Posted by: peribadirasulullah | Oktober 11, 2016

Nikmat Solat

Photo

Photo: ::: NIKMATILLAH RUKU’ DAN SUJUDMU... :::

Oleh :
Ustadz Aan Chandra Thalib, حفظه الله تعالى

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

” إنَّ العبدَ إذا قَامَ يُصلِّي أُتِي بُذُنوبِه كُلِّها فَوُضِعَتْ على رأسِه و عاتِقَيْهِ ، فكُلَّما رَكعَ أو سَجدَ تَساقَطَتْ عَنْهُ” صحيح

“Apabila seorang hamba berdiri melakukan sholat, semua dosa-dosanya didatangkan lalu diletakkan diatas kepala dan kedua pundaknya. Maka setiap kali hamba tersebut ruku dan sujud dosa-dosa itu akan berguguran darinya”. (Hadits shahi diriwayatkan oleh imam Al Marwazy & Abu Nuaim)

Habib Husein Al-Abdaly hafidzahullah mengatakan:

يامن تتعجل في الركوع والسجود….
أطل سجودك و ركوعك بقدر ماتستطيع…
فلعل سجدة لله يمح الله بها عنك من الذنوب ما لو بقيت كانت سبب هلاكك.

Wahai orang yang tergesa-gesa dalam sujud dan ruku’nya…
Panjangkan sujud dan ruku’mu semampumu…

Mudah-mudahan dengan satu sujud yang engkau lakukan karena Allah, dengannya Dia menghapus darimu sebagian dosa yang andai dosa tersebut masih melekat (padamu) niscaya akan menjadi sebab kebinasaanmu.

*

TENTANG SHOLAT

Bila engkau anggap sholat itu hanya penggugur kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya.

Bila kau anggap sholat hanya sebuah kewajiban, maka kau tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya.

Anggaplah sholat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu.

Anggaplah sholat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Allah SWT.

Anggaplah sholat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau berkeluh kesah dengan Allah SWT.

Anggaplah sholat itu sebagai seriusnya kamu dalam bermimpi.

Bayangkan ketika “adzan berkumandang”, tangan Allah melambai ke depanmu untuk mengajak kau lebih dekat dengan-Nya.

Bayangkan ketika kau ” takbir”, Allah melihatmu, Allah senyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu.

Bayangkanlah ketika “rukuk”, Allah menopang badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau rasakan damai dalam sentuhan-Nya.

Bayangkan ketika “sujud”, Allah mengelus kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut di kedua telingamu: “Aku Mencintaimu hamba-Ku”.

Bayangkan ketika kau “duduk di antara dua sujud”, Allah berdiri gagah di depanmu, lalu mengatakan: “Aku tak akan diam apabila ada yang mengusikmu”.

Bayangkan ketika kau memberi “salam”, Allah menjawabnya, lalu kau seperti manusia berhati bersih setelah itu.


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: