Posted by: peribadirasulullah | September 24, 2013

Dewan Ulama Russia memberi amaran kepada Putin

https://i2.wp.com/kisahislami.com/wp-content/uploads/2013/09/RusiaMuslim.jpg

Ulama Islam senior Rusia memperingatkan para pemimpin di negara itu, kerusuhan bisa meledak di masyarakat Muslim di Rusia dan sekitarnya jika satu pengadilan yang telah memutuskan untuk menghancurkan Al Quran dan terjemahannya tidak dibatalkan.

Hari Selasa lalu Pengadilan di Novorossiysk, kota di selatan Rusia, memerintahkan melarang teks-teks  terjemahan Al Quran di bawah hukum anti-ekstremisme Rusia. Aktivis hak asasi mengatakan, larangan itu telah disalahgunakan oleh pejabat lokal berdasarkan prasangka atau dimanfaatkan Gereja Ortodoks yang mayoritas di Rusia.

Pegiat hak asasi manusia mengatakan, keputusan yang akan diberlakukan secara nasional, kecuali dibatalkan pada tingkat banding, bisa berkembang berbahaya dengan melarang Al Quran itu sendiri .

Dewan Mufti Rusia telah menyampaikan peringatan dalam surat terbuka kepada Presiden Vladimir Putin, Jumat (20/09/2013), yang selalu menyerukan persatuan antara agama terkemuka dan memperingatkan bahwa ketegangan etnis bisa memecah belah Rusia.

“Muslim Rusia amat sangat marah atas keputusan yang keterlaluan tersebut,” kata Rushan Abbyasov, Wakil Ketua Dewan Mufti, yang memiliki hubungan dekat dengan Kremlin, seperti diberitakan Reuters dan dilansir The Malay Mail Online, Sabtu (21/09/2013).

Jika putusan itu diberlakukan, para ulama memperingatkan: “Akan ada kerusuhan… tidak hanya di Rusia, tetapi di seluruh dunia. Kita berbicara tentang kehancuran Quran.”

Dalam surat kepada Putin, Dewan menarik persamaan dengan kekerasan di Timur Tengah dan Afghanistan atas tindakan seorang pastor Amerika, Terry Jones, yang membakar Al Quran pada 11 September 2010.

“Apakah perlu dilakukan pembahasan (tindakan hukum) untuk upaya penghancuran buku, khususnya kitab suci, yang telah berada di Rusia sejak masa lalu? ” Katanya .

“Kita ingat bagaimana akibat dari pembakaran hanya beberapa Al Quran oleh seorang pendeta Amerika gila, sehingga menimbulkan protes bukan hanya dari Muslim Rusia, tetapi juga keseluruhan masyarakat kita, dalam solidaritas dengan badai kemarahan masyarakat Muslim dunia dan semua orang yang bersimpati,” katanya.

Seorang pengacara yang mewakili penulis terjemahan, Elmir Kuliyev, mengatakan, ia akan mengajukan banding atas putusan pengadilan, yang memutuskan melarang terjemahan Al Quran tersebut serta memerintahkan untuk ‘dihancurkan’ .

” Ini betul-betul kebodohan. Beberapa jaksa setempat mengirim materi terjemahan tersebut ke pengadilan setempat, lantas mereka bersama-sama memutuskan melarang kitab suci,” kata pengacara Murat Musayev, yang memiliki satu bulan untuk mengajukan banding atas keputusan itu.

“Di satu sisi ada kebebasan beragama di Rusia, tetapi di sisi lain mereka melarang kitab agama.”

Para ahli mengatakan, lebih dari satu dekade Al Quran terjemahan yang disusun Kuliyev menjadi buku rujukan utama. Terjemahan itu salah satu dari empat terjemahan Al-Quran ke dalam bahasa Rusia .

“Larangan ini tinggal selangkah lagi untuk melarang Al-Quran,” kata Akhmed Yarlikapov, seorang ahli tentang Islam pada Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia .

“Buku itu adalah (Al Quran) terjemahan yang sangat berkualitas,” katanya. “Pelarangan terjemahan Kuliyev benar-benar tidak profesional. Orang juga bisa melarang Alkitab yang juga memiliki ayat-ayat yang berbicara tentang pertumpahan darah,” katanya seperti dikutip Hidayatullah.

Penduduk Rusia saat ini sekitar 143 juta jiwa, dengan 15 persennya merupakan umat Muslim.

http://kisahislami.com/seluruh-terjemahan-al-quran-akan-dihancurkan-dewan-ulama-rusia-ancam-putin/

Posted by: peribadirasulullah | September 24, 2013

Saat Mata Rasulullah SAW Tembus Pandang

https://i1.wp.com/kisahislami.com/wp-content/uploads/2013/06/galaksi.jpg

Setelah pulang dari perjalanan Isr’ Mi’raj, banyak hal yang serba tidak masuk akal ditanyakan oleh orang kafir.
Sampai bentuk bangunan Masijidil al Aqsha, keadaan sekitarnya, jumlah pintu pun mereka tanyakan.
Maka turunlah mu’jizat, sehingga jarak pandang Beliau tembus sampai ke Masjid Al Aqsha.

Diriwayatkan dari Abdullah Ibnu Abbas dan Aisyah ra ( istri Rasulullah SAW) bahwa suatu pagi yang cerah tanggal 27 Rajab tahun ke 11 kerasulan Muhammad SAW, Rasulullah duduk merenung sedih seraya bersabda,
“Perjalanan Isra’ Mi’rajku semalam dan waktu subuh aku telah tiba di Makkah, kurasakan benar akan menimbulkan banyak orang yang tidak mempercayaiku.”

Secara kebetulan, Abu Jahal lewat di depan Rasulullah SAW.
Melihat kemenakannya yang tampak sedang sedih, ia kemudian menghampirinya.
“Hai Muhammad, sepertinya ada hal penting yang Engkau pikirkan,” katanya.
“Benar paman, semalam aku baru menempuh perjalanan jauh,” jawab Rasulullah.
“Perjalanan jauh kemanakah sehingga membuat Engkau meratapinya,” ujar ABu Jahal lagi.

Isra’ Mi’raj

Rasulullah pun lantas menjelaskan tentang peristiwa yang luar biasa yang baru saja Beliau alami tersebut kepada pamannya, bahwa semalam Beliau telah melakukan sebuah perjalanan jauh yakni ke Sidratul Muntaha melalui Baitul Maqdis.

Setelah menyimak cerita Rasulullah, ABu Jahal pun lantas bertanya kepada kemenakannya tersebut seraya mengekspesikan ketidakpercayaa nnya akan semua apa yang baru saja dialami oleh Rasulullah.

“Kalau pun memang engkau semalam telah melakukan perjalanan ke Sidratul Muntaha, apakah mungkin sekarang engkau sudah berada di sini dan apakah engkau berani mengabarkan peristiwa gila ini kepada kaummu?” ucap Abu Jahal.

Melihat Abu Jahal yang sepertinya sangat tidak percaya akan semua yang Beliau alami, maka ketika ABu Jahal menantang Beliau untuk mengabarkan peristiwa luar biasa kepada penduduk Makkah.

Setelah banyak orang yang berkumpul, Rasulullah SAW pun menyampaikan kepada kaumnya seraya bersabda,
“Wahai kaumku, ketahuilah bahwa semalam aku baru menempuh perjalanan jauh.”
Salah seorang dari kaum itu bertanya.
“Kemana?”

Rasulullah SAW pun menjawab dengan tegas,
“Ke Sidratul Muntaha melalui Baitul Maqdis,” sabda Rasulullah.
“Dan pagi ini kamu sudah berada di sini, hai Muhammad?” tanya seorang kaum itu yang keheranan.
“Benar, dan inilah kekuasaan Allah SWT, wahai kaumku!” sabda Rasulullah SAW menjelaskan.

Mata Rasulullah SAW Tembus Pandang

Tiba-tiba seorang dari Bani ‘Adi bernama Muth’im bin ‘Adi menerobos kerumunan orang dan maju ke depan dan berkata lantang,
“Hai Muhammad, sebelum hari ini, aku membenarkan ucapanmu.
Tetapi sejak detik ini aku mendustakanmu, sebab aku biasa ke Baitul Maqdis dengan berkendara unta membutuhkan waktu sebulan penuh untuk sampai kesana.
Demikian juga pulangnya ke Makkah.
Kalau engkau memang benar semalam telah ke Baitul Maqdis aku mempunyai pertanyaan untukmu, Berapakah jumlah pintu Masjid al-Aqsha/ Baitul Maqdis?”

Mendengar pertanyaan dari Muth’in bin ‘Adi tersebut Beliau tampak sangat bersedih.
Sebab waktu disana, Beliau memang tidak memperhatikan masalah pintu, apalagi menghitungnya.

Dalam kesedihan yang amat sangat itu, tiba-tiba turunlah Mukjizat.
Rasulullah SAW dapat melihat dengan jelas seluruh ruangan Masjid al-Aqsha yang berada nun jauh di Palestina.
Sehingga Beliau langsung dapat menghitung jumlah pintunya dan memberikan jawaban yang tepat kepada penduduk Makkah.

http://kisahislami.com/saat-mata-rasulullah-saw-tembus-pandang/

Posted by: peribadirasulullah | September 24, 2013

Dua Waktu Tidur yang Di Larang Rasulullah SAW

https://i0.wp.com/kisahislami.com/wp-content/uploads/2013/06/tidurbayi.jpg

Tidur menjadi sesuatu yang esensi dalam kehidupan kita. Karena dengan tidur, kita menjadi segar kembali. Tubuh yang lelah, urat-urat yang mengerut, dan otot-otot yang dipakai beraktivitas seharian, bisa meremaja lagi dengan melakukan tidur.

Dalam Islam, semua perbuatan bisa menjadi ibadah. Begitu pula tidur, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. Dalam Al-Quran, Allah swt pun menyuruh kita untuk tidur. Namun, ternyata ada dua waktu tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk tidak dilakukan.

1. Tidur di Pagi Hari Setelah Shalat Shubuh

Dari Sakhr bin Wadi’ah Al-Ghamidi radliyallaahu ‘anhu bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :

”Ya Allah, berkahilah bagi ummatku pada pagi harinya” (HR. Abu dawud 3/517, Ibnu Majah 2/752, Ath-Thayalisi halaman 175, dan Ibnu Hibban 7/122 dengan sanad shahih).

Ibnul-Qayyim telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, dimana beliau berkata :

“Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu orang shalih – adalah tidur antara shalat shubuh dengan terbitnya matahari, karena waktu itu adalah waktu yang sangat berharga sekali. Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung sekali mengenai pemanfaatan waktu tersebut dari orang-orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang malam mereka tidak toleransi untuk istirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Karena ia adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Ia merupakan waktu turunnya rizki, adanya pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir dan mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian saat yang mahal tersebut. Maka seyogyanya tidurnya pada saat seperti itu seperti tidurnya orang yang terpaksa” (Madaarijus-Saalikiin 1/459).

2. Tidur Sebelum Shalat Isya’

Diriwayatkan dari Abu Barzah radlyallaahu ‘anhu : ”Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam membenci tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya” (HR. Bukhari 568 dan Muslim 647).

Mayoritas hadits-hadits Nabi menerangkan makruhnya tidur sebelum shalat isya’. Oleh sebab itu At-Tirmidzi (1/314) mengatakan : “Mayoritas ahli ilmu menyatakan makruh hukumnya tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya. Dan sebagian ulama’ lainnya memberi keringanan dalam masalah ini. Abdullah bin Mubarak mengatakan : “Kebanyakan hadits-hadits Nabi melarangnya, sebagian ulama membolehkan tidur sebelum shalat isya’ khusus di bulan Ramadlan saja.”

Al-Hafidh Ibnu Hajar berkata dalam Fathul-Baari (2/49) : “Di antara para ulama melihat adanya keringanan (yaitu) mengecualikan bila ada orang yang akan membangunkannya untuk shalat, atau diketahui dari kebiasaannya bahwa tidurnya tidak sampai melewatkan waktu shalat. Pendapat ini juga tepat, karena kita katakan bahwa alasan larangan tersebut adalah kekhawatiran terlewatnya waktu shalat.”

Sekarang anda mempunyai Dua pilihan
1. Biarkan Tulisan ini berada di page ini supaya orang lain tidak membaca.
2. menyebarkan ke Teman yang lain dengan klik
‘Bagikan’ supaya orang lain ikut terinpirasi dan Inysaallah mendapat pahala.

http://kisahislami.com/dua-waktu-tidur-yang-di-larang-rasulullah-saw/

Posted by: peribadirasulullah | September 24, 2013

Rasulullah Is My Doctor

https://i2.wp.com/kisahislami.com/wp-content/uploads/2013/09/rasulullahisMyDoctor.jpg

Rasulullah Is My Doctor adalah sebuah buku best seller karya penulis asal Amerika, Jerry D. Gray,  yang kini telah mu’alaf dan menjadi Warga Negara Indonesia. Jerry D.Gray adalah mantan terknisi angkatan udara Amerika Serikat, setelah menjadi muslim beliau kini aktif sebagai da’i khusus untuk pembahasan obat dan pengobatan Islami. Terkait dengan itu maka lahir salah satu buku hasil karyanya berjudul ‘Rasulullah Is My Doctor‘.

Dalam kesehariannya, beliau terapkan semua anjuran Rasulullah tentang pola hidup sehat dalam keluarganya. Dan ternyata beliau dan keluarga bisa merasakan hasilnya, hidup sehat lahir dan bathin, Subhanallah.

Bila kita membaca buku ini akan terbuka tabir yang selama ini menutupi keagungan ajaran Islam. Misalnya bagaimana Islam menganjurkan ummatnya untuk rajin berpuasa, rajin berbekam, makan habbatussaudah (jintan hitam), minum madu, dsb.

Semakin kita mendalami maka semakin terlihatlah bahwa ajaran islam memang ajaran atau wahyu dari Allah SWT. Nabi Muhammad Saw yang hidup 14 abad lampau dan tidak pernah belajar di fakultas kedokteran modern ternyata ajarannya tentang ilmu kesehatan sangatlah tinggi nilainya.

Diceritakan, dahulu kala terkenal  seorang dokter di kalangan Arab bernama Syarmadel bin Qubats Al-Ka’bi, yang tinggal di daerah Najran. Ketika ia tahu Rasulullah memiliki pengetahuan tentang kedokteran, ia bergegas mendatanginya, kemudian mengujinya dengan mengajukan berbagai pertanyaan tentang penyakit dan cara pengobatannya. Rasulullah SAW pun mampu menjawab semua pertanyaan. Namun, saat rasul balik bertanya tentang satu penyakit, Syarmadel terkejut karena tak bisa menjawabnya. Lalu, ia berkata, “ Wahai Rasulullah, Demi Bapak dan Ibuku, aku adalah seorang dukun dan tabib di kalangan kaumku, apa yang harus aku lakukan? Lalu Rasul menjawab,” bedahlah uratnya, tusuklah jika terpaksa dan gunakanlah sana (sejenis tumbuhan) dan janganlah engkau mengobati seseorang sebelum mengetahui jenis penyakitnya.”

Hingga tahun 1996, ilmu kedokteran modern masih menyatakan jumlah sendi 340. Namun, setelah diteliti lagi ternyata ada susunan sendi yang menyatu, jika dipisah-pisah lagi, jumlahnya menjadi 360, sesuai dengan hadist nabi.

Dari kisah inilah, tak bisa disangkal bahwa nabi Muhammad saw adalah seorang dokter. Meski tak ada satu kisah pun yang menceritakan dari mana nabi belajar medis. Tentu saja, sebagai utusan Allah, nabi memiliki ilmu mukasyafah, yang bersifat batiniah. Hanya Allahlah yang mengajarkan ilmu ini. “Dan (juga karena) Allah telah menurunkan kitab dan hikmah kepadamu dan telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui. Karunia Allah sangat besar atasmu (QS. An-Nisa: 113)

Cara hidup nabi yang sehat sudah banyak diulas. Seperti diungkapkan oleh Anas ra, “Rasulullah saw berkulit cerah, seakan-akan keringatnya adalah mutiara, jalannya tegap, tidak pernah menyentuh sutera, dan tidak ada yang lebih lembut dari telapak tangan nabi saw. Aku tidak pernah mencium minyak wangi misik dan ambar yang lebih wangi dari aroma beliau (Musnad Ahmad).

Dalam berbagai hadist, nabi mengulas soal kebersihan sangat detail, baik kebersihan fisik, maupun lingkungan. Ia mengajarkan kepada umatnya, mulai memotong kuku, membersihkan ruas jari, mencabut bulu ketiak, bersiwaq hingga bagaimana cara beliau makan. Bahkan, untuk soal makan saja, nabi merincinya, karena nabi berkata pada istrinya, “wahai Aisyah menahan diri adalah obat, perut adalah sarang penyakit, dan biasakan setiap anggota badan sesuai kemampuannya.” Beberapa anjuran dalam soal makan dan supaya terhindar dari penyakit, misalnya melarang meniup makanan atau bernapas dalam gelas, tidak pernah tidur dengan tangan masih ada bekas makanan dan gigi ada bekas makanan, tidak makan kecuali setelah lapar dan berhenti makan sebelum kenyang, mengkonsumsi buah-buahan dan biji-bijian serta madu, berpuasa dan berolahraga.

Fakta-fakta di atas menunjukkan betapa Rasululloh ternyata juga mengerti dan paham soal kesehatan. Islam sebagai sebuah pedoman hidup yang paripurna ternyata tidak hanya mengatur persoalan nilai-nilai saja, namun ternyata juga memberikan panduan yang rinci bagi umatnya dalam menyelesaikan problem kesehatannya.

Di zaman Rasulullah ada Syarmadel bin Qubats Al-Ka’bi. Kini ada Jerry D.Gray, dalam bukunya itu  disebutkan mengonsumsi madu, habbatassauda (jintan hitam), dan bawang putih adalah cara Rasulullah saw menyehatkan diri. Ada pula ruqyah dan hijama (bekam) yang masuk dalam pengobatan ala Nabi Muhammad SAW. Pengobatan-pengobatan ini memberikan efek luar biasa pada manusia. Jerry D.Gray mengkombinasikan pengobatan Nabi dengan resep-resep yang ia dapat dari pengalaman dan telusurannya.

Dari berbagai hadits diketahui bahwa Rasulullah biasa berbekam. Dan Rasulullah boleh dikata tidak pernah sakit kecuali ketika sakarotul maut, diriwayatkan beliau semasa hidup hanya mengalami tiga kali sakit dan tidak pernah sakit perut. Dari Ibnu Abbas ra bahwa Nabi SAW pernah berbekam dalam keadaan ihram dan pernah berbekam sewaktu berpuasa ( Riwayat Bukhari). Hadis riwayat Ibnu Buhainah ra.: Bahwa Nabi saw. pernah membekam tengah kepalanya ketika beliau berada di jalan menuju kota Mekah ketika beliau dalam keadaan ihram. (Shahih Muslim No.2088).Hadis riwayat Anas bin Malik ra.: Nabi bersabda: Sebaik-baik obat yang kamu gunakan adalah berbekam, atau: Berbekam adalah obat yang paling baik bagimu (Shahih Muslim No.2952).

Hadis riwayat Jabir bin Abdullah ra.: Dari Ashim bin Umar bin Qatadah bahwa Jabir bin Abdullah menjenguk Muqanna`, kemudian berkata: Aku tidak akan pulang sebelum engkau mau berbekam sebab saya pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya di dalam berbekam itu terdapat pengobatan (Shahih Muslim No.4085).

Selain bekam, Nabi juga biasa meminum madu untuk menjaga stamina dan kesehatan. Madu kalorinya sangat tinggi sehingga menjadikan tubuh kita kuat dan berenergi. Selain itu madu juga bisa untuk menyembuhkan luka baik di luar tubuh mau pun di dalam. Kakak ipar saya pernah ambeien hingga mengeluarkan darah dari anusnya. Akhirnya dia minum madu 3 kali sehari dan alhamdulillah sembuh.

Dalam pengobatan herbal, sering kita dengar tentang ‘Propolis’, apa itu propolis? ternyata propolis itu adalah air liur yang terdapat pada lebah. Propolis dikumpulkan oleh lebah dari bahan-bahan bunga, daun muda dan kulit tumbuhan. Lalu dicampur dengan air liur dan lilin lebah. Berfungsi untuk menambal lubang dalam sarang lebah dan sebagai pelindung populasi lebah dari serangan luar dan menjaga sarang lebah agar tetap steril dari serangan Virus Bakteri dan Jamur. Maha Besar Allah dengan segala ciptaannya.

Fungsi utama propolis bagi tubuh manusia sebagai :

a. Detoksifikasi (cleansing), membersihkan dan membuang penyebab timbulnya penyakit

b. Antibiotik alami yang tidak memiliki efek samping.

c. Meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh.

d. Antioksidan mencegah tumor dan kanker.

e. Sumber nutrisi yang lengkap.

Firman Allah Swt tentang lebah yang terdapat dalam Kitab Suci Al-Qur’an, QS. An Nahl ayat 69.

“..Dari perut lebah itu ke luar minuman madu yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”
Dari Ensiklopedi MS Encarta: ‘Madu lebah merupakan makanan diet penting bagi banyak binatang seperti beruang dan badger dan banyak digunakan oleh manusia’.Sebagai contoh beruang tahan hibernasi (tidur tanpa makan) berbulan-bulan dengan memakan madu sebelumnya tanpa kehilangan tenaga.

Berobat dengan cara meminum madu

Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra., ia berkata: “Ada seorang lelaki datang kepada Nabi saw. lalu berkata: Saudaraku merasa mual-mual perutnya. Rasulullah saw. bersabda: Minumkanlah madu! Setelah orang itu memberi minum madu kepada saudaranya, dia datang lagi kepada Nabi saw. dan melapor: Aku telah meminumkannya madu tetapi dia malah bertambah mulas. Kejadian itu berulang sampai tiga kali. Pada kali yang keempat Rasulullah saw. tetap bersabda: Minumkanlah madu! Orang itupun masih saja melapor: Aku benar-benar telah meminumkannya madu tetapi dia malah bertambah mulas, maka Rasulullah saw. bersabda: Maha benar Allah (dalam firman-Nya, surat An-Nahl ayat 69) dan ada yang tidak beres dengan perut saudaramu itu (madunya tidak diminum). Akhirnya Rasulullah saw. sendiri yang meminumkannya madu dan saudara orang itupun sembuh” (Shahih Muslim No.4107).

Berobat dengan jintan hitam / Habbatus Saudah:

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: “Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya pada jintan hitam itu terdapat obat untuk segala macam penyakit kecuali kematian” (Shahih Muslim No.4104).

Ketika sakit orang biasanya diberi makan bubur karena pencernaannya kurang baik:

Hadis riwayat Aisyah ra., istri Nabi saw.: “Bahwa apabila salah seorang anggota keluarganya meninggal dunia maka berkumpullah para wanita kemudian mereka berpisah lagi kecuali keluarga dan kerabat dekatnya lalu ia menyuruh diambilkan seperiuk sup terigu kemudian dimasak untuk dijadikan bubur talbinah tersebut lalu dituangkan ke atas periuk tadi, ia pun berkata: Makanlah bubur ini! Sesungguhnya, aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: Bubur Talbinah itu dapat menyegarkan hati orang yang sakit dan dapat mengurangi sebagian rasa sedih” (Shahih Muslim No.4106).

Ketika ada penyakit menular/wabah harus diisolasi hingga tidak terjadi penularan:

Hadis riwayat Usamah bin Zaid ra., ia berkata: “Rasulullah saw. bersabda: Sampar (wabah penyakit menular) itu siksa yang dikirimkan kepada Bani Israel atau orang-orang yang hidup sebelum kalian. Apabila kalian mendengar adanya sampar itu di suatu daerah, maka janganlah kalian datang ke sana. Dan kalau sampar itu berjangkit di suatu daerah, sedangkan kalian berada di sana, maka janganlah kalian keluar untuk melarikan diri darinya” (Shahih Muslim No.4108).

Apabila terjadi dalam satu negeri suatu wabah penyakit dan kamu di situ janganlah kamu ke luar meninggalkan negeri itu. Jika terjadi sedang kamu di luar negeri itu janganlah kamu memasukinya. (HR. Bukhari).

Yang harus kita yakini adalah setiap penyakit pasti ada obatnya: “Allah menurunkan penyakit dan menurunkan pula obatnya, diketahui oleh yang mengetahui dan tidak akan diketahui oleh orang yang tidak mengerti” (HR. Bukhari dan Muslim). Obatnya itu pasti sesuatu yang halal. Bukan yang haram.

Allah tidak menjadikan obat dengan apa yang diharamkan bagi kamu. (HR. Al-Baihaqi)

Kesehatan adalah hal yang penting setelah Iman. Oleh karena itu hendaknya kita jaga.

Mohonlah kepada Allah kesehatan (keselamatan). Sesungguhnya karunia yang lebih baik sesudah keimanan adalah kesehatan (keselamatan). (HR. Ibnu Majah)

Sumber: Buku ‘Rasulullah Is My Doctor’ penulis: Jerry D. Gray

Posted by: peribadirasulullah | September 23, 2013

BERITA AJAIB DARI PENJARA MESIR

https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/1236670_307631546043857_365052987_n.jpg

BERITA “AJAIB” DARI PENJARA MESIR

Kini 50 ribu pendokong anti-kudeta mengisi penjara-penjara Mesir atas alasan tangkapan yang berbagai dan suka-suka dari pihak tentera Mesir. Tragisnya, tahanan politik Ikhwan dan anti-kudeta ditempatkan di penjara jenayah berat. Dicampur dengan tahanan kes-kes jenayah rompakan, rogol, dadah, pembunuhan dan lain-lain.

Tujuannya, anggota Ikhwan ini diseksa secara mental dan fizikal. Namun keajaiban terjadi. Baru sebulan sahaja tahanan kes jenayah ini dicampurkan dengan tahanan politik Ikhwan, para penjaga dan ketua penjara mengeluh, “Tahanan jenayah terikut-ikut kebiasaan Ikhwan iaitu tilawah Quran, solat malam, tahajjud, puasa”.

Keanehan ini juga terlihat apabila pelawat datang, para tahanan jenayah ini meminta mushaf Quran, sejadah, pakaian untuk shalat, dan tasbih.
MaasyaAllah.

Kini penjara Mesir terjadi Ikhwanisasi. Sebahagian berbahagia Ikhwan ditekan, padahal Ikhwan adalah “madrasah [tempat didikan]”. Nyawa boleh dimatikan dengan peluru atau buldozer, tapi fikrah itu tak akan pernah mati.

Gambar menunjukkan para Ikhwan solat berjemaah di dalam penjara Turrah [salah satu penjara di Mesir] suatu ketika dahulu.

Islam Agama Ku’s Photos

Posted by: peribadirasulullah | September 23, 2013

Bil Eletrik Dan Air Masjid diwakaf oleh mereka bukan Islam-SubhanAllah.

https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-frc3/1229904_659588050725922_320190496_n.jpg

UNTUK PERKONGSIAN INFORMASI!

[ WAJIB BACA ]

Pagi tadi, sahabat saya menunjukkan satu resit kepada saya.

“Saudari, nak tengok x? Jangan terkejut plak..” kata sahabat saya sambil menghulurkan resit Masjid Al Islah Permatang Tok Mahat kepada saya.

Nama Penderma: Cheng Sin Enterprise. Jumlah RM500. Tujuan : Wakaf Bil Eletrik Dan Air Masjid. Subhanallah….. Orang bukan Islam pun hari ini sudah pandai menderma kepada Masjid…

“Ni baru satu, ada 3 resit kat saya semuanya. RM500 lagi untuk Masjid Hijau Kg Kedah, RM500 lagi untuk Surau Simpang 4, Kg Kedah,” kata sahabat saya kepada saya.

“Masya Allah. Banyaknya. Sampai RM1500 dia sumbang,” saya mencelah.

“Ni untuk bulan Ogos, dia kata kalau berniaga untung lagi, bulan September nanti dia bagi lagi,” sahabat saya menambah.

Allah Allah. Semoga Allah memberi hidayah kepadanya.

Kepada para sahabat, ayuh. Kita sama sama ambil iktibar. Jadikan apa yang saya lalui untuk memberi keazaman kepada kita untuk terus menyumbang untuk agama kita.

Moga Allah merahmati kita semua. Amin…

# SHARE kepada semua jika anda anggap kisah ini bermanfaat

p/s – tak perlu nak pertikai itu ini, just nak bagi kesedaran kepada umat Islam supaya menjadi lebih pemurah sebab Rezeki Allah bagi bukan utk kita je, untuk dikongsi bersama.

Persatuan Pendakwah Islam Sabah’s Photos

Posted by: peribadirasulullah | September 22, 2013

Dosa adalah ganjaran untuk mereka melanggar perintah Allah SWT

https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/603171_497241603621694_770505327_n.jpg

DrSoul’s Quotes Collection’s Photos

Posted by: peribadirasulullah | September 22, 2013

Mati belum pasti sampai ke Syurga

https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/s720x720/6237_497279856951202_1254714800_n.jpg

PERIHAL KEKUASAAN ALLAH SWT
Semoga kita tahu serba sedikit supaya tidak menjadi angkuh diri, dengan menganggap remeh orang lain kerana lebih rendah pengetahuannya, memandangnya dengan sebelah mata, tidak menghargai, tidak menghormati atau bahkan mencampakkannya ketepi sesuka hati….Baca dan Fahami Firman-Firman Allah Swt Seperti yang Berikut:
1) Al Hadiid Ayat 3
“Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”

2) Al BaqarahAyat 29
“Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”

3) Al Ahzab Ayat 54
“Jika kamu melahirkan sesuatu atau menyembunyikannya, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala sesuatu”

4) Al Hujuraat Ayat 16
“Katakanlah: “Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu, padahal Allah mengetahui apa yang di langit dan apa yang di bumi dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu?”

5) An Nuur Ayat 35
“Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”

6) Al Ahzab Ayat 40
“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”

7) Al Mujaadilah Ayat 7
“Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia berada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu”

An Nuur Ayat 64
“Ketahuilah sesungguhnya kepunyaan Allahlah apa yang di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada di dalamnya. Dan (mengetahui pula) hati (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Allah Maha mengehui segala sesuatu”

9) An Nisaa’ Ayat 32
“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”

10) At Taghaabun Ayat 11
“Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”

11) Asy Syuura Ayat 12
“Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi; Dia melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan(nya). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”

12) At Taubah Ayat 115
“Dan Allah sekali-kali tidak akan menyesatkan suatu kaum, sesudah Allah memberi petunjuk kepada mereka sehingga dijelaskan-Nya kepada mereka apa yang harus mereka jauhi. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”

Kerana itu, jangan menyangka dengan Amalan Ibadah, Status, Pangkat, Gelaran Ustaz, Atau Jawatan sebagai Pegawai-Pegawai Agama telah MENJAMIN untuk ditempatkan DI SYURGA

DrSoul’s Quotes Collection’s Photos

Posted by: peribadirasulullah | September 22, 2013

4 anugerah Allah SWT kepada manusia

https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/s720x720/150164_498173050195216_18306880_n.jpg

PERIHAL AINUL BASHIRAH
Inilah Penyebab Utama MENGAPA Ilmu Pengetahuan dan Pemahaman Seseorang Manusia itu Berbeza-beza Walau Dari Jurusan Atau Sudut Ilmu Apa Pun Mereka Datang.
Jika ANUGERAH Dalam Bentuk “Ainul Bashirah” atau “Mata Hati” Ini Belum Atau Tidak Mereka Dapati, Maka Pemahaman Mereka mengenai Sesuatu Ilmu Ketuhanan Tidak Menjurus Kepada Keadaan Yang Fitrah.
Anugerah Seperti inilah yang selalu dikejar oleh Ahli-Ahli Sufi dari Bidang Ilmu Tassawuf kerana Tanpa Anugerah ini, tiada siapa dapat “melihat dan mendengar” kenyataan sebenar sesuatu kejadian dari penciptaan-penciptaan Allah Swt.
Anugerah “Ainul Bashirah” ini sangat-sangat membantu untuk seseorang Manusia Memahami segala Aturan, Tadbir-Urus dan Kekuasaan Allah Swt terhadap semua Mahluk yang dijadikannya, dimana jika hanya didasarkan kepada Dalil-Dalil yang dapat difahami dari Hukum Akal sahaja tidak akan mampu untuk menerobos rahsia-rahsia disebalik kejadian.
Kerana itu, pemahaman seseorang yang telah memiliki “Ainul Bashirah” dengan orang-orang yang belum mendapat Angurah ini SANGAT JAUH BERBEZA dan mungkin akan Bertentangan Pendapat
Harus diakui bahwa manusia memerlukan Ilmu Keyakinan (agama) untuk mengenal Allah, melalui Agama manusia akan belajar Penzahiran Zat Allah yang terbayang dalam Alam Sifat dan Nama (asma) Allah yang ada dimuka bumi ini.
Dan seseorang harus berakhlak mulia dan menghindari dosa dan harus melawan nafsu dan egonya dan ini merupakan perjalanan yang panjang dan sukar.
Dalam Hal Ini Allah Swt Telah Berfriman (dengan maksudnya)
“ …..maka barang siapa mengharapkan perjumpaan dengan Tuhannya, hendaklah ia mengerjakan amal saleh dan janganlah ia menyekutukan Allah dalam ibadah kepadaNya “
( Dari Surah Al-Kahfi Ayat 110)

DrSoul’s Quotes Collection’s Photos

Posted by: peribadirasulullah | September 22, 2013

7 Keadaan yang wajib dilalui oleh manusia

https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/308007_498878836791304_87060500_n.jpg

PERIHAL LANGKAH HIDUP MANUSIA
Dalam Al-Quran Melalui Surah Al-Insan Ayat 1 hingga 3, Allah Swt Telah Menyebut Perkara Ini: (maksudnya)
Ayat 1:
“Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?”
Ayat 2:
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setitis mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), kerana itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat”
Ayat 3:
“Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir”
PENGERTIANNYA
1) Al-Quran adalah Petunjuk dan harus diikuti sesiapa yang mahukan keselamatan di dunia mahupun akhirat.
– Namun, pada masa sama Al-Quran tidak dapat difahami dengan lebih terperinci tanpa penerangan dan contoh praktikal iaitu As-Sunnah.
– Allah Swt berfirman yang bermaksud:
“Dan Allah menurunkan Kitab (al-Quran) dan hikmah (sunnah) kepadamu dan telah mengajarkan kepadamu apa yang belum engkau ketahui. Kurnia Allah yang dilimpahkan kepadamu sangat besar.”
(Surah Al-Nisa, ayat 113)
2) Nabi Saw menerangkan bahawa Sunnah adalah Wahyu kurniaan Allah yang sama seperti al-Quran dan adalah Penerang kepada al-Quran.
– Sabda Nabi Saw yang bermaksud: “Ketahuilah, sesungguhnya aku diberikan al-Kitab (al-Quran) dan yang sepertinya (al-Sunnah) bersamanya.”
(Hadis riwayat Ahmad dan Abu Daud)
3) Sunnah ialah segala Perkataan, Perbuatan atau Taqrir (pengakuan) yang disandarkan kepada Nabi Saw.
– Walaupun Al-Sunnah lahir dari Nabi Saw dan disandarkan kepada Baginda, ia adalah Wahyu.

KERANA ITU
Ramai Manusia yang mempunyai MASAALAH didalam menentukan LANGKAH HIDUPNYA disebabkan oleh Ilmu-Ilmu mengenai KEHIDUPAN yang diterangkan melalui Al-Quran dan As Sunnah tidak mereka pelajari dengan sempurna atau tidak difahami dengan betul atau tidak diamalkan menurut sunnahnya atau bersifat tamak dengan ilmunya dengan menyembunyikan tanpa membahagikannya sebagai suatu sedekah, mereka juga jarang untuk bermuhasabah diri untuk menilai buruk baik perjalanan yang telah dilalui dan akhirnya JALAN HIDUP mereka akan menemui PENYESALAN dipenghujung kehidupannya

DrSoul’s Quotes Collection’s Photos

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori

Ikut

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,685 other followers