Posted by: peribadirasulullah | Disember 10, 2018

Empat Golongan yang dirindukan Syurga

5 k

*Empat Golongan Orang yang dirindukan Surga*

👉 Setiap manusia tentu saja mengharapkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Kebahagiaan ini hanya didapat dan di balas kehidupan surgawi bila kita selalu taat kepada Allah swt dan Rasulullah saw. Adapun ketaatan yg perlu diketahui ada 4 hal, sebagaimana hadist Rasulullah saw.

الْجَنَّةُ مُشْتَاقَةٌ اِلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ : تَالِى الْقُرْانِ, وَحَافِظِ اللِّسَانِ, وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ, وَصَا ئِمٍ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ .رواه أبوداود والترمذي عن ابن عباس

“Surga merindukan empat golongan; Orang yang membaca Alquran, Menjaga lisan (Ucapan), Memberi makan orang lapar, Puasa Ramadhan.” (HR. Abu Daud dan Tirmizi dari Ibnu Hasan).

Empat golongan yang dirindukan syurga adalah:

*1. Orang yg rajin Baca Alquran*.

👉 Firman Allah yang pertama kali turun kepada Baginda Nabi bukanlah ayat tentang iman, Islam atau amaliyah lain, melainkan ayat tentang pentingnya membaca. Allah menempatkan derajat khusus bagi hamba-Nya yang senantiasa istiqomah dalam membaca, yakni membaca “ayat” yang tertuang indah dalam mushaf Alquran. Karenanya membaca Alquran adalah salah satu amalan yang paling utama. Rosulullah saw pernah bersabda yang intinya bahwa setiap huruf Al-quran yang kita baca membawa pahala tersendiri. Selain itu juga dikatakan bahwa nanti Alquran akan datang sebagai saksi amal kita di yaumul hisab. Selain membaca tentu juga mempelajari isinya dan mengamalkannya merupakan hal yang harus dilakukan oleh setiap pribadi muslim.🌸

*2. Orang yg selalu Jaga Lisannya.*

✍ Lisan salah satu yang bisa mendatangkan kebaikan / keburukan. Guna mendatangkan kebaikan jaga lisan kita agar hanya mengatakan hal-hal yang baik / diam, artinya tidak pernah mengolok-olok siapapun, berbuat bohong / fitnah, sbgmn firmanNya:

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰۤى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّنْ نِّسَآءٍ عَسٰۤى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۚ وَلَا تَلْمِزُوْۤا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِ ۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِ ۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰٓئِكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok), dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain, (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّ ۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًا ۗ اَ يُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُ ۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat: Ayat 11 – 12)

Lisan untuk membaca Alquran, memuji-Nya; berdoa, memberi nasehat yang bernanfaat. Insya Allah kita akan termasuk kedalam golongan orang yang dirindukan oleh surga. Sebuah hadist menegaskan: “Salaamatul insaani fii hifzdil lisaan.” Artinya : “Keselamatan manusia tergantung cara menjaga lisan mereka.”🙏

*3. Dermawan* yaitu Orang yang gemar berbagi rizki dan memberi makan orang lapar.

Ini juga merupakan salah satu amalan yang utama, karena pertolongan Allah swt akan datang kepada hamba yang memberi pertolongan kepada saudaranya yang membutuhkan pertolongan. Sebagai muslim sudah tentu mafhum ada tanggung jawab kepada orang lain atas rizki yang diperoleh, yakni berupa zakat infaq dan sedekah yang harus didermakan kepada yang berhak. Lewat lembaga amil zakat maupun berbagi langsung lewat individu ataupun panti asuhan.🌷

*4. Orang yang berpuasa di Bulan Ramadhan.* Puasa adalah amalan ibadah yang istimewa dan memilki derajat lebih dibanding amalan lain. Karena Allah berjanji akan memberikan balasan yang setimpal. Sebuah hadis agung mencatat yang diriwayatkan langsung oleh Baginda Nabi saw dari Rabb-nya, bahwa Dia berfirman: “Kullu Amalin ibnu Adam lahu Illa shoumi, Fainnahu lii, waana ajziibihi.” artinya “Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa. Sebab ia hanyalah untukku dan Akulah yang akan memberikan ganjaran padanya secara langsung.” (HR Bukhari dalam Shahihnya: 7/226 dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu’anhu).🙏

✍ Berpuasa di bulan Ramadhan adalah salah satu ibadah utama bahkan merupakan salah satu Rukun Islam. Berpuasa bukan hanya menahan tidak makan dan minum saja, melainkan juga menjaga panca indera kita dari melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah swt. Bahkan tidak hanya itu saja, berpuasa juga menuntut kita untuk meninggalkan perkataan dan perbuatan yang sia-sia. Insyallah jika kita berpuasa pada bulan Ramadhan sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulllah saw, maka derajat takwa akan kita peroleh yang balasannya tentu saja adalah Surga Allah swt. 💐🙏

🕌 3M “MANAJEMEN MEMAKMURKAN MASJID”


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Google photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: