Posted by: peribadirasulullah | Disember 29, 2015

SUAMI YANG MENCIUM BAU SYURGA

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
“Saya terima nikahnya…. binti…. dengan mas kawin……di bayar tunai….”.
Singkat, padat dan jelas.
Tapi tahukan makna “perjanjian atau ikrar” tersebut?
Itu tersurat. Tetapi apa pula yang tersirat?
Yang tersirat ialah :Artinya: ”Maka aku tanggung dosa-dosanya si dia (perempuan yang ia jadikan istri) dari ayah dan ibunya
Dosa apa saja yang telah dia lakukan.
Dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan sholat.
Semua yang berhubungan dgn si dia (perempuan yang ia jadikan istri),
“aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yang menanggung.
Serta akan aku tanggung semua dosa calon anak-anakku”
.juga sadar,sekiranyaaku gagal dan aku lepas tangan dalam menunaikan tanggung jawab,
maka aku fasik,
dan aku tahu bahwa nerakalah tempatku kerana akhirnya isteri dan anak-anakku yg akan menarik aku masuk kedalam Neraka Jahanam..
dan Malaikat Malik akan melibas aku hingga pecah hancur badanku.
Akad nikah ini bukan saja perjanjian aku dengan si isteri dan si ibu bapa isteri, tetapi ini adalah perjanjian terus kepada اللّه سبحانه وتعلى
“.Jika aku GAGAL (si Suami) ?
”Maka aku adalah suami yang fasik,ingkar dan aku rela masuk neraka.
Aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku”.
(HR. Muslim)
Duhai para istri…
Begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu.
Karena saat Ijab terucap, Arsy-Nya berguncang karena beratnya perjanjian yang dibuat olehnya di depan اللّــــه ,
dengan disaksikan para malaikat dan manusia.
Maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suamimu,
maka itupun belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami terhadapmu…
Semoga…
ini untuk pengalaman yg sudah nikah maupun yg belum…
Subhanallah..
beratnya beban yang di tanggung suami.
Bukankah untuk meringankan tanggung jawabnya itu berarti seorang istri harus patuh kepada suami,menjalankan perintah اللّــــه dan menjauhi larangan-Nya? Juga mendidik putra-putri kita nanti agar mengerti tentang agama dan tanggung jawab.
Semoga kita semua menjadi orang tua yang dapat memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita kelak dengan agama dan cinta kasih sehingga tercipta keluarga kecil yang sakinah,mawaddah,dan warahmah.
آمين يااللّــــه يامجيب السّائلين …
Sahabat semoga kita selalu dalam lindungan-Nya yang dilimpahkan kesehatan,kebahagiaan,keselamatan dan kemudahan untuk selalu beribadah kepada-Nya..
“Ya اللّــــه , muliakanlah sahabat-sahabat Kami, Berikanlah Kami pasangan yang setia,mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah.
Kelak masukkanlah Kami disurga yang terindah..”
آمين يااللّــــه يامجيب السّائلين
Rasulallah SAW bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1
(satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka
walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al-Bukhari)

☛  ihyaassunnah68@gmail.com

https://www.facebook.com/IHYA-Assunnah-1184250164973202/?ref=aymt_homepage_panel


Responses

  1. Saya mungkin kerana kejahilan ingin bertanya,adakah apabila suami menanggung semua dosa istri, maka istri akan dimasuk ke dalam syurga, kerana sudah kosong dosanya.kalau d masuk juga ke dlm neraka,apakah penjelasannya….

    • Dalam, agama Islam ada perkara fardhu Ain atau kewajipan atas individu ada perkara fardhu kifayah atau kewajipan keatas masyarakat Islam.
      Begitu juga kewajipan secara individu yang wajib anda lakukan sendiri. Suami hanya wajib memberitahu atau mengajar tetapi selepas sesi pembelajaran dilakukan suami tidak lagi menanggung dosa. Begitulah Maha Adil Allah SWT. Rasulullah SAW diwajibkan menyeru kepada semua manusia dan jin untuk menyembah Allah SWT dan meninggalkan segala anekman serta kanun ciptaan manusia, Rasulullah SAW tidak berdosa apabila Baginda diwafatkan sedangkan masih ada manusia yang menyembah selain daripada Allah SWT dan mengamalkan anekman serta kanun ciptaan mereka kerana setiap detik dan saat Rasulullah SAW telah berdakwah, setiap inci tanah telah Rasulullah SAW usaha jelajahi namun sebagai kudrat manusia biasa pasti Baginda tidak mampu berdakwah kepada semua manusia dan jin serta setiap inci tanah.
      Oleh yang demikian seorang suami tidak menangung dosa isterinya yang malas solat atau enggan menutup aurat setelah diarahkan dan dinasihati.
      Langkah yang terbaik kepada suami yang memiliki isteri sedemikian adalah wajib diceraikan kerana dibimbangi melahirkan zuriat yang kufur kepada Allah SWT dan suami tersebut disarankan menyelamatkan diri daripada bala yang bakal Allah SWT kirimkan istimewa untuk isterinya.
      Wallahu A’lammu Bissowab.

      Nauzubillah daripada takdir yang sedemikian.


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: