Posted by: peribadirasulullah | Oktober 8, 2015

AZAB PEDIH BUAT INSAN YANG TIDAK MAHU DIAM SAAT AZAN BERKUMANDANG

https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/v/t1.0-9/12036772_1488401254820158_3621976014447744439_n.jpg?oh=cd6e57f9b14e5b293dda78dcc4b81b90&oe=56D3231C&__gda__=1451872268_43846821569ab9b84732206f32adcb79

“AZAB PEDIH UNTUK ORANG YANG TIDAK MAU DIAM PADA SAAT ADZAN DIKUMANDANGKAN”
Sisakanlah sedikit waktu kita untuk membaca ini.
Renungkanlah ini sejenak …mengapa banyak orang kelu
lidahnya di saat kematian?
Kebanyakan orang yang nazak,saat hampir tiba ajalnya,tidak dapat berkata apa-apa …
Lidahnya kelu,keras dan hanya mimik mukanya yang menahan
kesakitan ‘sakaratul maut’. Ini sebabnya adalah kebiasaan remeh
kita yang sering tidak mendiamkan diri saat adzan berkumandang.
Diriwayatkan sebuah hadist:“Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika tidak ALLAH akan kelukan lidahnya ketika
maut menjemput. ”
Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri dan jangan berkata apa-apapun semasa azan berkumandang.
Sebagai seorang Muslim, kita wajib menghormati azan. Azan itu Banyak fadhilahnya(keuntungan).
Sebuah hadist shahih berbunyi “Seandainya memang mengetahui apa yang terkandung dalam adzan dan barisan pertama
(dalam shalat berjamaah), kemudian mereka tidak mendapatinya kecuali dengan cara mengundinya, pasti mereka mengundinya”(Bukhari dan Muslim).
Jika terhadap lagu kebangsaan saja kita diajari agar berdiri tegak dan diamkan diri,mengapa ketika azan yang merupakan panggilan ALLAH,kita tidak mendiamkan diri? Itulah makanya,ALLAH mengkelukan lidahnya saat sakaratul maut datang.
Kita takut dengan kelunya lidah ketika ajal hampir tiba dengan tidak
sanggup mengucap kalimah “Lailahaillallah …”.
Padahal barangsiapa yang dapat mengucapkan kalimah ini ketika
nyawanya akan dicabut ALLAH,dengan izin-Nya ALLAH menjanjikan masuk syurga.
Oleh karena itu, marilah kita sama-sama menghormati azan dan mohon kepada ALLAH supaya lidah ini tidak kelu ketika nyawa kita
sedang dicabut.
“Ya ALLAH! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia,lancarkanlidah kami mengucap kalimah
“Lailahaillallah..” ketika sakaratul maut menghampiri kami.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin

Yang Belum Berteman Silahkan ADD FB:
[[shinducyber]] MUHAMMAD ABDUL AZIZ EFFENDI Ingin Berteman Dengan Anda.


Responses

  1. assalam alaik

    boleh saya dapatkan sumber hadis (mungkin?) : Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika tidak ALLAH akan kelukan lidahnya ketika
    maut menjemput.

    matan, perawi dan musnad nya .. secara peribadi, saya melihat hadis ni mungkin tidak benar, kerana Rasulullah dalam memerintahkan diam ketika khutbah jumaat yang setara dengan dua rakaat solat, dan ketika mendengar bacaan al quran kalam allah pun baginda tidak pernah mengancam dengan azab seteruk ini, dan kita tidak dapati dari mana2 kitab kabair yang menyebut tidak diam ketika azan adalah dosa, baik kecil atau besar sedangkan disertakan dengan ancaman seperti di atas?

    saya mohon, penulis blog ini lebih berhati hati dengan sumber posting dan tajuk kepada setiap entry


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: