Posted by: peribadirasulullah | Januari 8, 2018

MUKJIZAT TENTANG ANGIN

MUKJIZAT TENTANG ANGIN

Mukjizat Ke-32 : (Angin yang Mengawinkan)
Para
ahli cuaca mengatakan bahwa hujan tidak turun kecuali setelah angin
mengawinkan awan. Penemuan ini telah diberitakan oleh Allah kepada kita
sebelum 1400 tahun yang lalu dalam surat Al-Hijr;

وَأَرْسَلْنَا
الرِّيَاحَ لَوَاقِحَ فَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً
فَأَسْقَيْنَاكُمُوهُ وَمَا أَنْتُمْ لَهُ بِخَازِنِينَ

“Dan Kami
telah meniupkan angin untuk mengawinkan (air, awan, debu) dan Kami
turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu,
dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.” (Al-Hijr : 22)

Mukjizat Ke-33 : (Angin yang
Menggerakkan)
Para ahli cuaca mengatakan bahwa angin
memiliki peranan paling besar dalam membentuk awan dan mendung,
menggerakkannya, menyusun antara sebagian yang satu dengan sebagian yang
lain, mengangkatnya menuju tingkat yang lebih tinggi,
mengondensasikannya dengan atom-atom yang bemacam-macam (condensation
nuclear), dan mengisinya dengan muatan listrik. Peran besar angin inilah
yang ditetapkan oleh penelitian-penelitian ilmiah modern, Dan Al-Qur’an
telah datang dengannya sebelum ditetapkan oleh ilmu-ilmu pengetahuan
kita di bumi, 14 abad yang lalu, lewat lisan Muhammad SAW. Allah SWT
berfirman :

اللَّهُ الَّذِي يُرْسِلُ الرِّيَاحَ فَتُثِيرُ
سَحَابًا فَيَبْسُطُهُ فِي السَّمَاءِ كَيْفَ يَشَاءُ وَيَجْعَلُهُ كِسَفًا
فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلالِهِ فَإِذَا أَصَابَ بِهِ مَنْ
يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ

“Allah, Dialah
yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah
membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan
menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan ke luar dari
celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya
yang dikehendaki-Nya tiba-tiba mereka menjadi gembira.” (Ar-Ruum : 48)

Mukjizat Ke-34 : (Curah Hujan)
Para
ahli cuaca telah sampai kepada penemuan ini, mereka berkata, “Kuantitas
curah hujan yang turun pada tahun ini pada bola bumi sama dengan
kuantitas curah hujan yang turun pada setiap tahun. Akan tetapi, yang
berbeda hanya tempat pembagiannya di atas bumi.”

Dan Rasulullah
SAW telah memberitakan pengetahuan ini di dalam hadits. Beliau bersabda.

لاَسَنَةَ
أَقْلَّ مِنْ سَنَةٍِ الْمَطَرِوَلٰكِنَّ اللّهَ يَصْرِفُهُ

“Tidakkah
curah hujan pada sebuah tahun lebih sedikit daripada curah hujan pada
tahun yang lain, hanya saja Allah memalingkannya (ke tempat yang lain).”
(Dari Ibnu Abbas, Silsilah as-Hadits ash-Shahihah, no. 2461)


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Google photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: