Posted by: peribadirasulullah | Ogos 14, 2018

Gempa Bumi Adalah Peringatan Dari Allah SWT

 

Photo

GEMPA BUMI, SALAH SATU PENYEBABNYA ADALAH MARAKNYA MUSIK DAN PENYANYI

https://t.me/DaunMint

Jarang yang mengulas hal ini, dan yang sering berbicara adalah ahli ilmu bumi. Berbicara gempa itu karena pergeseran lempengan bumi. Mereka tidak menyentuh, siapa yang mampu menggerakkan lempengan bumi tersebut. Dan apa penyebabnya yang benar berdasarkan keterangan dari pencipta BUMI itu sendiri.

Berdasarkan hadits, maraknya MUSIK dan LAGU, penyanyi ada di mana-mana, itu salah satu sumber pemicu bencana , baik GEMPA BUMI atau yang lainnya.

Jadi sangat IRONI ketika ada penggalangan dana MUSIBAH melalui Konser Amal yang hasilnya untuk menyantuni korban musibah tersebut.

Justru seharusnya mereka tidak melakukan konser dan BERHENTI menekuni PROFESI HARAM tersebut.

GEMPA BUMI MERUPAKAN PERINGATAN DARI ALLAH KEPADA HAMBANYA

Di antara bentuk peringatan yang ALLAH berikan kepada hamba-Nya, ALLAH wujudkan dalam bentuk musibah dan bencana alam.

Terkadang dalam bentuk angin kencang yang memporak-porandakan berbagai bangunan, terkadang dalam bentuk gelombang pasang, hujan besar yang menyebabkan banjir, gempa bumi, termasuk peperangan di antara umat manusia.

Semuanya bisa menjadi potensi untuk mengingatkan manusia agar mereka takut dan berharap kepada ALLAH.

Allah Tabaaraka wa Ta’ala berfirman,

قُلْ هُوَ الْقَادِرُ عَلَى أَنْ يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عَذَاباً مِنْ فَوْقِكُمْ أَوْ مِنْ تَحْتِ أَرْجُلِكُمْ أَوْ يَلْبِسَكُمْ شِيَعاً وَيُذِيقَ بَعْضَكُمْ بَأْسَ بَعْضٍ

Katakanlah, “Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian kamu keganasan sebahagian yang lain….”

(QS. Al-An’am : 65)

SEMUA MUSIBAH, SEBABNYA ADALAH MAKSIAT

Gempa bumi, musibah yang saat ini menggelayuti perasaan takut banyak manusia bisa jadi merupakan hukuman dari Al-Jabbar (Dzat Yang Maha Perkasa), disebabkan sikap manusia yang meninggalkan aturan ALLAH, yang bergelimang dengan maksiat dan dosa.

Manusia bemaksiat kepada ALLAH, mereka melakukannya secara terang-terangan, tanpa ada rasa malu kepada ALLAH. Selanjutnya ALLAH perintahkan BUMI untuk BERGUNCANG, terjadilah gempa bumi, agar manusia mau kembali bertaubat, dan memohon ampunan kepada-Nya. Allah Tabaaraka wa Ta’ala berfirman,

وَمَا نُرْسِلُ بِالْآيَاتِ إِلَّا تَخْوِيفًا

“Tidaklah kami mengirim tanda-tanda kekuasaan itu (berupa musibah dan sejenisnya), selain dalam rangka menakut-nakuti mereka.”

(QS. Al-Isra’ : 59)

Untuk lebih menguatkan hal ini, mari kita perhatikan ayat berikut

Allah Tabaaraka wa Ta’ala berfirman,

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya ALLAH merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

(QS. Ar-Rum : 41)

ALLAH menyebut maksiat manusia sebagai makar, dan azab bisa jadi akan turun secara tiba-tiba tanpa aba-aba,

أَفَأَمِنَ الَّذِينَ مَكَرُوا السَّيِّئَاتِ أَنْ يَخْسِفَ اللَّهُ بِهِمُ الْأَرْضَ أَوْ يَأْتِيَهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لا يَشْعُرُونَ * أَوْ يَأْخُذَهُمْ فِي تَقَلُّبِهِمْ فَمَا هُمْ بِمُعْجِزِين

“Maka apakah orang-orang yang membuat makar dengan melakukan maksiat itu, merasa aman (dari bencana) ditenggelamkannya bumi oleh ALLAH bersama mereka, atau datangnya azab kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari.

Atau ALLAH mengazab mereka di waktu mereka dalam perjalanan, maka sekali-kali mereka tidak dapat menolak (azab itu).”

(QS. An-Nahl : 45 – 46)

ALLAH juga mengingatkan, bisa jadi balasan makar ALLAH untuk hamba-Nya yang membangkang, datang ketika mereka sedang TIDUR,

أفأمن أهل القرى أن يأتيهم بأسنا بياتاً وهم نائمون

“Apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur…?”

(QS. Al-A’raf : 97)

HUKUMAN ALLAH MENGENAI SEMUANYA

Sesungguhnya azab ALLAH, ketika menimpa sekelompok masyarakat, maka azab ini mencakup orang baik dan orang bejat, orang dewasa dan anak-anak, laki-laki_ dan perempuan. Semuanya sama-sama mendapatkan hukuman. Bahkan termasuk makhluk yang tidak memiliki dosa dan kesalahan, semacam anak-anak dan binatang sekalipun, mereka turut merasakannya.

Hal ini sebagaimana yang ditegaskan dalam hadits, dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, bahwa beliau mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

إذا ظهرت المعاصي في أمتي عمهم الله بعذاب من عنده ، فقلت يا رسول الله ، أما فيهم يومئذ أناس صالحون ؟ قال : بلى ، قلت : كيف يصنع بأولئك ؟ قال : يصيبهم ما أصاب الناس ، ثم يصيرون إلى مغفرة من الله ورضوان

“Apabila perbuatan maksiat dilakukan secara terang-terangan pada umatku, maka ALLAH akan menimpakan azab-Nya secara merata.”

Aku bertanya, “Ya Rasulullah, bukankah di antara mereka saat itu ada orang-orang shalih…?

Beliau bersabda, “Benar.”

Ummu Salamah kembali bertanya, “Lalu apa yang akan diterima oleh orang ini…?

Beliau menjawab, “Mereka mendapatkan azab sebagaimana yang dirasakan masyarakat, kemudian mereka menuju ampunan ALLAH dan ridha-Nya.”

(HR. Ahmad 6 : 304)

Dalam Al-Qur’an, ALLAH menegaskan bahwa setiap musibah yang menimpa manusia, disebabkan perbuatan maksiat yang pernah mereka lakukan. Allah Tabaaraka wa Ta’ala berfirman,

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Setiap musibah yang menimpa kalian, disebabkan perbuatan tangan kalian, dan ALLAH memberi ampunan terhadap banyak dosa.”

(QS. As-Syura : 30)

ALLAH juga menceritakan keadaan umat sebelum kita,

فَكُلّاً أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِباً وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

“Masing-masing Kami azab disebabkan dosa mereka.

Di antara mereka ada yang kami kirimi angin kencang, di antara mereka ada yang dimusnahkan dengan teriakan yang sangat pekak, ada yang Kami tenggelamkan.

ALLAH sama sekali tidaklah menzalimi mereka, namun mereka yang bersikap zalim pada diri mereka sendiri.”

(QS. Al-Ankabut : 40)

Ibnul Qayyim menjalaskan,

Terkadang ALLAH memerintahkan bumi untuk begetar, sehingga terjadilah gempa bumi yang besar.

Sehingga manusia pada takut, resah, kembali bertaubat, meninggalkan maksiat, dan tunduk dan menyesal kepada ALLAH.

Sebagaimana yang ditegaskan sebagian sahabat, ketika terjadi gempa bumi, beliau menyatakan,

إن ربكم يستعتبكم

“Sesungguhnya Tuhan kalian menegur kalian.”

Disebutkan oleh Imam Ahmad, dari Shafiyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,

زلزلت المدينة على عهد عمر فقال : أيها الناس ، ما هذا ؟ ما أسرع ما أحدثتم . لئن عادت لا تجدوني فيها

Pernah terjadi gempa di kota Madinah, di zaman Umar bin Khatab.

Maka Umar berceramah,

“Wahai manusia, apa yang kalian lakukan…?

Betapa cepatnya maksiat yang kalian lakukan.

Jika terjadi gempa bumi lagi, kalian tidak akan menemuiku lagi di Madinah.”

Diceritakan oleh Ibn Abi Dunya dari Anas bin Malik, bahwa beliau bersama seorang lelaki lainnya pernah menemui Aisyah.

Lelaki ini bertanya,

“Wahai Ummul Mukminin, jelaskan kepada kami tentang fenomena GEMPA BUMI…!”

Aisyah menjawab,

إذا استباحوا الزنا ، وشربوا الخمور ، وضربوا بالمعازف ، غار الله عز وجل في سمائه ، فقال للأرض : تزلزلي بهم ، فإن تابوا ونزعوا ، وإلا أهدمها عليهم

“Jika mereka sudah membiarkan zina, minum khamar, BERMAIN MUSIK, maka ALLAH yang ada di atas akan cemburu.

Kemudian ALLAH perintahkan kepada bumi,

‘Berguncanglah, jika mereka bertaubat dan meninggalkan maksiat, berhentilah. Jika tidak, hancurkan mereka’.”

Orang ini bertanya lagi, “Wahai Ummul Mukminin, apakah itu siksa untuk mereka…?”

Beliau menjawab,

بل موعظة ورحمة للمؤمنين ، ونكالاً وعذاباً وسخطاً على الكافرين ..

“Itu adalah peringatan dan rahmat bagi kaum mukminin, serta hukuman, azab, dan murka untuk orang kafir.”

(Al-Jawab Al-Kafi, Hal. 87–88)

Dari pernyataan Umar, beliau memahami bahwa penyebab terjadinya gempa di Madinah adalah perbuatan maksiat yang dilakukan masyarakat yang tinggal di Madinah.

Pernyataan ini disampaikan kepada para sahabat dan mereka tidak mengingkarinya. Ini menunjukkan bahwa mereka sepakat dengan pemahaman Umar radhiyallahu ‘anhu.

Hal yang semisal juga telah dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dalam hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau bersabda,

إذا اتخذ الفيء دولا ، والأمانة مغنما ، والزكاة مغرما ، وتعلم لغير الدين ، وأطاع الرجل امرأته ، وعق أمه ، وأدنى صديقه ، وأقصى أباه ، وظهرت الأصوات في المساجد ، وساد القبيلة فاسقهم ، وكان زعيم القوم أرذلهم ، وأكرم الرجل مخافة شره ، وظهرت القينات والمعازف ، وشربت الخمور ، ولعن آخر هذه الأمة أولها فليرتقبوا عند ذلك ريحا حمراء وزلزلة وخسفا ومسخا وقذفا وآيات تتابع كنظام بال قطع سلكه فتتابع

“Jika harta rampasan perang dijadikan kas negara (tidak lagi diberikan kepada orang yang ikut perang), amanah dijadikan rebutan, jatah zakat dikurangi, selain ilmu agama banyak dipelajari, lelaki taat kepada wanita dan memperbudak ibunya, orang lebih dekat kepada temannya dan menjauh dari ayahnya, banyak teriakan di masjid, yang memimpin kabilah adalah orang yang bejat (fasik), yang memimpin masyarakat orang yang rendah (agamanya), orang dimuliakan karena ditakuti pengaruh buruknya, para PENYANYI WANITA tampil di permukaan, khamr diminum, dan generasi terakhir melaknat generasi pertama (sahabat), maka bersiaplah ketika itu dengan adanya angin merah, GEMPA BUMI, manusia ditenggelamkan, manusia diganti wajahnya, dilempari batu dari atas, dan berbagai tanda kekuasaan ALLAH (musibah) yang terus-menerus, seperti ikatan biji manik-manik yang putus talinya, maka biji ini akan lepas satu-persatu.”

(HR. Turmudzi, Beliau mengatakan : Terdapat hadis semisal dari Ali, hadits ini gharib, tidak kami jumpai kecuali dari jalur ini)

Baca Selengkapnya di https://aslibumiayu.net/19933-apa-penyebab-gempa-bumi-salah-satunya-akibat-merajalelanya-musik.html

Wallahu waliyyut taufiq.

 

NOTA PENTING :

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

JOM QURBAN DI SELATAN KEMBOJA 2018M/1439H BERSAMA IHYA ASSUNNAH SOLUTION

RAYUAN TERAKHIR UNTUK MELENGKAPKAN 3 BAHAGIAN LEMBU YANG BELUM MENERIMA TEMPAHAN.

Dengan Penuh Takzim dan Rendah Diri, Kami  Ihya Assunnah Solution Memohon Tuan,Puan, Saudara Dan Saudari  yang dikasihi sekalian, melengkap 5 bahagain Qurban yang belum lengkap untuk dilaksanakan Qurban di daerah terpencil di selatan Kemboja yang amat berhajat.

Fadhilat dan Kelebihan Berqurban

  1. Keampunan.-
    Titisan darah qurban yang pertama adalah merupakan pengampunan bagi dosa-dosa yang telah lalu iaitu sebagai penebus dosa yang telah dilakukan.
    ‘Imran bin Hushain radhiallahu ‘anhushallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Sayyidatuna Fatimah radhiallahu ‘anha: meriwayatkan bahawa Rasulullah
    Maksudnya: “Wahai Fatimah! Pergilah ke tempat (penyembelihan) qurbanmu dan saksikanlah ia, sesungguhnya titisan darahnya yang pertama itu adalah merupakan pengampunan bagimu di atas dosa-dosamu yang telah lalu.”
    (Hadis riwayat al-Hakim)
  2. Kebajikan (hasanah) yang dikurniakan kepada orang yang berqurban adalah sebanyak bulu binatang yang diqurbankan.
    Zaid bin Arqam radhiallahu ‘anhu meriwayatkan:
    Maksudnya: “Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya: “Wahai Rasulullah! Apakah yang ada pada qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Ia adalah sunnah bapa kamu Ibrahim” Mereka berkata: “Apa yang akan kami perolehi darinya wahai Rasulullah?”Rasulullah menjawab: “Bagi setiap helai rambut satu kebajikan” Mereka berkata: “Bagaimana pula dengan bulu wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi setiap helai bulu satu kebajikan.”
    (Hadis riwayat Ibnu Majah)
  3. Darah qurban yang tumpah ke bumi akan mengambil tempat yang mulia di sisi Allah subhanahu wa ta‘ala.
    ‘A’isyah radhiallahu ‘anha meriwayatkan bahawa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
    Maksudnya: “Tidak ada amalan yang dilakukan oleh anak Adam pada Hari Raya Qurban yang lebih disukai Allah melainkan menumpahkan darah (menyembelih binatang qurban). Sesungguhnya binatang qurban itu akan datang pada Hari Kiamat bersama tanduk, kuku dan bulunya dan Allah memberi pahala ibadah qurban itu sebelum darah binatang qurban itu jatuh ke bumi. Oleh itu, elokkanlah qurban kamu.”
    (Hadis riwayat at-Tirmidzi,Ibnu Majah dan Hakim)
  4. Akan memperolehi kenderaan atau tunggangan ketika meniti titian al-Sirat al-Mustaqim di akhirat kelak.

Sabda Nabi Muhammad SAW (maksudnya): “Muliakanlah qurban kamu kerana ia menjadi tunggangan kamu di titian pada Hari Qiamat”.

“Tidak akan sampai kepada Allah daging-dagingnya dan tidak pula darah-darahnya. Tetapi akan sampai kepada Allah ialah ketaqwaan dari kamu. Demikianlah dipermudahkannya korban-korban kepada kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan hendaklah kamu gembirakan orang-orang yang berbuat kebajikan.” (al-Hajj : 36-37)

Ancaman terhadap orang yang mampu melakukan qurban tetapi tidak melaksanakannya.

Daripada Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu katanya, sabda Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wasallam:
Maksudnya: “Barangsiapa yang ada kemampuan untuk berqurban tetapi tidak melakukannya, janganlah dia hadir bersama kami di tempat sembahyang kami”.(HR Ahmad dan Ibnu Majah)

Bantulah kami umat Islam Melayu Champa di Selatan Kemboja yang kurang mendapat perhatian masyarakat Islam antarabangsa, melalui Ihya Assunnah Solution umat Islam Melayus Champa di Selatan Kemboja dapat berteduh dan menikmati sedikit nikmat kurniaan Allah SWT dikongsi bersama pada hari raya Aidil Adha nanti, sumbangan dan penyertaan anda lambang kekuatan pertalian Ukhuwah Islamiah Seaqidah Dan lambang ketinggian Iman Anugerah Allah SWT yang tidak boleh dinilai oleh makhluk ciptaan Allah SWT. Hanya Allah SWT sahaja yang mampu membalas Setiap Sen yang anda sumbangankan di Jalan Allah SWT.

Untuk makluman muslimin dan muslimat yang dihormati sekalian,

Lembu pertama akan diruskan oleh Al-Fadhil Akhi Mohd Zain di Wilayah Kg. Som :

1.1- Bahagian Pertama : Norehan Kamaruddin.

1.2-Bahagian Kedua : Mohd Sufian Hashim.

1.3-Bahagian Ketiga : Salina Binti Mohamad.

1.4-Bahagian Keempat : Kamaliah Bt Mahmood.

1.5-Bahagian Kelima : Belum ada tempahan.

1.6-Bahagian Keenam : Belum ada tempahan.

1.7-Bahagian Ketujuh : Belum ada tempahan.

Cara melaksanakan ibadah Qurban :

1-Hantarkan nama lengkap kepada email atau whatsapp.

2- Bank in RM370/ 1 Bahgian lembu ke akaun Maybak 553131011505 Ihya Assunnah Solution.

3-Emailkan ke ihyaassunnah68@gmail.com atau whatsappkan ke talian                                     +6 0199576237( En. Amin)  slip bank in tersebut kepada kami.

4-Nama para peserta akan kami kemaskini dalam blog peribadirasulullah.wordpress.com dari masa ke semasa.

Lafaz niat Qurban

” Saya …………… bin/binti ……………… dengan ini bersetuju membeli dan mewakilkan kepada Ihya Assunnah Solution satu bahagian lembu untuk ibadah Qurban / Aqiqah di Kemboja pada tahun ini kerana Allah Taala.

Sila kunjungi kami melalui laman  dibawah  untuk maklumat lengkap berkaitan program Qurban dan bantulah kami:

Jom Qurban Di Selatan Kemboja

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2018/08/03/jom-qurban-di-selatan-kemboja-3/

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/12/29/asian-fondatiaon-for-education-and-development/

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2018/02/03/melayu-champa-cambodia/

https://wordpress.com/post/peribadirasulullah.wordpress.com/46725

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2018/03/03/ihya-assunnah-solution-menunaikan-amanah-warga-malaysia-di-sihanoukville-selatan-kemboja/

Pengenalan Ihya Assunnah Solution

https://www.youtube.com/watch?v=13Gi0MilEa0

Misi Menyampaikan Bantuan Ke Selatan Kemboja 2017

https://www.youtube.com/watch?v=64UO1RimxQI

Salleh Faiz

https://web.facebook.com/salleh.faiz.5

IHYA Assunnah

https://web.facebook.com/IHYA-Assunnah-1184250164973202/

DR ZAHRY

https://web.facebook.com/kohkong.zahry/photos_albums

 Tarikh Tutup 15/8/2018 (RABU)


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Google photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: