Posted by: peribadirasulullah | Februari 15, 2018

MENGINGAT WAKTU & KEMATIAN

Foto

MENGINGAT WAKTU & KEMATIAN.
Setiap jiwa akan merasakan kematian”
(QS Ali ‘Imran [3]: 183).

“Kami tidak menganugerahkan hidup abadi untuk seorang manusiapun sebelum kamu. Apakah jika kamu meninggal dunia mereka akan kekal abadi?.(QS Al-Anbiya’ [21]: 34).
******************************************************

Tak sedikit yang Allah takdirkan kita dengan kematian tiba-tiba.
Peristiwa ini seharusnya menyadarkan kita, bahwa bukan sakit, bencana dan musibah yg mengakhiri jatah hidup seseorang.
Sungguh Allah telah mengajarkan, bahwa ajal kita telah ditetapkan.
Tapi Allah tak mengabarkan saat kapan ajal itu datang.
Bukankah kita sering merasa heran ketika ada kabar kawan meninggal padahal sebelumnya sempat akrab berbincang?.
Kita juga sering dibuat menyesal, saat orang yang dicinta wafat tiba-tiba, sementara ada haknya yg terlanggar atau dosa yg belum terbebaskan?.

Banyak mengingat kematian memang sangat dianjurkan,agar hati yang keras bisa lunak menerima kebenaran,agar hati yang kasar menjadi mudah memaafkan, dan hati yang gemar mengagumi diri dan mengecilkan orang lain menjadi bersih penuh ketawadhuan.

Benar, jika Baginda Rasul pernah berkata, Sering2lah mengingat mati.
Sebab mengingat mati itu menghapuskan dosa,dan mengikis ambisi seseorang pada dunia..
Tentu saja, bukan berarti kita menafikan dunia.
Namun kita diingatkan bahwa dunia bagi hamba beriman adalah jembatan menuju surga.
Adapun harta, gelar, karir dan apapun yang kita punya adalah kendaraannya.

Sayangnya lagi-lagi kita sering lupa,Hingga kita cukup berbangga dengan kendaraan yang kita punya,namun tak memakainya di jalan menuju surga.

Waktu adalah fana….
Namun kecintaan pada dunia melupakan semuanya,hidup cuma sementara,untuk itu bekalilah diri kita.

Kita hidup di dunia yang rata2 60-70 th,ternyata hanya setara dengan 2 menit 1 detik dibanding relativitas waktu di padang mahsyar,jadi hidup ini memang singkat & sangat berharga

Sehingga jika kita cerdas,kita akan sekuatnya menjauhi kesia2an, fokus beramal yg bernas dengan pahala kebaikan,dan gigih berjuang di jalan Islam yang dijanjikan kemuliaan.

Kadang kita lupa,bahwa hidup itu seperti kumpulan titik yang membentuk garis lurus,ada awal ada akhir.

Hari ini,posisi kita entah di titik mana,dan titik akhir pun kita tak pernah tahu…
Alangkah berharganya waktu. Satu jam = 60 menit… Dan satu menit adalah 60 detik Sama dengan 60 ketukan.
Satu ketuk kadang kita anggap tak berarti…
Padahal 1 ketuk itu setara dengan 1 kali detak jantung kita, atau sama dengan 1 tarikan nafas kita.
Bayangkan jika jantung kita kehilangan 1 detak saja atau 1 tarikan nafas saja.

Apa yang terjadi?.

Alangkah benar jika Allah ingatkan manusia tentang waktu..
Karena hidup memang berpacu dengan waktu.
Semoga Allah, berkenan menganugrahi kita akhir hidup yang baik dan kematian yang dirahmati._

 
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bimbingan Rohani Bersama Ihya Assunnah Solution

Jangan berbangga dgn solat, puasa dan zikir yg banyak kerana semua itu belum tentu membuatkan Allah reda.

Justeru, apa yg membuatkan Allah reda?

Nabi Musa AS, “Wahai Allah, aku telah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yg membuatkan Engkau reda?”

Allah SWT, “Solat? Solatmu itu utk dirimu sendiri, kerana dgn mengerjakan solat, engkau terpelihara drp perbuatan keji dan munkar.”

“Zikir? Zikirmu itu hanya utk dirimu sendiri, membuatkan hatimu menjadi tenang.”

“Puasa? Puasamu itu utk dirimu sendiri, melatih dirimu utk memerangi hawa nafsumu sendiri.”

Nabi Musa AS, “Lalu ibadahku yg manakah yg membuatkan Engkau reda ya Allah?”

Allah SWT, *”Sedekah, infaq, zakat dan perbuatan baikmu. Itulah yg membuatkan Aku reda, kerana ketika engkau membahagiakan orang yg sedang susah, Aku hadir di sampingnya. Dan Aku akan menggantikannya dgn ganjaran 700 kali ganda.”* Surah Al-Baqarah ayat 261 hingga 262.

Apabila kamu sibuk dgn ibadah yg lazim dan berbangga dgnnya, maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukannya Allah.

Tetapi, apabila kamu berbuat baik dan berkorban utk orang lain, maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah reda kerananya.

Buatlah perkara yg Allah reda maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dgn membuatkan hidupmu lapang dan bahagia.

KITAB *Mukasyafatul Qulub*,
KARYA
*Imam Al-Ghazali*.

Bantulah kami umat Islam Melayu Champa di Selatan, Kemboja di Markaz Umar Al-Khattab, Sihanoukville, Cambodia melalui Ihya Assunnah Solution Maybank 553131011505 – Sumbangan Anda Lambang Kekuatan Pertalian Ukhuwah Islamiah Seaqidah Dan Lambang Ketinggian Iman Anugerah Allah SWT Yang Tidak Dapat Dinilai Oleh Makhluk Ciptaan Allah SWT. Hanya Allah SWT Sahaja Yang Mampu Membalas Setiap Sen Yang Anda Sumbangankan Di Jalan Nya.
Mohon hantar salinan slip bank in ke talian 0199576237(Ustaz Amin) atau emaikan ke ihyaassunnah68@gmail.com untuk direkod maklumat yang anda sumbangankan. Jazakumullahu Khairul Jaza’ Fiddunya WalAkhirah Ya Mujiibas Sailiin….

Sila kunjungi kami

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/12/29/asian-fondatiaon-for-education-and-development/

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2018/02/03/melayu-champa-cambodia/

https://wordpress.com/post/peribadirasulullah.wordpress.com/46725

 


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Google photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: