Posted by: peribadirasulullah | April 3, 2017

Orang Yang Berhak Mendapat Cinta Allah SWT

2 i

Gambar sekadar hiasan- Bersama Sahabat Seperjuangan

Orang Yang Berhak Mendapat Kecintaan Allah

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْحَمِيدِ حَدَّثَنِي شَهْرٌ حَدَّثَنِي أَبُو ظَبْيَةَ قَالَ إِنَّ شُرَحْبِيلَ بْنَ السِّمْطِ دَعَا عَمْرَو بْنَ عَبَسَةَ السُّلَمِيَّ فَقَالَ يَا ابْنَ عَبَسَةَ هَلْ أَنْتَ مُحَدِّثِي حَدِيثًا سَمِعْتَهُ أَنْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ فِيهِ تَزَيُّدٌ وَلَا كَذِبٌ وَلَا تُحَدِّثْنِيهِ عَنْ آخَرَ سَمِعَهُ مِنْهُ غَيْرِكَ قَالَ نَعَمْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ قَدْ حَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلَّذِينَ يَتَحَابُّونَ مِنْ أَجْلِي وَحَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلَّذِينَ يَتَصَافُّونَ مِنْ أَجْلِي وَحَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلَّذِينَ يَتَزَاوَرُونَ مِنْ أَجْلِي وَحَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلَّذِينَ يَتَبَاذَلُونَ مِنْ أَجْلِي وَحَقَّتْ مَحَبَّتِي لِلَّذِينَ يَتَنَاصَرُونَ مِنْ أَجْلِي

Telah menceritakan kepada kami Hasyim telah menceritakan kepadaku Abdul Hamid telah menceritakan kepadaku Syahr telah menceritakan kepadaku Abu Dzabyah ia berkata; Bahwasanya Syurahbil bin As Simth memanggil Amru bin Abasah As Sulami dan bertanya, “Wahai Ibnu Abasah, apakah Anda mau menceritakan kepadaku suatu hadits yang telah Anda dengar dari Rasulullah SAW tanpa ada tambahan ataupun kedustaan? Dan janganlah Anda ceritakan kepadaku suatu hadits dari sahabat lain yang ia mendengarnya dari baginda selain Anda. Amru bin Abasah berkata; Baiklah, aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Allah Ta’ala telah berfirman: ‘Sungguh telah berhak mendapatkan kecintaan-Ku orang-orang yang saling mencintai kerana Aku, dan sungguh telah berhak mendapatkan kecintaan-Ku orang-orang yang saling merapatkan barisan kerana Aku, dan sungguh telah berhak mendapatkan kecintaan-Ku orang-orang yang saling mengunjungi kerana Aku, dan sungguh telah berhak mendapatkan kecintaan-Ku orang-orang yang saling berkorban (untuk membantu yang lain) kerana Aku, dan sungguh telah berhak mendapatkan kecintaan-Ku orang-orang yang saling menolong kerana Aku.'”(HR Ahmad No: 18621) Status: Hadis Sahih

Pengajaran:

Setiap Muslim berhak mendapat kecintaan Allah apabila:

1. Saling mencintai kerana Allah

2. Saling merapatkan hubungan (ukhuwah) kerana Allah

3. Saling menziarahi kerana Allah

4. Saling berkorban (untuk membantu yang lain) kerana Allah

5. Saling bantu membantu dan tolong menolong kerana Allah

Jadikanlah diri kita orang yang dicintai Allah kerana kecintaan kita kepada orang lain.

Posted by: peribadirasulullah | April 3, 2017

3 Golongan yang menuntut ilmu

 

1 i

 

Imam Al-Ghazali dalam Muqaddimah kitab Bidayatul hidayah menjelaskan tentang Golongan penuntut Ilmu :

وَاعْلَمْ أَنَّ النَّاسَ فِيْ طَلَبِ الْعِلْمِ عَلَى ثَلاَثَةِ أَحْوَالٍ: رَجُلٌ طَلَبَ الْعِلْمَ لِيَتَّخِذَهُ زَادَهُ إِلَى الْمَعَادِ، وَلَمْ يَقْصُدْ بِهِ إِلاَّ وَجْهَ اللهِ وَالدَّارَ اْلآخِرَةَ؛ فَهَذَا مِنَ الْفَائِزِيْنَ

Dan ketahuilah bahwa manusia dalam menuntut ilmu itu terbagi kepada tiga keadaan: Pertama, orang yang mencari ilmu untuk menjadikannya sebagai bekal menuju negeri akhirat, maka niatnya dalam mencari ilmu itu tiada lain kecuali untuk memperoleh keridhaan Allah dan kebahagiaan hidup di akhirat. Maka orang yang demikian ini termasuk dalam golongan orang-orang yang beruntung.

وَرَجُلٌ طَلَبَهُ لِيَسْتَعِيْنَ بِهِ عَلَى حَيَاتِهِ الْعَاجِلَةِ، وَيَنَالَ بِهِ الْعِزَّ وَالْجَاهَ وَالْمَالَ، وَهُوَ عَالِمٌ بِذَلِكَ مُسْتَشْعِرٌ فِيْ قَلْبِهِ رَكَاكَةَ حَالِهِ وَخِسَّةَ مَقْصَدِهِ، فَهَذَا مِنَ الْمُخَاطِرِيْنَ. فَإِنْ عَاجَلَهُ أَجَلُهُ قَبْلَ التَّوْبَةِ خِيْفَ عَلَيْهِ مِنْ سُوْءِ الْخَاتِمَةِ، وَبَقِيَ أَمْرُهُ فِيْ خَطِرِ الْمَشِيْئَةِ؛ وَإِنْ وَفَقَ لِلتَّوْبَةِ قَبْلَ حُلُوْلِ اْلأَجَلِ، وَأَضَافَ إِلَى الْعِلْمِ الْعَمَلَ، وَتَدَارَكَ مَا فَرَّطَ فِيْهِ مِنَ الْخَلَلِ – الْتَحَقَ بِالْفَائِزِيْنَ، فَإِنَّ: التَّائِبُ مِنَ الذَّنْبِ كَمَنْ لاَ ذَنْبَ لَهُ

Kedua, orang yang mencari ilmu untuk memperoleh keuntungan segera (duniawi), untuk meraih kemuliaan, kedudukan dan kekayaan. Sebenarnya di dalam hatinya dia mengetahui dan menyadari bahwa tujuan yang demikian itu adalah buruk dan hina. Orang ini termasuk ke dalam golongan orang-orang yang berbahaya (mengkhawatirkan keadaannya). Apabila ajalnya menjemput sebelum dia bertaubat, maka dikhawatirkan dia akan mengalami su-ul khatimah, dan nasibnya di hari Kiamat berada dalam kehendak Allah. Namun jika dia mendapat kesempatan bertaubat sebelum ajal menghampirinya, bergegas untuk melakukan amal sesuai dengan ilmunya, menyempurnakan kekurangannya di masa lalu, maka ada kemungkinan dia digabungkan dengan orang-orang yang beruntung. Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW: “Orang yang bertaubat dari dosa, seperti orang yang tidak mempunyai dosa.”

وَرَجُلٌ ثَالِثٌ اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِ الشَّيْطَانُ؛ فَاتَّخَذَ عِلْمَهُ ذَرْيعَةً إِلَى التَّكَاثُرِ بِالْمَالِ، وَالتَّفَاخُرِ بِالْجَاهِ، وَالتَّعَزُّزِ بِكَثْرَةِ اْلأَتْبَاعِ، يَدْخُلُ بِعِلْمِهِ كُلَّ مُدْخَلٍ رَجَاءَ أَنْ يَقْضِىَ مِنَ الدُّنْيَا وَطَرَهُ، وَهُوَ مَعَ ذَلِكَ يُضْمِرُ فِيْ نَفْسِهِ أَنَّهُ عِنْدَ اللهِ بِمَكَانَةٍ، لاتِّسَامِهِ بِسِمَةِ الْعُلَمَاءِ، وَتَرَسُّمِهِ بِرُسُوْمِهِمْ فِي الزِّىِّ وَالْمَنْطِقِ، مَعَ تَكَالُبِهِ عَلَى الدُّنْيَا ظَاهِرًا وَبَاطِنًا، فَهَذَا مِنَ الْهَالِكِيْنَ، وَمِنَ الْحَمْقَى الْمَغْرُوْرِيْنَ، إِذِ الرَّجَاءُ مُنْقَطِعٌ عَنْ تَوْبَتِهِ لِظَنِّهِ أَنَّهُ مِنَ الْمُحْسِنِيْنَ، وَهُوَ غَافِلٌ عَنْ قَوْلِهِ تَعَالَى: يَأَيُهَّا الَّذِيْنَ آمَنُوْا لِمَ تَقُوْلُوْنََ مَالاَ تَفْعَلُوْنَ

Ketiga, orang yang telah dikuasai oleh setan; orang ini menjadikan ilmunya sebagai alat untuk mengumpulkan harta, berbangga-bangga dengan kedudukan dan merasa hebat dengan banyaknya pengikut. Dia menggunakan ilmunya untuk meraih segala yang diharapkan dan dihajatkannya dari keuntungan dunia. Walaupun demikian, dia masih terpedaya lagi dengan menyangka bahwa dia mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Allah, karena tampilannya menyerupai tampilan para ulama, bergaya dengan gaya mereka, baik dalam perkataan maupun sikap formal. Padahal lahir batin dia adalah orang yang sangat rakus terhadap kekayaan dunia. Orang yang seperti ini termasuk dalam golongan orang yang binasa, bodoh dan tertipu. Sangat tipis harapan ia dapat bertaubat kepada Allah karena dia telah menyangka bahwa dirinya termasuk dalam golongan orang-orang yang berbuat kebaikan. Dia lalai terhadap firman Allah SWT: “Wahai orang-orang yangberiman, mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?” (QS. As-Shaff: 2)

وَهُوَ مِمَّنْ قَالَ فِيْهِمْ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَنَا مِنْ غَيْرِ الدَّجَّالِ أَخْوَفُ عَلَيْكُمْ مِنَ الدَّجَّالِ، فَقِيْلَ: وَمَا هُوَ يَارَسُوْلَ اللهِ؟ فَقَالَ: عُلَمَاءُ السُّوْءِ

Dan orang ini sesungguhnya temasuk dalam golongan yang disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya: “Selain daripada dajjal, ada satu pekara yang sangat aku takutkan untuk kalian fitnahnya daripada dajjal. Lalu ada sahabat yang bertanya: “Apakah itu wahai Rasulullah?” Nabi SAW menjawab: “Para ulama su’, yakni ulama yang jelek.”

وَهَذَا لِأَنَّ الدَّجَّالَ غَايَتُهُ اْلإِضْلاَل، وَمِثْلُ هَذَا الْعَالِمُ وَإِنْ صَرَفَ النَّاسَ عَنِ الدُّنْيَا بِلِسَانِهِ وَمَقَالِهِ، فَهُوَ دَاعٍ لَهُمْ إِلَيْهَا بِأَعْمَالِهِ وَأَحْوَالِهِ، وَلِسَانُ الْحَالِ أفصح مِنْ لِسَانِ الْمَقَالِ، وَطِبَاعُ النَّاسِ إِلَى الْمُسَاهَمَةِ فِي اْلأَعْمَالِ أَمْيَلُ مِنْهَا إِلَى الْمُتَابَعَةِ فِي اْلأَقْوَالِ

Yang demikian itu karena dajjal tujuannya sudah sangat jelas, yakni menyesatkan manusia. Lain halnya dengan ulama jelek ini, mereka mengajak manusia berpaling dari dunia dengan lisan dan perkataan mereka, namun mereka mengajak manusia kepada dunia dengan amal dan perbutan mereka. Padahal bahasa perilaku lebih besar pengaruhnya daripada bahasa ucapan, dan tabiat manusia lebih cenderung mengikuti amal daripada mengikuti perkataan.

فَمَا أَفْسَدَهُ هَذَا الْمَغْرُوْرُ بِأَعْمَالِهِ أَكْثَرَ مِمَّا أَصْلَحَهُ بِأَقْوَالِهِ، إِذْ لاَ يَسْتَجْرِىءُ الْجَاهِلُ عَلَى الرَّغْبَةِ فِي الدُّنْيَا إِلاَّ بِاسْتِجْرَاءِ الْعُلَمَاءِ، فَقَدْ صَارَ عِلْمُهُ سَبَبًا لِجُرْأَةِ عِبَادِ اللهِ عَلَى مَعَاصِيْهِ، وَنَفْسُهُ الْجَاهِلَةُ مُدِلَّةٌ مَعَ ذَلِكَ تُمَنِّيْهِ وَتُرَجِّيْهِ، وَتَدْعُوْهُ إِلَى أَنْ يَمُنَّ عَلَى اللهِ بِعِلْمِهِ، وَتُخَيِّلَ إِلَيْهِ نَفْسُهُ أَنَّهُ خَيُْرٌ مِنْ كَثِيْرٍ مِنْ عِبَادِ اللهِ

Akibatnya, kerusakan yang timbul sebagai dampak amal mereka lebih banyak daripada kebaikan yang ditimbulkan oleh perkataan mereka. Orang yang tidak berilmu (baca: masyarakat awam) tidak akan berani mencintai dunia kecuali setelah melihat keberanian ulama jelek mencintai dunia. Maka ilmu yang mereka miliki itu menjadi sebab beraninya manusia bermaksiat kepada Allah. Lebih daripada itu, nafsu mereka yang bodoh menghadirkan angan-angan tentang posisi mereka yang tinggi di sisi Allah, mendorong mereka merasa telah berbuat banyak untuk Allah dengan ilmu mereka, dan nafsu mereka menghadirkan hayalan dalam diri mereka bahwa mereka lebih baik dari kebanyakan manusia.

فَكُنْ أَيُّهَا الطَّالِبُ مِنَ الْفَرِيْقِ اْلأَوَّلِ، وَاحْذَرْ أَنْ تَكُوْنَ مِنَ الْفَرِيْقِ الثَّانِيْ، فَكَمْ مِنْ مُسَوِّفٍ عَاجَلَهُ اْلأَجَلُ قَبْلَ التَّوْبَةِ فَخَسِرَ، وَإِيَّاكَ ثُمَّ إِيَّاكَ أَنْ تَكُوْنَ مِنَ الْفَرِيْقِ الثَّالِثِ، فَتَهْلِكَ هَلاَكًا لاَ يُرْجَى مَعَهُ فَلاَحُكَ، وَلاَ يُنْتَظَرُ صَلاَحُكَ

Oleh karena itu wahai para penuntut ilmu, jadikanlah dirimu bersama dengan golongan yang pertama, dan berhati-hatilah agar engkau tidak termasuk ke dalam golongan yang kedua. Janganlah engkau menunda-nunda taubat, berapa banyak orang yang menunda-nunda taubat kemudian ajal menjemput, padahal ia belum sempat bertaubat, lalu ia menjadi orang yang merugi. Dan jangan sekali-kali engkau termasuk dalam golongan yang ketiga. Jika sampai engkau termasuk di dalamnya maka engkau akan terjerumus ke jurang kebinasaan yang tidak dapat diharapkan keberuntungannya dan tidak dapat ditunggu lagi kebaikannya.

فَإِنْ قُلْتَ: فَمَا بِدَايَةُ الْهِدَايَةِ لِأُجَرِّبَ بِهَا نَفْسِيْ؟ فَاعْلَمْ، أَنَّ بِدَايَتَهَا ظَاهِرَةُ التَّقْوَى، وَنِهَايَتَهَا بَاطِنَةُ التَّقْوَى؛ فَلاَ عَاقِبَةَ إِلاَّ بِالتَّقْوَى، وَلاَ هِدَايَةَ إِلاَّ لِلْمُتَّقِيْنَ

Maka apabila engkau bertanya: Apakah permulaan jalan menuju hidayah itu agar aku dapat menguji diriku dengannya? Ketahuilah, bahwa permulaan jalan menuju hidayah itu ialah ketakwaan yang bersifat zahir, sedangkan puncaknya adalah ketakwaan yang bersifat batin. Sungguh tidak ada keberuntungan hakiki yang akan dicapai kecuali dengan ketakwaan, sebagaimana halnya tidak ada hidayah kecuali untuk orang-orang yang bertakwa.

وَالتَّقْوَى: عِبَارَةٌ عَنِ امْتِثَالِ أَوَامِرِ اللهِ تَعَالَى، وَاجْتِنَابِ نَوَاهِيْهِ، فَهُمَا قِسْمَانِ وَهَا أَنَا أُشِيْرُ عَلَيْكَ بِجُمَلة مُخْتَصَرَةٍ مِنْ ظَاهِرِ عِلْمِ التَّقْوَى فِي الْقِسْمَيْنِ جَمِيْعًا، وَأُلْحِقُ قِسْمَا ثَالِثًا لِيَصِيْرَ هَذَا الْكِتَابُ جَامِعًا مُغْنِيًا وَاللهُ الْمُسْتَعَانِ

Dan ketakwaan meliputi dua hal: melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhkan diri dari segala hal yang dilarang-Nya. Aku akan jelaskan kepadamu dua bagian takwa zahir tersebut dengan penjelasan yang ringkas, dan aku aku tambahkan bagian ketika yang berhubungan dengan amal hati agar kitab ini menjadi lebih lengkap dan menyeluruh. Semoga Allah memberi pertolongan.

 

Posted by: peribadirasulullah | Mac 26, 2017

Program Waqaf Al-Quran Terjemahan Bahasa Khmer-Kemboja.

 

SWaqaf 2

 

Waqaf 1

Waqaf 3

waqaf 4

waqaf 6

waqaf 7

waqaf 8

waqaf 9

Waqaf 11

waqaf 12

waqaf 13

waqaf 14

waqaf 15

waqaf 16

waqaf 10

Alhamdulillah dengan izin Allah dan dengan pertolongan Insan Mulia Abu Muhsin program Waqaf Al-Quran Terjemahan Dalam Bahasa Khmer Kepada Para Muallaf Dan Fakir Miskin Di Bumi Kemboja Berjaya Dj Laksanakan. Jutaan Terima Kasih Dan Ucapan Setinggi-tinggi penghargaan Buat Insan Mulia Puan Kamaliah Binti Mahmood yang sudi mewaqaf Al-Quran Terjemahan Dalam Bahasa Khmer Untuk Para Muallaf Dan FakirMiskin Di Bumi Kemboja. Semoga Pahala Bacaan Dan Amal Ibadat Mereka Yang Bersumberkan Al-Quran Akan Mengalir Kepada Puan Sampai Akhirat nanti. Kami Ihya Assunnah Solution Amat Berhutang Budi Kepada Puan Dan Semua Insan-insan Mulia Yang Telah Banyak Membantu Umat Islam Di Selatan Kemboja. Hanya Allah SWT Sahaja Yang Dapat Menilai Dan Membalas Pengorbanan Kita Di Jalan Nya. Ya Allah Terimalah Usaha Kami Yang Amat Lemah Ini Ya Allah… Amin Ya Rabbal Alamin.

In Sya Allah kepada insan-insan mulia yang telah memberi amanah untuk mewaqafkan Al-Quran dan bantuan beras kepada masyarakat Islam di Selatan Kemboja melalui kami. Kami memang ingin menyegerakan amanah tersebut secepat yang mungkin tetapi diatas faktor kos perjalanan yang agak mahal maka kami terpaksa menunggu beberapa minggu untuk mengumpul wang perbelanjaan kami.Kami bukanlah sebuah pertubuhan yang besar tetapi kami berusaha dengan kemampuan yang ada untuk membantu umat Islam golongan bawahan di bumi Kemboja terutama di daerah yang memang amat memerlukan. Walaupun sekecil-kecil derma (RM 1) yang kami terima akan kami tunaikan. In Sya Allah Hutaala.

Posted by: peribadirasulullah | Mac 26, 2017

Hakikat Cinta

https://scontent-sin6-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/17498670_1217092855074395_3150573190171998795_n.jpg?oh=6696dbc54b9ffe1bf866168a4af036b1&oe=596D760B

Org yg mencintai anda dgn mata dipejam ialah *kekasih*
Org yg mencintai anda dgn mata dibuka ialah *sahabat*
Org yg mencintai anda dgn mata berkelipan ialah *pasangan*
Org yg mencintai hingga anda menutup mata ialah *ibu*
Org yg mencintai anda dgn tiada ekpresi mata ialah *bapa*
____________________________
*Ibu* – Memperkenalkan anda kpd dunia.
*Bapa* – Memperkenalkan dunia kpd anda.
___________________________
*Ibu* : Membawa anda kpd kehidupan.
*Bapa* : Membawa kehidupan kpd anda.
__________________________
*Ibu* : Menjaga anda supaya tidak lapar.
*Bapa* : Membuat anda tahu makna lapar.
__________________________
*Ibu* : Memberi anda kasih sayang.
*Bapa*: Memberi anda tanggungjawab.
__________________________
*Ibu* : Mengajar anda supaya tidak terjatuh.
*Bapa* : Mengajar anda bangun bila terjatuh.
__________________________
*Ibu* : Mengajar anda berjalan.
*Bapa* : Mengajar anda jalan hidup.
__________________________
*Ibu* : Mengajar anda melalui pengalamannya.
*Bapa* : Mengajar anda untuk dapatkan pengalaman.
__________________________
*Ibu* : Memperkenalkan ideologi
*Bapa* : Memperkenalkan realiti.
___________________________
*Kasih Ibu* diketahui semenjak anda, dilahirkan.
*Kasih Bapa* diketahui bila dia sudah tiada.
___________________________
*Kasihilah akan bapa anda.*
*Sayangilah akan ibu anda.*
___________________________
selagi mereka masih bernyawa…. rumah tidak akan berseri tanpa khadiran anak tapi rumah akan lebih sunyi bila ibu bapa sudah tiada….
Ini sekadar renungan bersama buat kita sebagai anak dan ibu bapa kepada anak2 kita… Hulurkan Sumbangan Anda Untuk Arwah Ayah Dan Ibu Kepada Tabung Ihya Assunnah Solution Maybank 553131011505 Sekadar Yang Mampu.

Posted by: peribadirasulullah | Mac 26, 2017

Betapa besarnya tugas umat Islam berdakwah di Jalan Allah SWT

 

A man tore up a Quran and yelled hate speech at a school board meeting.

Pada pandangan kami, semua ini boleh berlaku kerana salah faham terhadap Islam dan umat Islam masih dalam kepompong berdakwah sesama sendiri sedangkan golongan yang tahu kelemahan uamt Islam dan tahu kelebihan Al-Quran mengambil kesempatan agar umat Islam dan negara Islam sibuk dengan urusan selain daripada Islam seperti ingin menjadi wira di PBB dan sebagainya, sedangkan kelebihan Al-Quran dan Islam sendiri tidak dizahirkan oleh negara-negara yang di diami oleh penduduk yang beragama Islam.

Sistem ekonomi , politik, sosial dan sebagai di negara yang ramai penduduk Islam tidak boleh menzahirkan kemurnian ekonomi Islam, kemakmuran politik Islam dan kebajikan sosial Islam dalam masyarakat. In Sya Allah, jika umat Islam sedar dan mampu membuktikan apa yang terkandung dalam Al-Quran pasti tidak akan wujud mereka yang sanggup mengiyak Al-Quran dan menghina Kaabah. Apa yang berlaku adalah disebabkan umat Islam belum mampu melukis gambar sebenar Islam untuk dipamerkan kepada masyarakat dunia. Umat Islam sekarang tergoda dengan undang-undang demokrasi dan sistem perbankan Islam yang berselindung disebalik sistem riba terancang serta sistem sosial yang bebas tanpa peraturan syariat yang digariskan oleh Allah SWT. Marilah sama-sama kita memakmurkan dunia dengan Al-Quran dan Al-Hadis agar kita mendapat faedah kehidupan di dunia dan mendapat Syurga di Akhirat nanti.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Posted by: peribadirasulullah | Mac 23, 2017

Waqaf Al-Quran Untuk Warga Muallaf Di Kemboja

 

 

https://www.facebook.com/muslimkemboja.melayuchampa?fref=ts

 

Alhamdulillah dengan izin Allah dan dengan pertolongan Insan Mulia Abu Muhsin program Waqaf Al-Quran Terjemahan Dalam Bahasa Khmer Kepada Para Muallaf Dan Fakir Miskin Di Bumi Kemboja Berjaya Dj Laksanakan. Jutaan Terima Kasih Dan Ucapan Setinggi-tinggi penghargaan Buat Insan Mulia Puan Kamaliah Binti Mahmood yang sudi mewaqaf Al-Quran Terjemahan Dalam Bahasa Khmer Untuk Para Muallaf Dan Fakir Miskin Di Bumi Kemboja. Semoga Pahala Bacaan Dan Amal Ibadat Mereka Yang Bersumberkan Al-Quran Akan Mengalir Kepada Puan Sampai Akhirat nanti. Kami Ihya Assunnah Solution Amat Berhutang Budi Kepada Puan Dan Semua Insan-insan Mulia Yang Telah Banyak Membantu Umat Islam Di Selatan Kemboja. Hanya Allah SWT Sahaja Yang Dapat Menilai Dan Membalas Pengorbanan Kita Di Jalan Nya. Ya Allah Terimalah Usaha Kami Yang Amat Lemah Ini Ya Allah… Amin Ya Rabbal Alamin.

Untuk mengetahui perkembangan terkini sila :

#ihyaassunnah

https://www.facebook.com/IHYA-Assunnah-1184250164973202/?ref=aymt_homepage_panel

https://www.facebook.com/salleh.faiz.5

https://www.facebook.com/muslimkemboja.melayuchampa?fref=ts

 

 

 

 

Posted by: peribadirasulullah | Mac 19, 2017

Gaharu Di Koh Kong Kemboja

Image may contain: 2 people, people sitting, table, plant, outdoor and water

Image may contain: 3 people, people sitting, food and indoor

Image may contain: one or more people, people sitting, food and indoor

No automatic alt text available.

Image may contain: food and outdoor

Image may contain: one or more people, people sitting and foodImage may contain: food

Image may contain: one or more people, people sitting and foodImage may contain: one or more people, people sitting and food

 

Posted by: peribadirasulullah | Mac 19, 2017

11 Akibat Melakukan Dosa

11 AKIBAT MAKSIAT

1) Maksiat Menghalangi Ilmu Pengetahuan
Ilmu adalah cahaya yang dipancarkan ke dalam hati. Namun, kemaksiatan dalam hati dapat menghalangi dan memadamkan cahaya tersebut. Ketika Imam Malik melihat kecerdasan dan daya hafal Imam Syafi’e yang luarbiasa, beliau (Imam Malik) berkata, “Aku melihat Allah telah menyiratkan cahaya di dalam hatimu, wahai anakku. Janganlah engkau padamkan cahaya itu dengan maksiat”.

2) Maksiat mengahalangi Rezeki
Jika ketakwaan adalah penyebab datangnya rezeki, maka meninggalkannya bererti menimbulkan kefakiran. “Seorang hamba dicegah dari rezeki akibat dosa yang diperbuatnya”. (HR Ahmad)

3) Maksiat Menimbulkan Jarak dengan Allah
Diriwayatkan ada seorang lelaki yang mengeluh kepada seorang arif tentang kesunyian jiwanya. Sang arif berpesan, “Jika kegersangan hatimu akibat dosa-dosa, maka tinggalkanlah (perbuatan dosa itu). Dalam hati kita, tak ada perkara yang lebih pahit daripada kegersangan dosa di atas dosa”.

4) Maksiat Menjauhkan Pelakunya Dari Orang Lain
Terutama dari golongan yang baik. Semakin berat tekanannya, maka semakin jauh pula jaraknya hingga berbagai manfaat dari orang yang baik terhalangi. Kesunyian dan kegersangan ini semakin menguat hingga berpengaruh pada hubungan dengan keluarga, anak-anak dan hati nuraninya sendiri. Seorang salaf berkata, “Sesungguhnya aku bermaksiat kepada Allah, maka aku lihat pengaruhnya pada perilaku binatang(kenderaan) dan isteriku”.

5) Maksiat Menyulitkan Urusan
Jika ketakwaan dapat memudahkan segala urusan, maka pelaku maksiat akan menghadapi kesulitan dalam menghadapi segala urusannya.

6) Maksiat menggelapkan hati
Ketaatan adalah cahaya, sedangkan maksiat adalah gelap-gulita. Ibnu Abbas RA berkata, “Sesungguhnya perbuatan baik itu mendatangkan kecerahan pada wajah dan cahaya pada hati, kekuatan badan dan kecintaan. Sebaliknya, perbuatan buruk itu mengundang ketidakceriaan pada raut muka, kegelapan di dalam kubur dan di hati, kelemahan bada n, susutnya rezeki dan kebencian makhluk”.

7) Maksiat Melemahkan Hati dan Badan
Kekuatan seorang mukmin terpancar dari kekuatan hatinya. Jika hatinya kuat maka kuatlah badannya. Tapi bagi pelaku maksiat, meskipun badannya kuat, sesungguhnya dia sangat lemah jika kekuatan itu sedang dia perlukan, hingga kekuatan pada dirinya sering menipu dirinya sendiri. Lihatlah bagaimana kekuatan fizik dan hati kaum muslimin yang telah mengalahkan kekuatan fizik bangsa Persia dan Romawi.

8) Maksiat Menghalangi Ketaatan
Orang yang melakukan dosa dan maksiat akan cenderung untuk memutuskan ketaatan. Seperti selayaknya orang yang satu kali makan tetapi mangalami sakit yg berpanjangan dan menghalanginya dari memakan makanan lain yang lebih baik.

9) Maksiat Memendekkan Umur dan Menghapus Keberkahan
Pada dasarnya umur manusia dihitung dari masa hidupnya. Sementara itu tak ada yang namanya hidup kecuali jika kehidupan itu dihabiskan dengan ketaatan, ibadah, cinta dan zikir kepada Allah serta mementingkan keredhaanNya.

10) Maksiat Menumbuhkan Maksiat Lain
Seorang ulama salaf berkata bahawa jika seorang hamba melakukan kebaikan, maka hal tersebut akan mendorong dia untuk melakukan kebaikan yang lain dan seterusnya. Dan jika seorang hamba melakukan keburukan, maka dia pun akan cenderung untuk melakukan keburukan yang lain sehingga keburukan itu menjadi kebiasaan bagi si pelaku.

11) Maksiat Mematikan Bisikan Hati Nurani
Maksiat dapat melemahkan hati dari kebaikan dan sebaliknya akan menguatkan kehendak untuk berbuat maksiat yang lain. Maksiat juga dapat memutuskan keinginan seseorang untuk bertaubat.

” Wahai hamba-hambakKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah Mahamengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah yang Maha Pemgampun, Maha Penyayang.”
[39 : 53]

Wallahu a’lam

Nota:

لسلام عليكم ورحمة الله تعالى وبركاته

Assalamualikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Denngan segala hormatnya kami ingin menarik perhatian Yang Dihormati Tan Sri / Dato’ Sri/ Dato’ Seri/ Dato’ Sri/Datuk Seri/ Datuk/Dato’/Tuan/puan/Muslimin/Muslimat, Saudara/Saudari yang dirahmati Allah SWT sekalian.

Rasulullah SAW telah bersabda yang diriwayatkan oleh Nu’man bin Basyir berbunyi:

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam”. (HR. Muslim).

☛Daripada Abu Said al-Khudri r.a, dari Nabi S.A.W,
Baginda telah bersabda yang maksudnyaa:

”Mana-mana orang mukmin yang memberi makan kepada seorang mukmin semasa ia lapar, nescaya Allah memberi makan kepadanya pada hari kiamat dari buah-buahan Syurga dan mana-mana orang mukmin yang memberi minum kepada seorang mukmin semasa ia dahaga, nescaya Allah memberi minum kepadanya pada hari kiamat dari minuman syurga yang tersimpan dengan sebaik-baiknya dan mana-mana orang mukmin yang memberi pakai kepada seorang mukmin semasa ia memerlukan pakaian, nescaya Allah memberi pakaian kepadanya dari pakaian syurga. (At-Tirmidzi)

Bantulah kami Dalam menjayakan Program Waqaf Al-Quran Terjemahan Dalam Bahasa Khmer, infaq kepada anak yatim, muallaf, pendakwah, para imam, fakir miskin dan mahasiswa / mahasisiwi di Selatan Kemboja , hulurkan sumbangan ikhlas anda melalui Tabung Ihya Assunnah Solution Maybank 553131011505 * Sebarang cadangan kirimkan melalui gmail :
ihyaassunnah68@gmail.com
atau sms /whatsApp ke telefon no: +60199576237

Sila layari laman dibawah untuk mengenali mereka:

https://peribadirasulullah.wordpress.com/…/mahasiswa-mahas…/

https://peribadirasulullah.wordpress.com/…/senarai-20-mahs…/

Pertemuan untuk membincangkan kerjasama bagi memulakan kerja amal sesame Islam di bumi Kemboja.

https://peribadirasulullah.wordpress.com/…/bertauk-keranal…/

 

Posted by: peribadirasulullah | Mac 15, 2017

Jadikan dunia ditangan mu dan Allah SWT dihati mu.

MutarjimClips added a new video.

Jadilah kamu di dunia ini sebagai orang asing atau seorang pengembara

– hari ini kita berjalan di atas muka bumi, esok kita akan berada di dalamnya
– jadikan dunia ini sebagai kenderaan untuk capai redha Allah
– jadilah kamu sebagai tuan di dunia ini, jangan sampai dunia yang jadi tuan kamu
– mempersiapkan bekalan untuk hari akhirat
– perumpamaan menarik mengenai persiapan untuk hari akhirat

oleh : al-Allāmah Imam Prof. Dr. Muhammad Said Ramadan al-Buti rahimahullah
Tonton di YouTube melalui link ini : https://youtu.be/kkN13-ed7Lw
Subscribe our YouTube channel : Najmi Rohaizad MutarjimClips
Pencinta Imam Dr. Muhammad Said Ramadan al-Buti – Malaysia
#mutarjimclips

https://www.facebook.com/baihaqi.syukri?pnref=story

Posted by: peribadirasulullah | Mac 15, 2017

Wanita bisu dan pekak membaca al-Quran.

Wanita bisu dan pekak ini cuba sedaya upaya untuk membaca al-Quran. Saya cabar kamu jangan menangis tonton video ini. Wanita ini merupakan seorang muallaf (baru memeluk islam).

– Temuramah bersama Sheikh Fahd al-Kandari hafizahullah
#mutarjimclips

Nota:

السلام عليكم ورحمة الله تعالى وبركاته

Assalamualikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Denngan segala hormatnya kami ingin menarik perhatian Yang Dihormati Tan Sri / Dato’ Sri/ Dato’ Seri/ Dato’ Sri/Datuk Seri/ Datuk/Dato’/Tuan/puan/ Muslimin/Muslimat, Saudara/Saudari yang dirahmati Allah SWT sekalian,

Rasul SAW yang diriwayatkan oleh Nu’man bin Basyir berbunyi:

Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam”. (HR. Muslim).

☛Daripada Abu Said al-Khudri r.a, dari Nabi S.A.W,
Baginda telah bersabda yang maksudnya:

”Mana-mana orang mukmin yang memberi makan kepada seorang mukmin semasa ia lapar, nescaya Allah memberi makan kepadanya pada hari kiamat dari buah-buahan Syurga dan mana-mana orang mukmin yang memberi minum kepada seorang mukmin semasa ia dahaga, nescaya Allah memberi minum kepadanya pada hari kiamat dari minuman syurga yang tersimpan dengan sebaik-baiknya dan mana-mana orang mukmin yang memberi pakai kepada seorang mukmin semasa ia memerlukan pakaian, nescaya Allah memberi pakaian kepadanya dari pakaian syurga. (At-Tirmidzi)

Bantulah kami Dalam menjayakan Program Infaq kepada anak yatim, muallaf, pendakwah, para imam, fakir miskin  dan mahasiswa serta mahasisiwi di Selatan Kemboja , hulurkan sumbangan Ikhlas Anda Melalui  Tabung Ihya Assunnah Solution Maybank  553131011505 * Sebarang cadangan kirimkan melalui gmail : ihyaassunnah68@gmail.com atau sms whatsApp ke tel no: =60199576237

Sila layari laman dibawah untuk mengenali mereka:

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2016/12/08/mahasiswa-mahasiswi-kemboja-di-university-fatonithailand-mohon-sumbangan-ikhlas/

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2017/01/13/senarai-20-mahsisiwa-islam-kemboja-yang-akan-menerima-sumbangan-anda/

Pertemuan untuk membincangkan kerjasama bagi memulakan kerja amal sesame Islam di bumi Kemboja.

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2017/01/30/bertauk-keranalahi/

Majlis penyerahan bantuan melalui wakil mahsiswa university Fatoni.

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2017/01/31/majlis-penyerahan-bantuan-kepada-20-mahasiswa-kemboja-university-fatoni/

Bantulah kami Ihya Assunnah Solution, anggaplah kami saudara kalian yang akan bertemu di Akhirat nanti untuk sama-sama membahagikan pahala yang telah anda laburkan kepada kami melalui Tabung Ihya Assunnah Solution Maybank 553131011505.

Marilah kita masuk Syurga secara berjemaah, jauhilah kepentingan diri sendiri walaupun dalam amal ibadat, para sahabat yang syahid di medan peperangan kerana hanya menahan dahaga untuk dibahagikan kepada sahabat lain yang turut cedera dalam medan peperangan yang sama. Mereka hidup berjemaah dalam semua perkara. Mereka malu kepada Allah SWT yang sentiasa memerhati pergerakkan hati mereka untuk melebihkan diri sendiri dalam semua tindakan mereka.

Semasa musim haji pada zaman Rasulullah SAW tidak pernah dengar jemaah haji mati kerana dipijak oleh jemaah haji yang lain, mereka tidak ingin haji mereka sahaja yang mabrur tetapi mereka ingin semua jemaah haji mendapat haji yang mabrur dan masuk syurga secara berjemaah.

Ya Allah … sucikanlah kami dari sifat mementingkan diri dalam semua perkara walaupun dalam ibadat, kami ingin masuk Syurga bersama ayah dan ibu, bersama isteri dan anak-anak, bersama para ulamak dan guru-guru, bersama para sahabat seperjuangan dan sahabat sepejabat, bersama mereka yang telah menderma kepada Tabung ihya Assunnah Solution, bersama para syuhada’ di bumi yang Engkau ujikan mereka seperti Palestin, Syria, Iraq, Myanmar, dan lain-lain bumi yang Engkau telah berikan mereka peringatan sebagai tarbiah Mu Ya Allah. Kami ingin melihat mereka turut berada dalam Syurga.Semua bangsa yang Engkau ciptakan adalah di Tangan MU Ya Allah… mereka yang Engkau pilih sahaja yang layak memasuki Syurga Mu.

Terima Kasih Ya Allah kerana memilih kami untuk mampu bersujud kepada Mu, sesungguhnya hanya dengan kekuatan dan izin Mu, kami mampu sujud kepada Mu Ya Allah…

Ya Allah kurniakan kami keimanan dan kesabaran kepada kami dan juga kepada para penderma yang telah mereka infaqkan kepada kami untuk ke Jalan Mu Ya Allah…

Ya Allah.. terimalah amalan kami yang sedikit ini berbanding dengan kemewahan nikmat yang telah Engkau berikan kepada kami secara percuma… Amin Ya Rabbal Alamin.

Selawat dan Salam buat Rasul Junjungan dan para sahabat yang menjadi saksi dihadapan Allah SWT diatas perlaksanaan Rasulullah dalam misi dakwah di dunia ini.

Ihya Assunnah Solution Adalah Teman Anda Di Dunia Dan Di Akhirat.

 

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori