Posted by: peribadirasulullah | Februari 11, 2018

Syafaat Terbesar

Photo

SYAFAAT TERBESAR HANYA DARI ALLAH
#Tafakur

Bismillaahirrahmaanirrahiim

@ Allah Karim

Syafaat Terbesar Hanya Dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala

ADA yang bertanya kepada Ustadz Ammi Nur Baits; Apakah syafaat terbesar di hari kiamat? Apakah hanya syafaatnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘Aalaihi Wa Sallam?

Pertanyaan itu dijawab sebagai berikut;

Bismillah was shalatu was salamu ala Rasulillah, wa badu. Syafaat secara bahasa di ambil dari kata “as-Syafu” yang artinya genap. Allah Subhanahu Wa Ta’ala bersumpah dalam Al-Qur’an; “Demi sesuatu yang genap dan yang ganjil.” (QS. Al-Fajr : 3)

Sementara syafaat menurut istilah, dijelaskan “Ibnul Atsir” demikian;

Kata “syafaat” telah disebutkan berkali-kali dalam hadits, baik yang terkait urusan dunia maupun akhirat. Bentuknya adalah permohonan untuk memaafkan dosa atau tindak kriminal yang terjadi diantara mereka. (an-Nihayah fi Gharib al-Hadits, 2/485)

Syafaat Hanya Milik Allah

Sebelumnya kita perlu menanamkan aqidah bahwa “syafaat” semuanya milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Ditegaskan Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman;

“Katakanlah, bahwa syafaat itu hanya milik Allah semuanya. Dia miliki kerajaan langit dan bumi. Kemudian hanya kepada-Nya kalian di kembalikan.” (QS. AZ-Zumar : 44)

Sementara sebagian makhluk-Nya bisa memberi “syafaat” setelah diizinkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dia Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman;

“Tidak ada yang bisa memberi syafaat di hadapan Allah di sisi-Nya, kecuali dengan izin-Nya.” (QS. Al-Baqarah : 255)

Ayat ini tercantum dalam ayat kursi yang awalnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala menegaskan; “Tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur; Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi “syafaat” di sisi-Nya tanpa izin-Nya.”

Syafaat Di Hari Kiamat

“Syafaat” yang terjadi di hari kiamat, bentuknya bermacam-macam. Intinya upaya untuk mengurangi beban hukuman yang diterima oleh makhluk. Dari sekian banyak jenis syafaat, ada beberapa “syafaat” yang diberikan melalui perantara Nabi Muhammad Shallallahu ‘Aalaihi Wa Sallam.

Di antaranya, syafaat udzma. Udzma artinya terbesar. Disebut “syafaat udzma” karena syafaat ini bisa dirasakan oleh semua manusia di mahsyar. Syafaat ini diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dipadang Mahsyar melalui Nabi Muhammad Shallallahu ‘Aalaihi Wa Sallam. Ketika manusia mengalami “kepanasan” yang luar biasa, dibiarkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam kurun waktu yang lama, manusia berbondong-bondong menuju para Nabi “Ulul Azmi” untuk meminta kepada mereka agar berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar segera dilakukan hisab. Namun tidak ada satupun Nabi-Nabi itu yang bersedia.

Hingga akhirnya mereka mendatangi baginda Nabi Muhammad “Rasulullah” Shallallahu ‘Aalaihi Wa Sallam. Lalu baginda Nabi Shallallahu ‘Aalaihi Wa Sallam berdoa kepada Allah Azza Wa Jalla agar Allah Azza Wa Jalla segera melakukan hisab. Sehingga semua manusia mendapat manfaatnya.

Kemudian, di antara “syafaat” yang terjadi pada hari Kiamat adalah syafaat dalam bentuk menyelamatkan (pertolongan) orang yang sudah di neraka untuk masuk syurga. Para Nabi, para Malaikat, kaum Mu’minin, mereka semua bisa memberikan syafaat. Termasuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga akan memberikan “syafaat” dengan mengeluarkan banyak sekali penduduk neraka.

Dalam hadits dari “Abu Said al-Khudri” radhiyallahu ‘anhu, baginda Nabi “Rasulullah” Shallallahu ‘Aalaihi Wa Sallam bercerita;

“Para Nabi, para Malaikat, dan orang-orang yang beriman, semua telah memberi syafaat. Lalu Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman; “Sekarang tinggal syafaatku.” Kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala menciduk isi neraka, dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala keluarkan banyak sekali manusia yang mereka (makhluk tersebut) telah gosong terbakar. Lalu mereka diletakkan di sungai di pintu syurga, yang disebut sungai al-hayat. Hingga tubuh mereka tumbuh ditepian sungai, sebagaimana biji tumbuh ditumpukan tanah yang dibawa arus.” (HR. Bukhari 7439 dan Muslim 472)

Dari sahabat “Jabir bin Abdillah” radhiyallahu ‘anhuma, baginda Nabi Muhammad “Rasulullah” Shallallahu ‘Aalaihi Wa Sallam bersabda;

“Bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengeluarkan sekelompok kaum dari Neraka dengan syafaat.” (HR. Muslim 191)

Dari sahabat “Anas bin Malik” radhiyallahu ‘anhu, baginda Nabi Muhammad “Rasulullah” Shallallahu ‘Aalaihi Wa Sallam bersabda;

“Akan keluar sekelompok manusia dari Neraka setelah mereka dibakar dengan panasnya Neraka. Lalu mereka masuk Syurga. Penduduk Syurga menyebut mereka dengan Jahannamiyun (mantan penghuni jahanam).” (HR. Bukhari 6559)

Ketika para makhuk, baik orang mukmin, para Nabi maupun Malaikat, memberi “syafaat” jumlah manusia yang berhasil dikeluarkan dari neraka, sifatnya terbatas. Sehingga masih tersisa orang mukmin di neraka. Hingga Allah Subhanahu Wa Ta’ala sendiri yang memberi “syafaat” kepada mereka. Allah Subhanahu Wa Ta’ala selamatkan mereka dari neraka. Dia-lah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Yang kasih-Nya lebih dekat daripada murka-Nya.

Dia “Dzat” Yang Maha Rahman Maha Rahim, Hakim yang seadil-adilnya, paling Maha Kasih dan Maha Sayang kepada para hamba-Nya. Tentu saja, Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang paling banyak menyelamatkan para hamba-Nya dari neraka. Allahu a’lam.

ﻓَﺎﺻْﺒِﺮْ ﺇِﻥَّ ﻭَﻋْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺣَﻖٌّ ﻭَﺍﺳْﺘَﻐْﻔِﺮْ ﻟِﺬَﻧْﺒِﻚَ ﻭَﺳَﺒِّﺢْ ﺑِﺤَﻤْﺪِ ﺭَﺑِّﻚَ ﺑِﺎﻟْﻌَﺸِﻲِّ ﻭَﺍﻟْﺈِﺑْﻜَﺎﺭِ

“Maka bersabarlah kamu (Muhammad), karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.” (QS. Al-Mu’min : 55)

Subhanallaahu walhamdu lillaahi walaa ilaaha illallaahu wallaahu akbar walaa haulaa walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim. Astaghfirullah wa atuubu ilaihi.

@ Allah Karim yaa Salaam
Allah Hafizh yaa Karim

#Hafizhanallah

Lillahi Wa Rasulihi

Sumber: konsultasisyariah.com Aug 3, 2017

@ Allahu musta’an #MataHati
YAA ALLAH YAA HAYYU YAA QAYYUM
√ Yaa Malikul Quddus yaa Karim

 
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bimbingan Rohani Bersama Ihya Assunnah Solution

Jangan berbangga dgn solat, puasa dan zikir yg banyak kerana semua itu belum tentu membuatkan Allah reda.

Justeru, apa yg membuatkan Allah reda?

Nabi Musa AS, “Wahai Allah, aku telah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yg membuatkan Engkau reda?”

Allah SWT, “Solat? Solatmu itu utk dirimu sendiri, kerana dgn mengerjakan solat, engkau terpelihara drp perbuatan keji dan munkar.”

“Zikir? Zikirmu itu hanya utk dirimu sendiri, membuatkan hatimu menjadi tenang.”

“Puasa? Puasamu itu utk dirimu sendiri, melatih dirimu utk memerangi hawa nafsumu sendiri.”

Nabi Musa AS, “Lalu ibadahku yg manakah yg membuatkan Engkau reda ya Allah?”

Allah SWT, *”Sedekah, infaq, zakat dan perbuatan baikmu. Itulah yg membuatkan Aku reda, kerana ketika engkau membahagiakan orang yg sedang susah, Aku hadir di sampingnya. Dan Aku akan menggantikannya dgn ganjaran 700 kali ganda.”* Surah Al-Baqarah ayat 261 hingga 262.

Apabila kamu sibuk dgn ibadah yg lazim dan berbangga dgnnya, maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukannya Allah.

Tetapi, apabila kamu berbuat baik dan berkorban utk orang lain, maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah reda kerananya.

Buatlah perkara yg Allah reda maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dgn membuatkan hidupmu lapang dan bahagia.

KITAB *Mukasyafatul Qulub*,
KARYA
*Imam Al-Ghazali*.

Bantulah kami umat Islam Melayu Champa di Selatan, Kemboja di Markaz Umar Al-Khattab, Sihanoukville, Cambodia melalui Ihya Assunnah Solution Maybank 553131011505 – Sumbangan Anda Lambang Kekuatan Pertalian Ukhuwah Islamiah Seaqidah Dan Lambang Ketinggian Iman Anugerah Allah SWT Yang Tidak Dapat Dinilai Oleh Makhluk Ciptaan Allah SWT. Hanya Allah SWT Sahaja Yang Mampu Membalas Setiap Sen Yang Anda Sumbangankan Di Jalan Nya.
Mohon hantar salinan slip bank in ke talian 0199576237(Ustaz Amin) atau emaikan ke ihyaassunnah68@gmail.com untuk direkod maklumat yang anda sumbangankan. Jazakumullahu Khairul Jaza’ Fiddunya WalAkhirah Ya Mujiibas Sailiin….

Sila kunjungi kami

https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/12/29/asian-fondatiaon-for-education-and-development/

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2018/02/03/melayu-champa-cambodia/

https://wordpress.com/post/peribadirasulullah.wordpress.com/46725

 


Responses

  1. السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
    Bimbingan Rohani Bersama Ihya Assunnah Solution
    Jangan berbangga dgn solat, puasa dan zikir yg banyak kerana semua itu belum tentu membuatkan Allah reda.
    Justeru, apa yg membuatkan Allah reda?
    Nabi Musa AS, “Wahai Allah, aku telah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yg membuatkan Engkau reda?”
    Allah SWT, “Solat? Solatmu itu utk dirimu sendiri, kerana dgn mengerjakan solat, engkau terpelihara drp perbuatan keji dan munkar.”
    “Zikir? Zikirmu itu hanya utk dirimu sendiri, membuatkan hatimu menjadi tenang.”
    “Puasa? Puasamu itu utk dirimu sendiri, melatih dirimu utk memerangi hawa nafsumu sendiri.”
    Nabi Musa AS, “Lalu ibadahku yg manakah yg membuatkan Engkau reda ya Allah?”
    Allah SWT, *”Sedekah, infaq, zakat dan perbuatan baikmu. Itulah yg membuatkan Aku reda, kerana ketika engkau membahagiakan orang yg sedang susah, Aku hadir di sampingnya. Dan Aku akan menggantikannya dgn ganjaran 700 kali ganda.”* Surah Al-Baqarah ayat 261 hingga 262.
    Apabila kamu sibuk dgn ibadah yg lazim dan berbangga dgnnya, maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukannya Allah.
    Tetapi, apabila kamu berbuat baik dan berkorban utk orang lain, maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah reda kerananya.
    Buatlah perkara yg Allah reda maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dgn membuatkan hidupmu lapang dan bahagia.
    KITAB *Mukasyafatul Qulub*,
    KARYA
    *Imam Al-Ghazali*.
    Bantulah kami umat Islam Melayu Champa di Selatan, Kemboja di Markaz Umar Al-Khattab, Sihanoukville, Cambodia melalui Ihya Assunnah Solution Maybank 553131011505 – Sumbangan Anda Lambang Kekuatan Pertalian Ukhuwah Islamiah Seaqidah Dan Lambang Ketinggian Iman Anugerah Allah SWT Yang Tidak Dapat Dinilai Oleh Makhluk Ciptaan Allah SWT. Hanya Allah SWT Sahaja Yang Mampu Membalas Setiap Sen Yang Anda Sumbangankan Di Jalan Nya.
    Mohon hantar salinan slip bank in ke talian 0199576237(Ustaz Amin) atau emaikan ke ihyaassunnah68@gmail.com untuk direkod maklumat yang anda sumbangankan. Jazakumullahu Khairul Jaza’ Fiddunya WalAkhirah Ya Mujiibas Sailiin….
    Sila kunjungi kami
    https://muslimcambodiablog.wordpress.com/2017/12/29/asian-fondatiaon-for-education-and-development/
    https://peribadirasulullah.wordpress.com/2018/02/03/melayu-champa-cambodia/
    https://wordpress.com/post/peribadirasulullah.wordpress.com/46725


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Google photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: