Posted by: peribadirasulullah | Mei 25, 2018

Sebelum Ramadhan Meninggalkan Kita

Marilah kita "Bertaubat agar di bulan Ramadhan menjadi orang yang lebih bertaqwa". #RKSambutRamadhan | "Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung." (QS An-Nur: 31)

Perkara yang perlu diperbaiki dalam bulan yang mulia ini. Boleh di amalkan oleh semua juga. Semoga amalan kita diterima.  #ramadhan2015 #infografiksihat #sihat #lebihsihat #mediktv

 

TIDAK terasa kini kita sudah berada di minggu kedua  Ramadhan, artinya sebentar lagi bulan yang penuh berkah itu akan meninggalkan kita, padahal baru kemarin rasanya ia menyapa, namun ia berjalan seperti angin, berjalan begitu cepat sedangkan kita begitu dingin dan lambat meresponnya, bahkan menghabiskannya begitu saja, padahal seandainya kita tau betapa hikmah dari hadirnya bulan ini sungguh kita akan berharap semua bulan yang lain menjadi Ramadhan, karena keutamaannya, fahala ibadah yang tiada batas, fahala sunat menjadi wajib dan didalamnya juga trdapat lailatul Qadar.

Kalau kita umpamakan hari-hari akhir Ramadhan ini seperti babak final dalam sebuah kompetisi, dimana para pesertaya semakin sedikit, hanya mereka-mereka yang telah lolos babak seblumnya yaitu mereka yang berjuang bisa mengalahkan lawannya,  tentu mereka yang memiliki kualitas.  Mungkin kita bisa melihat disekitar kita, perbandingan shaf-shaf shalat jelas berbeda, baik itu shalat fardhu maupun shalat Tarawih, bahkan uniknya lagi, akhir-akhir ini orang lebih banyak menuju ke pasar kaget atau tempat belanja dibandingkan dengan ke masjid/Meunasah, padahal tempat itu berdekatan dengan mesjid. Entah karena kondisi yang sudah lama ini menjadi sebuah tradisi atau bukan, yang jelas ini bukanlah tardisi yang harus dipertahankan.

Bermacam ragam orang dalam menikmati bulan Ramadhan, kita jauh-jauh hari sebelum masuknya Ramadhan sudah banyak mempersiapkan bermacam target,  jadwal, kegiatan dan pogram-pogram selama Ramadhan, sekarang kita mencoba untuk evaluasi terhadap realisasi pogram-program tersebut, melihat target yang tercapai atau tidak tercapai.

Sebelum Ramadhan pergi, agar kita bisa  fokus pada waktu yang sisa, kembali mengejar ketinggalan hari-hari yang telah berlalu, target khatam Al-Qur’an, walaupun tersisa hanya dua hari lagi, jangan biarkan Ramadhan pergi begitu saja sedangkan kita menjadi bagian orang yang tidak menikmati keutamaan Ramadhan dan kelak kita akan menyesal,  padahal Ramadhan merupakan momentum peningkatan kebaikan  dan menjadi ladang amal bagi kita.

Mungkin, hari ini kita tidak bisa seperti sahabat Rasulullah SAW atau para ulama dahulu yang menangis tersedu karena berpisah dengan Ramadhan, padahal sehari-hari mereka begitu fokus dan khusyuk memanfaatkan setiap detik waktu Ramadhan apalagi di 10 terakhir, mereka fokus, I’tikaf, mengurangi tidur, semakin rajin dalam ketaatan, mereka biarkan kelelahan dalam ketaatan, bagi mereka, waktu Ramadhan itu sangat terbatas, jadi mereka tidak sia-siakan. Sementara kita, masih jauh dan sangat jauh, kadang seakan menjalani rutinitas Ramadhan hanya sebatas kewaijban, baca al-Qur’an juga kurang, amaliah-amaliah lainnya juga seperti biasa.

Dalam sebuah Hadits dijelaskan bagaimana Rasulullah SAW bersunggung-sungguh menghidupkan sepuluh hari terakhir dengan segala kebaikan. Sebagaiman dijelaskan oleh Ummul Mu’minin Aisyah r.a “Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.” (HR. Muslim).

Semestinya hadits diatas bisa menjadi motivasi untuk kita, menghidupkan kebaikan di babak final melebihi dari biasanya, bukan membeiarkan kesempatan itu terbuang begitu saja.  Ada satu point yang sangat penting ketika memasuki babak final dari Ramadhan ini, disana ada satu malam yang lebih utama dari seribu malam, yatu Lailatul Qadar, untuk itu semestinya disini lebih rajin dan fokus.

Sebelum Ramadhan pergi kita harus menyelesaikan pogram-pogram atau target-target yang belum terlaksanakan, walaupun waktu yang tersisa begitu singkat, seperti mengkhatam Al- Qur’an, perbanyak shadaqah dan lain-lainnya.  Sehingga sebelum Ramadhan pergi kita telah menyelesaikannya, dan kita mendapat Ampunan dari Allah dan meraih titlel Master Of Taqwa (M .Tq).

Kini, Waktu berpisah dengan Ramadhan semakin dekat, Ramadhan akan kembali datang pada tahun berikutnya, sementara kita belum tentu apakah akan kembali berjumpa dengan Ramadhan atau tidak. Hari-hari Ramadhan akan berakhir, lakukan yang sempurna pada saat berpisah dengannya.  Semoga Allah mempertemukan kita kembali dengannya dan semoga kita mendapat Ampunan sebelum Ramadhan pergi. Amin Ya Rabb .

RAMADHAN A 2018


السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Salam Ramadhan Al-Kareem

 

MOHON SUMBANGAN IKHLAS BAGI MENJAYAKAN PROGRAM BERBUKA PUASA 1439H/2018M DI SELATAN KEMBOJA.

 

KELEBIHAN WAKAF DAN BERINFAQ HARTA JALAN ALLAH SWT.

 

Allah ta’aala menjanjikan kelebihan dan keutamaan di sebalik kedermawanan seseorang yang rajin berinfaq.

 

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

 

“Katakanlah, “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).” Dan apa sahaja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS Saba’ ayat 39)

 

Bahkan dalam sebuah hadis Nabi Muhammad SAW  menggambarkan keuntungan yang bakal diraih seseorang yang rajin berinfaq di pagi hari sekaligus kerugian yang bakal dideritanya bilamana ia tidak peduli berinfaq di pagi hari.

 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا

وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا (البخاري)

 

Tidak ada satu  subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat.        Salah satu di antara keduanya berdoa: “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfaq”, sedangkan yang satu lagi berdo’a “Ya Allah, berilah kerosakan bagi orang yang menahan (hartanya)” (HR Bukhary 5/270)

 

Jom berinfaq  dan berwaqaf  di Jalan Allah SWT melalui Ihya Assunnah Solution

Bantulah warga muslim Melayu Champa di pendalaman Selatan Kemboja, semoga dengan sumbangan tersebut membuat Allah SWT membuka pintu rezeki buat tuan dengan melimpah ruah in sya Allah.

 

Besarlah Harapan Kami Umat Islam Melayu Champa Di Selatan, Kemboja  Kepada Saudara-Saudari  Seagama Untuk Menderma  RM10 Bagi Menjayakan Program Berbuka Puasa di Markaz Umar Al-Khattab, Sihanoukville Dan Masjid-masjid di Selatan Kemboja Tahun 2018 M/1439H. Hulurkan sumbangan ikhlas anda melalui Ihya Assunnah Solution Maybank 553131011505 – Sumbangan Anda Lambang Kekuatan Pertalian Ukhuwah Islamiah Seaqidah Dan Lambang Ketinggian Iman Anugerah Allah SWT Yang Tidak Dapat Dinilai Oleh Makhluk Ciptaan Allah SWT. Hanya Allah SWT Sahaja Yang Mampu Membalas Setiap Sen Yang Anda Sumbangankan Di Jalan Nya.
Mohon hantar salinan slip bank in ke talian +6 0199576237(Ustaz Amin) http://ipkkelantan.wasap.my

atau emaikan ke ihyaassunnah68@gmail.com untuk direkod maklumat yang anda sumbangankan. Jazakumullahu Khairul Jaza’ Fiddunya WalAkhirah Ya Mujiibas Sailiin….

Sila kunjungi kami

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/12/29/asian-fondatiaon-for-education-and-development/

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2018/02/03/melayu-champa-cambodia/

https://wordpress.com/post/peribadirasulullah.wordpress.com/46725

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2018/03/03/ihya-assunnah-solution-menunaikan-amanah-warga-malaysia-di-sihanoukville-selatan-kemboja/

Pengenalan Ihya Assunnah Solution

https://www.youtube.com/watch?v=13Gi0MilEa0

Misi Menyampaikan Bantuan Ke Selatan Kemboja 2017

https://www.youtube.com/watch?v=64UO1RimxQI

Jutaan Terima Kasih Dan Ucapan Setinggi-tinggi Penghargaan Kepada Insan-Insan Mulia Yang Telah Menderma- Amanah Tuan-Puan Akan Kami Tunaikan – Semoga Amalan Kita Diterima Oleh Allah SWT… Amin Ya Allah, Terimalah Amalan Kami…..

 


Responses

  1. Reblogged this on Penyucian Jiwa.


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

w

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: