Posted by: peribadirasulullah | Disember 14, 2018

Helikopter buatan Turki

Gokbey T-625

TURKINESIA.NET – ANKARA. Presiden Recep Tayyip Erdoğan pada hari Rabu (13/12) mengumumkan nama helikopter baru Turki T-625 yang dikembangkan secara domestik. Helikopter tersebut dinamakan “Gökbey”

Pengumuman tersebut disampaikan saat menyampaikan pidato dalam KTT Industri Pertahanan Turki yang diadakan di komplek kepresidenan di ibukota Ankara.

Erdogan mengatakan nama itu diputuskan setelah konsultasi panjang.

Helikopter Multirole T-625 adalah pesawat bermesin ganda yang dirancang untuk fleksibilitas misi yang tinggi bahkan di lingkungan geografis yang paling sulit dan kondisi cuaca buruk.

Helikopter generasi baru ini mencakup teknologi canggih, seperti sistem kontrol penerbangan otomatis redundansi ganda 4 sumbu untuk memberikan kinerja dan kualitas penanganan yang superior.

Helikopter ini dirancang untuk dua awak dan 12 penumpang. Ruang kabin yang besar dapat diatur untuk memenuhi berbagai kebutuhan operasional, seperti transportasi VIP, ambulans, dan operasi pencarian & penyelamatan.

Helikopter T625 Multirole, powertrain, sistem rotor, landing gear dan sistem autopilot semuanya diproduksi oleh Turkish Aerospace Industries (TAI). Selain itu, sistem avionik helikopter dirancang dan diproduksi di dalam negeri.

Program Helikopter original TAI, di bawah koordinasi Undersecretariat for Defense Industries (SSM), sedang berjalan sesuai jadwal untuk menyelesaikan penerbangan pertamanya akhir tahun ini dan memulai produksi bertahap setelah 2021.

Program Helikopter original yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Udara Turki dan lembaga keamanan lainnya, diluncurkan oleh Komite Eksekutif Industri Pertahanan (SSIK) pada Juni 2010.

TAI dan SSM menandatangani kontrak pada September 2013 untuk mengembangkan helikopter untuk pasar domestik dan internasional.

Proses sertifikasi sipil dari helikopter sedang berlangsung dengan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil dan Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (EASA).

Helikopter berhasil menyelesaikan penerbangan perdananya pada 06 September 2018.

Turki mempertimbangkan untuk mengekspor helikopter Atak ke negara Asia timur

Berbicara di KTT, Ismail Demir, kepala Presidensi Industri Pertahanan, mengatakan bahwa akan ada kunjungan ke negara Asia timur pada hari Senin untuk mengambil langkah terakhir dalam mengekspor helikopter serang T-129 Atak.

Meskipun Demir tidak mengungkapkan siapa pembelinya, laporan sebelumnya menunjukkan bahwa Filipina tertarik untuk membeli helikopter Atak.

Turki sebelumnya menandatangani perjanjian dengan Pakistan untuk penjualan 30 helikopter Atak, yang merupakan ekspor pertahanan tunggal terbesar di negara itu. [DS]

http://www.turkinesia.net/gokbey-erdogan-umumkan-nama-helikopter-buatan-dalam-negeri-turki/

 

Posted by: peribadirasulullah | Disember 14, 2018

Yadim-Membawa Risalah Rahmatan Lilalamin

Image may contain: 1 person, text

Image may contain: 1 person, smiling, text

 

Image may contain: 1 person, sitting

Image may contain: 1 person, smiling, close-up

Image result for yadim

Image may contain: 2 people, people sitting and indoor

NIK OMAR DILANTIK YDP YADIM

IPOH – Pendakwah, Nik Omar Nik Abdul Aziz dilantik sebagai Yang Dipertua Yayasan Dakwah Islamiah Malaysia (Yadim).

Pengumuman itu dibuat Menteri Di Jabatan Perdana Menteri, Datuk Seri Dr Mujahid Yusof hari ini.

Pelantikan itu sekali gus menggantikan Dr Yusri Mohamad yang menjawat jawatan tersebut pada 2015.

Dalam pada itu turut diumumkan, Pengarah Syariah Amanah, Zolkharnain Abidin dilantik sebagai Timbalan Yang Dipertua Yadim dan

Ahli Lembaga Pengarahnya yang terdiri daripada Datuk Wira Abdul Ghani Samsudin, Mohd Raimi Abdul Rahim dan Dr Mohd Abdul Razak.

Posted by: peribadirasulullah | Disember 13, 2018

Dakwah Dalam Masyarakat Majmuk

Image may contain: 3 people

One Centre Malaysia Perlis menjemput seluruh warga perlis untuk hadir beramai ramai ke Program ”Dakwah Dalam Masyarakat Majmuk Fasa 1” yang akan berlangsung seperti berikut :

Tarikh : 15 Disember 2018
Masa : 8 Pagi – 5.30 Petang
Tempat : Dewan Auditorium ,KUIPs

#Diminta Sebarkan!!

Posted by: peribadirasulullah | Disember 13, 2018

Eropah menjatuhkan hukuman penjara kepada penghina Rasulullah SAW

Eropa keluarkan aturan baru bagi siapapun yang berani menghina Rasulullah

Sebebas Eropa, bila seseorang telah melakukan penghinaan akan mendapat ganjaran juga. Ini sebuah keputusan menarik tentang penghina Kanjeng Nabi yang kerap terjadi di negeri-negeri Eropa.

Menghina Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sekarang dihukum di Eropa. Jika ada yang mengatakan sesuatu yang buruk tentang Rasulullah saw maka dia akan dipenjara!!

Yayasan Integritas untuk Hak Asasi Manusia (The Integrity Foundation for Humanitarian and Human Rights) telah menyampaikan dukungannya atas putusan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa yang menetapkan bahwa menghina Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tidak termasuk ke dalam kebebasan berbicara. Demikian dikutip ngopibareng.id, Senin 5 November 2018, dari moslemtoday.com.

“Yayasan Integritas untuk Hak Asasi Manusia (The Integrity Foundation for Humanitarian and Human Rights) telah menyampaikan dukungannya atas putusan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa yang menetapkan bahwa menghina Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tidak termasuk ke dalam kebebasan berbicara.” Share :
Baca Juga :

The Integrity Foundation, seperti dirilis The Islamic Information, Middle East Monitor, mengatakan dalam sebuah deklarasi bahwa “keputusan Pengadilan Eropa memperkuat kebebasan dan hak-hak keyakinan beragama, salah satu pilar kebebasan dalam masyarakat demokratis yang diatur oleh hukum”.

Pengadilan HAM Eropa menetapkan, menghina Nabi Muhammad tidak termasuk dalam kebebasan berbicara.

Pengadilan HAM Eropa mendukung keputusan Pengadilan Austria yang menjatuhkan hukuman kepada seorang wanita Austria yang menghina Nabi Muhammad. Pengadilan HAM Eropa mengatakan keputusan itu tidak bertentangan dengan Bab X Piagam Eropa tentang Hak Asasi Manusia.

The Integrity Foundation menjelaskan, keputusan Pengadilan Eropa datang dalam konteks mendorong perlindungan dan penghormatan terhadap perasaan religius umat Islam dan berfungsi terutama untuk mempromosikan perdamaian masyarakat.

The Integrity Foundation mencatat, Pengadilan Eropa “telah membersihkan perbedaan antara hak atas kebebasan berekspresi dan apa yang dianggap sebagai pelanggaran hak ini dan penyalahgunaan perasaan keagamaan individu dan masyarakat”. (adi) ( ngopibareng.id )

https://lsdkrh.blogspot.com/2018/11/eropa-keluarkan-aturan-baru-bagi.html?m=1&fbclid=IwAR3XykH3yqINxJR22We1wjeNCo5-BHiKupn-sFC1FlpjtE7f0fdUyBdDgKQ

https://lsdkrh.blogspot.com/

Posted by: peribadirasulullah | Disember 13, 2018

Perjalanan Menuju Ke Akhirat

R 6

Perjalanan Ke Akhirat

1. PENUH PENYESALAN BAGI ORANG YANG TIDAK MELAKUKAN AMAL SOLEH

Allah berfirman: “Duhai, alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal soleh) untuk hidupku ini.” (QS Al-Fajr: 24)

2. KEDATANGAN HARI AKHIRAT SANGAT CEPAT SEIRING DENGAN CEPAT BERLALUNYA USIA MANUSIA

Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Hasyr: 18)

3. MUHASABAH DI ATAS DOSA DIRI

Umar bin Khattab RA yang telah mengingatkan hal ini dalam ucapannya yang terkenal: “HISABLAH DIRIMU SAAT INI, SEBELUM KAMU DIHISAB”.

Allah berfirman: “Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Allah), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi-Nya)” (Al-Hâqqah:18)

4. AKHIRAT ADALAH SAAT PERHITUNGAN DAN BUKAN LAGI UNTUK BERAMAL

Ali bin Abi Thalib RA berkata: “Sesungguhnya dunia telah pergi meninggalkan kita, sedangkan akhirat telah datang menghampiri kita, dan masing-masing dari keduanya (dunia dan akhirat) memiliki pengagum, maka JADILAH KAMU ORANG YANG MENGAGUMI/MENCINTAI AKHIRAT dan JANGANLAH KAMU MENJADI ORANG YANG MENGAGUMI DUNIA, karena sesungguhnya saat ini waktunya beramal dan tidak ada perhitungan, adapun besok di akhirat adalah saat perhitungan dan tidak ada waktu lagi untuk beramal.[4]

5. DUNIA ADALAH TEMPAT PERSINGGAHAN SEMENTARA, MAKA “JADILAH KAMU DI DUNIA SEPERTI ORANG ASING…”

Dunia adalah tempat persinggahan sementara dan sebagai ladang akhirat tempat kita mengumpulkan bekal untuk menempuh perjalanan menuju negeri yang kekal abadi itu. BARANGSIAPA YANG MENGUMPULKAN BEKAL YANG CUKUP, maka dengan izin Allah dia akan sampai ke tujuan dengan selamat, dan BARANG SIAPA YANG BEKALNYA KURANG MAKA DITAKUTI DIA TIDAK AKAN SAMPAI KE TUJUAN.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Jadilah kamu di dunia seperti orang asing atau orang yang sedang melakukan perjalanan”[5]

Keadaan orang Mukmin di dunia yang HATINYA SELALU TERIKAT DAN RINDU KEMBALI KE KAMPUNG HALAMAN (SYURGA) yang sebenarnya, iaitu tempat tinggal pertama orang tua kita, Adam dan Hawa, sebelum mereka berdua diturunkan ke dunia.

6. KEMBALILAH KEPADA RUMAH PERTAMA KITA (SYURGA), TETAPI PERLU HADAPI UJIAN MUSUH (SYAITAN)

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata dalam syairnya: Marilah kita menuju ke surga ‘adn (tempat menetap) karena SESUNGGUHNYA ITULAH TEMPAT TINGGAL KITA YANG PERTAMA, yang di dalamnya terdapat tempat (yang indah) AKAN TETAPI KITA (SEKARANG DALAM) TAWANAN MUSUH (SETAN). Apakah kamu melihat kita akan (bisa) kembali ke kampung halaman kita dengan selamat? [7]

7. AHLI SYURGA TIDAK CINTAKAN DUNIA TETAPI SIBUK MENYIAPKAN BEKAL UNTUK KE AKHIRAT

“Orang MUKMIN TIDAK PANJANG ANGAN-ANGAN DAN TERLALU SIBUK DALAM MENJALANI KEHIDUPAN DUNIA, karena “barangsiapa yang hidup di dunia seperti orang asing, maka dia tidak punya keinginan kecuali MEMPERSIAPKAN BEKAL YANG BERMANFAAT BAGINYA KETIKA KEMBALI KE AKHIRAT. Dia tidak berlumba bersama orang-orang yang mengejar kemewahan dunia, karena keadaannya seperti perantau, YAITU TIDAK MERASA RISAU DENGAN KEMISKINAN DAN RENDAHNYA KEDUDUKANNYA.” [8]

8. AHLI SYURGA TIDAK MEMBUANG MASA

Abdullâh bin Umar RA berkata: ”Jika kamu berada di waktu malam maka janganlah menunggu datangnya waktu pagi; dan jika kamu berada di waktu pagi maka janganlah menunggu datangnya waktu malam. Gunakanlah masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu, dan MASA HIDUPMU SEBELUM KEMATIAN MENJEMPUTMU” [9]

Bahkan inilah makna zuhud di dunia yang sesungguhnya sebagaimana ucapan Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah:

“Maknanya adalah tidak panjang angan-angan, yaitu seseorang yang ketika berada di waktu pagi dia berkata: “AKU KHAWATIR TIDAK AKAN BOLEH MENCAPAI WAKTU MALAM LAGI” [10]

9. SEBAIK-BAIK BEKAL KE AKHIRAT ADALAH TAKWA (TAAT KEPADA PERINTAH DAN LARANGANNYA)

“…..Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepadaKu hai orang-orang yang berakal.” (QS Al-Baqarah: 197)

SEBAIK-BAIK BEKAL UNTUK PERJALANAN KE AKHIRAT ADALAH TAKWA
“Menjadikan pelindung antara diri seorang hamba dengan siksaan dan kemurkaan Allah yang dikhawatirkan akan menimpanya, yaitu (dengan) melakukan ketaatan dan menjauhi perbuatan maksiat kepada-Nya” [11]

Maka sesuai dengan keadaan seorang hamba di dunia dalam MELAKUKAN KETAATAN KEPADA ALLAH DAN MENINGGALKAN PERBUATAN MAKSIAT, begitu pula keadaannya di akhirat kelak. Semakin banyak dia berbuat baik di dunia akan semakin banyak pula kebaikan yang akan di raihnya di akhirat nanti, yang berarti semakin besar pula peluangnya meraih keselamatan menuju surga.

10. KEADAAN KETIKA BANGUN DI AKHIRAT SESUAI DENGAN AMALAN DI DUNIA

Rasulullah ﷺ bersabda: “Setiap orang akan dibangkitkan (pada hari kiamat) sesuai dengan keadaannya sewaktu dia meninggal dunia” [12].

Artinya dia akan mendapatkan balasan pada hari kebangkitan kelak sesuai dengan amal baik atau buruk yang dilakukannya sewaktu di dunia [13]

11. LANDASAN UTAMA TAKWA ADALAH DUA KALIMAT SYAHADAT

La ilaha illallah dan Muhammadur Rasulullah ﷺ. Oleh karena itu, sebaik-baik bekal yang perlu dipersiapkan untuk selamat dalam perjalanan besar ini adalah memurnikan tauhid (mengesakan Allah dalam BERIBADAH DAN MENJAUHI PERBUATAN SYIRIK) dan MENYEMPURNAKAN AL ITTIBÂ’ (MENJAUHI PERBUATAN BID’AH).

12. PENEGUHAN IMAN SEMASA DI DALAM KUBUR

Ujian keimanan dalam kubur merupakan peristiwa besar pertama yang akan dialami manusia setelah kematiannya. Mereka akan ditanya oleh dua malaikat yaitu Munkar dan Nakir [14] dengan tiga pertanyaan: “Siapa Tuhanmu?, apa agamamu? dan siapa nabimu?” [15].

Allah hanya menjanjikan kemudahan dan keteguhan iman ketika menghadapi ujian besar ini bagi orang-orang yang MEMAHAMI DAN MENGAMALKAN DUA LANDASAN ISLAM INI DENGAN BENAR, sehingga mereka akan menjawab: “Tuhanku adalah Allah agamaku adalah Islam dan Nabiku adalah Muhammad”

Allah berfirman: “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ‘ucapan yang teguh’ dalam kehidupan di dunia dan di akhirat, dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki” (QS Al-Ibrâhim:27)

Nabi ﷺ bersabda: “Seorang Muslim ketika ditanya di dalam kubur (oleh Malaikat Munkar dan Nakir) maka dia akan bersaksi bahwa tidak ada sembahan yang benar kecuali Allah (Lâ Ilâha Illallâh) dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah (Muhammadur Rasulullah), itulah makna firman-Nya: “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ‘ucapan yang teguh’ dalam kehidupan di dunia dan di akhirat” [17]

13. TELAGA HAUDH (KAUTSAR) MENGHILANGKAN DAHAGA SELAMANYA

Termasuk peristiwa besar pada hari kiamat adalah mendatangi telaga Rasulullah ﷺ yang penuh kemuliaan, warna airnya lebih putih daripada susu, rasanya lebih manis daripada madu, dan baunya lebih harum daripada minyak wangi misk (kesturi), barangsiapa yang meminum darinya sekali saja maka dia tidak akan kehausan selamanya [18].

Dalam hadits yang shahîh [19] juga disebutkan bahwa ada orang-orang yang dihalangi dan diusir dari telaga Rasulullah ﷺ ini. Hal itu karena sewaktu di dunia mereka BERPALING DARI PETUNJUK DAN SUNNAH RASULULLAH ﷺ DALAM MASALAH BID’AH.

14. JAMBATAN ASH-SIRATH SEBELUM KE SYURGA

Termasuk peristiwa besar pada hari kiamat adalah MELINTASI ASH-SHIRÂTH (JEMBATAN) YANG DIBENTANGKAN DI ATAS PERMUKAAN NERAKA JAHANNAM, di antara surga dan neraka. Dalam hadits yang shahîh[22] disebutkan bahwa keadaan orang yang melintasi jembatan tersebut bermacam-macam; SESUAI DENGAN AMAL PERBUATAN MEREKA SEWAKTU DI DUNIA. “Ada yang melintasinya secepat kerdipan mata, ada yang secepat kilat, ada yang secepat angin, ada yang secepat kuda pacuan yang kencang, ada yang secepat menunggang unta, ada yang berlari, ada yang berjalan, ada yang merangkak, dan ada yang disambar dengan pengait besi kemudian dilemparkan ke dalam neraka Jahannam”([23] ) – na’ûdzu billâhi min dâlik – .

15. AKHIRNYA: SYURGA ATAU NERAKA?

Akhirnya, perjalanan manusia akan sampai pada ujungnya; SURGA YANG PENUH KENIKMATAN, ATAU NERAKA YANG PENUH DENGAN SIKSAAN YANG PEDIH. Di sinilah Allah akan memberikan balasan yang sempurna bagi manusia sesuai dengan amal perbuatan mereka di dunia.

Allah berfirman: “Adapun orang-orang yang melampaui batas, dan lebih MENGUTAMAKAN KEHIDUPAN DUNIA, MAKA sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya). Adapun orang-orang yang TAKUT KEPADA KEBESARAN RABB-NYA DAN MENAHAN DIRI DARI KEINGINAN HAWA NAFSUNYA, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya” (QS An Nâzi’ât: 37-41)

Allah berfirman: “Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang TIDAK INGIN MENYOMBONGKAN DIRI DAN BERBUAT KERUSAKAN (MAKSIAT) DI (MUKA) BUMI, dan kesudahan (yang baik) itu (surga) adalah bagi ORANG-ORANG YANG BERTAKWA” (QS Al-Qashash:83)

KESIMPULAN

Sudahkah kita mempersiapkan bekal yang cukup agar selamat dalam perjalanan tersebut? Kalau jawabannya: belum, maka jangan berputus asa, masih ada waktu berbaki bagimm memperbaiki segala kekurangan kita – dengan izin Allah aranya, bersegeralah untuk kembali dan BERTAUBAT KEPADA ALLAH, SERTA MEMPERBANYAK MENUNTUT ILMU SUNNAH DAN MELAKUKAN AMAL SOLEH PADA SISA UMUR KITA YANG MASIH ADA.

Posted by: peribadirasulullah | Disember 13, 2018

Doa Adalah Keutamaan Dan Kemuliaan

R 1

Doa: Keutamaan & Kemuliaan

Oleh Ismail bin Marsyud (Buku Jahalatun Nas Fid Du’a: Kesalahan Dalam Berdoa)

1. DO’A ADALAH IBADAH

Firman Allah: “Berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk Neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. (QS Al-Ghafir: 60].

Rasulullah ﷺ bersabda: “Doa adalah ibadah”, kemudian beliau membaca ayat : “Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu”. (QS Al-Ghafir : 60].

2. DOA ADALAH IBADAH YANG PALING MULIA DI SISI ALLAH

Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Allah daripada doa”. (HR At-Timidzi, Ibn Majah dan Ahmad)

3. DOA MENUNJUKKAN SIFAT TAQWA

Firman Allah: “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa diantara kamu”. (QS Al-Hujurat: 13)

4. ALLAH MURKA TERHADAP ORANG-ORANG YANG MENINGGALKAN DOA

Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa yang tidak meminta kepada Allah, maka Allah akan memurkainya”. (HR At-Tirmidzi)

5. DOA MAMPU MENOLAK TAKDIR ALLAH

Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidak ada yang mampu menolak takdir kecuali doa”. (HR At-Tirmidzi)

6. ORANG YANG PALING LEMAH ADALAH ORANG YANG TIDAK MAMPU BERDOA

Nabi ﷺ bersabda: “Orang yang lemah adalah orang yang meninggalkan berdoa dan orang yang paling bakhil adalah orang yang bakhil terhadap salam”. (Al-Haitsami, kitab Majma’ Az-Zawaid. Thabrani, Al-Ausath. Al-Mundziri, kitab At-Targhib berkata : Sanadnya Jayyid (bagus) dan dishahihkan Al-Albani,As-Silsilah Ash-Shahihah 2/152-153 No. 601)

Kata ahli syair:
“Allah akan murka jika engkau tidak meminta-Nya,
sementara manusia marah jika sering diminta.”

7. ALLAH MEMERINTAHKAN BERDOA, MENINGGALKAN DOA BERERTI MENENTANG PERINTAH ALLAH

Allah berfirman: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. (QS Al-Baqarah : 186)

8. FOKUS DALAM BERDOA

Imam Zarkasi berkata: “Konsentrasi dalam berdoa serta menunjukkan sikap rendah, tunduk, penghambaan dan merasa memerlukankan Allah adalah merupakan ibadah yang paling agung bahkan demikian itu menjadi syarat sahnya ibadah. Allah berjanji akan memberikan pahala orang yang berdoa, meskipun tidak dikabulkan doanya.”

9. BERDOA AKAN MENYIBUKKAN DIRI UNTUK INGAT ALLAH

Berdoa adalah menyibukkan diri untuk mengingat Allah sehingga timbul dalam hati rasa pengagungan terhadap kebesaran Allah dan ingin kembali kepada-Nya berhenti dari maksiat. Sering mengetuk pintu mempunyai kesempatan besar untuk masuk, sehingga ada pepatah bahawa barangsiapa yang sering mengetuk pintu, maka suatu saat akan diberi izin masuk sehingga dikatakan :”Diberi kesempatan berdoa lebih baik daripada diberi sesuatu”.

10. BERDOA AKAN MENJAUHKAN DIRI DARI MUSIBAH

Firman Allah yang mengkisahkan tentang Nabi Ibrahim AS
“Dan aku akan berdoa kepada Tuhanku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku”. [QS Maryam: 48]

11. PUTUS ASA DALAM BERDOA

Sebahagian orang hanya berdoa sekali atau dua kali dan setelah merasa tidak dikabulkan, lalu berhenti berdoa. Jelas tindakan seperti itu adalah tindakan yang keliru bahkan dia harus terus menerus mengulangi doanya hingga Allah mengabulkannya.

Nabi ﷺ bersabda: “Do’a seorang hamba akan selalu dikabulkan selagi tidak memohon sesuatu yang berdosa atau pemutusan kerabat, atau tidak tergesa-gesa. Mereka bertanya : Apa yang dimaksud tergesa-gesa ? Beliau menjawab : ” Dia berkata ; Saya berdoa berkali-kali tidak dikabulkan, lalu dia merasa menyesal kemudian meninggalkan doa”. (HR Muslim)

Posted by: peribadirasulullah | Disember 13, 2018

PRINSIP-PRINSIP DALAM MENASIHATI PEMIMPIN

R 2

PRINSIP-PRINSIP DALAM MENASIHATI PEMIMPIN

Adapun garis panduan yang dimaksudkan dalam menasihati atau menegur kesalahan pemerintah tersebut di antaranya dapat diringkaskan sebagaimana berikut:

1. Nasihat dan perbincangan DILAKSANAKAN SECARA RAHSIA demi menjaga keredibiliti kedua-dua belah pihak. Iaitu tidak membuka ‘aibnya atau memalukannya di khalayak umum(HR Ahmad:14792).

2. Dengan PERKATAAN DAN BAHASA YANG BAIK.

3. Dilakukan dengan penuh KEBENARAN, KESABARAN, KEIHKLASAN, mengharap kebaikan, dan mengharapkan keredhaan Allah.

4. SENTIASA MENDOAKANNYA dengan kebaikan dan penuh kesabaran.

Perkara ini adalah sebagaimana yang akan dijelaskan dengan BERPANDUKAN DALIL-DALIL dan perkataan para ulama ahlus Sunnah wal-Jama’ah dari zaman awal Islam, sehinggalah sekarang.

Posted by: peribadirasulullah | Disember 13, 2018

Amaran Allah kepada yg bergelar pemimpin

Q 3

Amaran Allah kepada yg bergelar pemimpin

PEMIMPIN YANG ZALIM AKAN MENDAPAT SEKSA YANG PEDIH DARI ALLAH DAN BUKAN HUKUMAN DARI MANUSIA. Tanggungjawab sebagai rakyat hanya taat (perkara makruf) dan menegur secara baik (tertutup dan baik jika berkemampuan)

*Untuk peringatan diri sendiri juga sebagai pemimpin keluarga.

1. Allah berfirman: “Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat ‘azab yang pedih” [QS. Asy-Syuuraa : 42].

2. Allah berfirman: “Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu” [QS. Al-Maaidah : 72].

3. Sabda Nabi ﷺ: ”Setiap orang di antara kalian adalah pemimpin, dan setiap orang di antara kamu akan dimintai pertanggungan jawab atas apa yang dipimpinnya…”.[1]

4. Sabda Nabi ﷺ: ”Barangsiapa yang menipu kami, maka ia bukan termasuk golongan kami”.[2]

5. ”Pemimpin mana saja yang menipu rakyatnya, maka tempatnya di neraka”.[4]

Sabda Nabi ﷺ: ”Barangsiapa yang diangkat oleh Allah untuk memimpin rakyatnya, kemudian ia tidak mencurahkan kesetiaannya, maka Allah haramkan baginya surga” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim]. Dalam lafadh yang lain disebutkan : ”Ia mati dimana ketika matinya itu ia dalam keadaan menipu rakyatnya, maka Allah haramkan baginya surga”.[5]

6. Sabda Nabi ﷺ: ”Tidaklah ada seorang pun yang memimpin sepuluh orang, kecuali ia didatangkan dengannya pada hari kiamat dalam keadaan tangannya terbelenggu di lehernya. Entah keadilannya akan membebaskannya ataukah justeru kemaksiatannya (kedhalimannya) akan melemparkanya (ke neraka)”.[6]

7. Sabda Nabi ﷺ: ”Ya Allah, siapa saja yang mengurus urusan umatku ini, yang kemudian ia menyayangi mereka, maka sayangilah ia. Dan siapa saja yang menyusahkan mereka, maka susahkanlah ia” [Diriwayatkan oleh Muslim].[7]

8. Sabda Nabi ﷺ: ”Akan ada nanti para pemimpin yang fasiq lagi jahat. Barangsiapa yang membenarkan kedustaan mereka dan menolong kedhalimannya (atas rakyatnya), maka ia bukan termasuk golonganku dan aku bukan termasuk golongannya. Ia tidak akan sampai pada Al-Haudl (telaga)”.

Posted by: peribadirasulullah | Disember 13, 2018

SYARAK TIDAK MEMBEBANKAN URUSAN PEMERINTAH KEPADA RAKYAT

S 1

SYARAK TIDAK MEMBEBANKAN URUSAN PEMERINTAH KEPADA RAKYAT

Urusan pemerintahan bukan dibawah tanggungjawab kita sebagai rakyat, bahkan kezaliman pemerintah akan dihukum oleh Allah Taala. Adapun sebagai rakyat, tanggungjawab kita adalah seperti yang disebut khusus oleh baginda iaitu ’Dengar dan Taat’ selagi arahan pemerintah tidak melanggar hukum-hukum syarak. Hadis-hadis jelas seperti di bawah:

1. Dari Ubadah bin Shamit r.a berkata: “Kami pernah diminta berjanji oleh Rasulullah supaya tetap patuh dan taat kepada beliau, baik dalam keadaan senang atau susah, lapang atau payah dan mengutamakan kepentingan yang lain daripada kepentingan sendiri. Kami juga diminta berjanji TIDAK LUCUTKAN JAWATAN seorang pemimpin kecuali apabila kami melihat dengan jelas orang itu sudah kafir dan berdasarkan bukti-bukti dari allah tentang kekafirannya…….”(HR Bukhari dan Muslim)…… TEGAHAN MENJATUHKAN PEMIMPIN SELAGI BELUM JELAS KAFIR

2. Nabiﷺ bersabda: “Barangsiapa yang melepaskan tangannya dari ketaatan kepada pemimpin, maka ia pasti bertemu Allah pada hari kiamat dengan tanpa argumen yang membelanya. Barangsiapa yang mati dalam keadaan tidak ada baiat di lehernya, maka dia mati dengan cara jahiliyah.” (HR. Muslim)…. TIDAK TAAT PEMERINTAH, MATI KEADAAN JAHILIYAH

3. Nabi ﷺ bersabda: “Akan ada selepas peninggalanku para pemerintah yang tidak mengikut petunjukku dan tidak beramal dengan sunnahku, dan akan ada di kalangan mereka (para pemerintah yang tidak mengikut petunjuk dan sunnah) pemerintah yang hati mereka adalah hati syaitan dalam jasad manusia.” Aku (Hudzaifah) berkata: “Bagaimana aku harus bersikap jika aku berdepan dengan hal seperti ini?” Rasulullah ﷺ bersabda: “Engkau tetap dengar dan taat kepada pemerintah itu, dan Jika Belakangmu Dipukul Dan Hartamu Dirampas Sekalipun, Hendaklah Engkau Dengar Dan Taat.” (HR Muslim) ….. TAAT WALAUPUN HARTA DIRAMPAS & DIPUKUL

4. Nabiﷺ bersabda: “Barangsiapa yang melihat pada pemerintahnya sesuatu yang dia tidak suka, maka hendaklah dia BERSABAR terhadapnya. Barangsiapa yang keluar dari Al-Jamaah walau sebanyak SEJENGKAL, maka dia sesungguhnya ‘MELEPASKAN TALI KEKANG ISLAM’ dari lehernya.” (HR Ahmad) …………… SEJENGKAL TIDAK TAAT PEMERINTAH MATI DALAM JAHIL.

Posted by: peribadirasulullah | Disember 13, 2018

BERZIKIR HENDAKLAH DILAKUKAN SECARA PERLAHAN

R 4

BERZIKIR HENDAKLAH DILAKUKAN SECARA PERLAHAN

Firman Allah: “Dan berzikirlah kepada Tuhanmu PADA DIRIMU dengan merendah diri serta dengan perasaan takut, DENGAN TIDAK MENYARINGKAN SUARA, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah engkau tergolong di kalangan orang-orang yang lalai” (Al-A’raaf: 205).

ADAB – ADAB adalah:

1. Ucapan zikir hendaklah dengan suara perlahan berbisik. Itu yang dimaksudkan dengan فِي نَفْسِكَ (PADA DIRIMU) yang bererti jangan sampai didengar oleh orang lain. INI KERANA CARA INI LEBIH HAMPIR KEPADA IKHLAS, lebih dekat dimakbulkan dan jauh daripada riyak.

2. Hendaklah dengan MERENDAH DIRI, PATUH DAN TAAT SERTA MENGAKUI KELEMAHAN DIRI agar dapat merealisasikan perhambaan diri kepada Allah serta mengiktiraf kekuasan dan keagonganNya.

3. Zikir hendaklah DILAKUKAN DENGAN PERASAAN TAKUT ATAS KEKURANGAN DIRI, khuatir ibadah yang dilakukan akan tertolak dan tidak diterima.

4. Hendaklah suara TIDAK DIKERASKAN ATAU DIKUATKAN SUPAYA DAPAT BERTAFAKUR serta menumpukan perhatian kepada zikir yang dibaca. Berkata Ibnu Kathir, “FirmanNya, وَدُونَ الجَهْر مِنَ القَوْل (DENGAN TIDAK MENYARINGKAN SUARA); beginilah zikir sewajarnya dilakukan, bukan dengan cara memanggil, dengan suara kuat mahupun keras” (Tafsir Ibnu Kathir, 3/544).

5. HENDAKLAH DENGAN UCAPAN LISAN DAN TIDAK SEKADAR DENGAN BACAAN HATI (menggerakkan lidah). Sebagaimana yang dapat difahami daripada firmanNya وَدُونَ الجَهْر (Dengan tidak nyaring). Maknanya dengan bersuara tetapi tidak sampai didengar oleh orang lain. Hasilnya, zikir yang diucap dengan lisan akan dapat dihayati dengan hati.

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori

</