Posted by: peribadirasulullah | Mei 29, 2018

Penyucian Jiwa

Penyucian Jiwa

Photo39. “NURUT-TAWAJJUH (IBADAH)”

٭ اِهْتـَدى الرَّاحِلُوْنَ بِأَنْوَارِ التـَّوَجُّهِ والواصِلوْنَ لهُمْ اَنوارُ الموَجَّهةِ ، فاَلاَوَّلُونَ لِلاََنْوَارِ وَهٰــءـولاَءِ الاَنوَارُ لهُمْ لاَنَّهُمْ للهِ لاَ لِشيءٍ دونَهُ  قُلِ اللهُ ثـُمَّ ذ َرْهُمْ فى حَوْضِهِمْ يَلْعَبُوْنَ. ٭

39. “Orang-orang salik [yang mengembara menuju kepada Allah] telah mendapat hidayah dengan nur [cahaya] ibadah yang merupakan amalan untuk taqarrub [mendekat] kepada Allah, sedang orang-orang yang telah sampai, mereka tertarik oleh Nur yang langsung dari Allah bukan sebagai hasil ibadah, tetapi semata-mata karunia dan rahmat Allah. Maka orang-orang salik menuju ke alam Nur, sedangkan yang telah sampai berkecimpung di dalam Nur, sebab orang yang telah sampai itu telah bersih dari segala sesuatu selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman: Katakanlah: Allah, kemudian biarkan yang lain-lain di dalam kesibukan mereka bermain-main.”

Hakikat tauhid itu bila telah tidak melihat pengaruh-pengaruh sesuatu selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan inilah yang bernama haqqul-yaqin, dan melihat, merasa adanya pengaruh dari suatu selain…

View original post 1,308 more words


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Google photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: