

 

Posted by: peribadirasulullah | Jun 21, 2014

Bertuahnya seorang muslimah

https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/541741_483387001760131_2067472055_n.jpg

 

BERUNTUNGNYA SEORANG WANITA *::~

Bismillahir-Rahmanir-Rahim. . .

Maha Suci Allah yang telah menciptakan wanita sebagai pasangan laki-laki dalam bentuk yang paling sempurna. Menempatkan keduanya dalam hamparan pelangi cinta dan taman kasih sayang-Nya. Dengan kenikmatan-kenikmatan yang tiada terhitung.

Wanita. . .
Anggun, cantik dan mempesona, itulah kata yang tepat dilekatkan pada dirinya. Bermula dari tulang rusuk Adam, tulang rusuk itu yang ujungnya melengkung (bengkok) dan apabila diluruskan (dengan tidak hati2) maka akan patah, penuh kelembutan tidak mengenal pemaksaan, jika dipaksa maka ia akan berbalik dan menimbulkan penyesalan. Bak pohon bambu pada bagian ujungnya, lemah gemulainya senantiasa mencium ke permukaan bumi, ketika dipaksa maka ia akan memberikan tekanan keras menjulang ke awan. Seperti itulah wanita, jika wanita telah murka, maka bisa menyebabkan kehancuran. Sejarah telah mencatat, berapa banyak keruntuhan keturunan Adam karena kemurkaan wanita.

Wanita. . .
Makhluk yang istimewa, kelembutannya bagaikan sutera dari surga, memberikan ketenangan bagi siapa yang mendekapnya dengan iman, kesabarannya melebihi dalamnya lautan, fisiknya indah bagai penghuni kahyangan, kedermawanannya lebih terang dari rembulan, akhlaknya lebih harum dari pada kesturi, kerendahan hatinya lebih tinggi dari mentari, kasih sayangnya lebih menyegarkan dari pada embun dipagi hari, keteladannya membawa ketenangan, sungguh ciptaan yang sempurna.

Wanita. . .
Makhluk yang istimewa, sedemikian istimewanya, bidadari-bidadari surgapun iri pada wanita, tentunya wanita-wanita yang mampu menjaga kesucian dan kehormatannya, wanita-wanita yang mengabdikan diri pada “din (agama)” Allah, wanita-wanita yang mengabdi tapi tidak menjadi abdi dimata suaminya, ialah wanita-wanita yang solehah.

Wanita. . .
Tahukah kau, tidak hanya engkau di anugerahi keistimewaan fisik dan tabiat. Surgapun senantiasa membukakan pintunya untuk kau masuki dari pintu mana saja yang engkau sukai yaitu jika engkau tergolong wanita yang senantiasa melaksanakan shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.

Ketika engkau wanita, bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah engkau bahwa setiap saat kau didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ajalmu tiba karena melahirkan adalah syahid dan surga menantimu. Betapa beruntungnya wanita, dianugerahi lahan peribadatan yang laki-laki tidak mendapatkannya.

Wanita. . .
Sadarkah kau keistimewaan mu akan membawamu ke jurang penyesalan di akhirat kelak jika engkau tidak menjaga tapi menyia-nyiakannya. Namun sebaliknya jika engkau menjaga dan merawat keistimewaanmu maka surga balasannya. Ingatlah wahai para wanita, sesungguhnya kemuliaanmu dapat diraih manakala engkau memiliki kemampuan untuk menjaga martabat dengan iman, menghijab diri dari kemaksiatan, menghiasi semua aktifitas dengan ibadah, menerima dan mensyukuri semua karunia yang telah Allah berikan. Janganlah engkau mau tergoda oleh kilau kehidupan dunia yang hanya sementara.

Wanita. . .
Tidakkah kau ingin seperti Khadijah (ra) yang mulia namanya sampai akhir zaman karena ketulusan pengorbanannya, tidakkah kau ingin seperti Siti Aisyah (ra)yang namanya senantiasa berkibar sepanjang masa karena keteladannya. Tidakah kau ingin berkumpul disurga bersama wanita-wanita hebat sebelum kamu. Janganlah kau sia-siakan kelapangan beribadah yang diberikan Allah untukmu.

___________°♡°____________

Semoga bermanfaat dan dapat diambil hikmah-Nya. .

-Penantian Suci Sang Bidadari-‘s Photos

 

Posted by: peribadirasulullah | Jun 21, 2014

Mengejar doa Para Malaikat

https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpf1/t1.0-9/p526x296/603664_10152359935591804_315674581_n.jpg

https://www.facebook.com/pages/Jurnal-AKHWAT/143287526803

 

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori