Posted by: peribadirasulullah | September 12, 2015

Ulamak yang paling ditakuti oleh penganut fahaman demokrasi sekular

ULAMA YG DITAKUTI PEMERINTAH

Mengapa Pemerintah Sangat Takut Terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir?
CILACAP (voa-islam.com) – Mengapa pemerintah Indonesia yang dipimpin Presiden SBY & JOKOWI saat ini, merasa sangat begitu takut terhadap Ustadz Abu Bakar Ba’asyir? Lekaki yang sudah di usia senja, berusia lebih kurang 77 thn, dijatuhi hukuman 15 tahun, berarti baru keluar dari penjara Nusakambangan di usia 90 tahun!

Ustadz Abu Bakar Ba’syir, tokoh yang sangat bersahaja hidupnya, tercermin dari kesehariannya, hanya dengan menggunakan pakaian sarung dan peci putih, dan baju koko, tak pernah berubah.

Tetapi, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, pendiri Pondok Pesantren Ngruki, terasa begitu sangat berkarisma. Wajahnya selalu nampak tersenyum, tak menampakkan kesedihan, walaupun sekarang beliau ditempatkan di sebuah sel “SMS” (Super Maximum Security), dan aktivitasnya dibatasi.

Washington, berulangkali meminta Ustadz Abu Bakar Ba’syir di ekstradisi ke Amerika Serikat, sejak zamannya Presiden Mega. Apakah Ustadz Abu benar-benar menjadi ancaman kepentingan Amerika? Apakah Ustadz Abu menjadi tokoh yang sangat berbahaya bagi keamanan Amerika?

Ustadz Abu Bakar Ba’syir, tetap menjadi perhatian Washington, dan para pengambil keputusan dibidang keamanan, karena pengaruhnya yang luas dikalangan umat Islam Indonesia.

Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang nampak sangat sabar, dan selalu tersenyum itu, benar-benar menjadi seorang tokoh, yang menjadi antitesa diantara tokoh-tokoh Indonesia saat ini.

Di mana banyak tokoh Indonesia sudah “keblinger”, sudah tidak bisa membedakan antara haq dan bathil, antara halal dan haram, dan kafir dan mukmin, justru Ustadz Abu seperti sebuah lentera terang, yang memberikan cahaya kehidupan bagi bangsa Indonesia.

Sosok Ustadz Abu menjadi pegangan bagi mereka yang sedang bingung menghadapi kehidupan, dan kekacauan pikiran, aqidah, sikap, dan bahkan pandangan hidup. Justru Ustadz Abu kokoh bagaikan “karang” di tengah gelombang kekufuran dan kemusyrikan yang melanda Indonesia, dan benar-benar pendiri Pesantren al-Mukmin Ngruki, sebagai seorang panutan.

Saat masih di tahan di Bareskrim Mabes Polri, laki-laki yang sudah lanjut usia itu, berhasil menulis buku yang sangat berharga, dan menjadi pegangan banyak diantara Muslim Indonesia.

Bukunya, tentang “Tadzkirah”, “Aqidah Islam”, dan “Demokrasi Setan”,dan sejumlah buku lainnya, benar-benar bagaikan “cahaya” di tengah kegelapan kekufuran yang melanda negeri ini.

Bukunya “Tadzkirah” di bahas di sebuah stasiun TV nasional, dan menjadi perdebatan yang hangat, banyak tokoh yang hadir di acara itu. Termasuk mantan Kepala BIN (Badan Intelijen Negara) Jendral AM Hendropiyono, mantan Kepala Densus 88, Suryadarma, Gories Mere dan sejumlah pejabat dibidang keamanan dan intelijen.

“Tadzkirah” seperti sesuatu yang sangat menakutkan. Buku itu sejatinya hanya sebuah pedoman dan nasehat yang sangat jelas, dan didasari oleh al-Qur’an dan Sunnah. Sekarang, akibat bukunya “Tadzkirah” itu, Ustadz Abu tidak boleh memiliki kertas, pulpen, dan buku tulis, dan tidak bisa lagi menulis.

Presiden SBY heran, suatu kali menanyakan, “Bagaimana di penjara kok masih bisa menulis?”.

Sungguh kehidupan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir sangat berharga, sekalipun berada di dalam sel khusus, dan tidak mungkin melakukan aktifitas menulis, karena tulisannya telah menimbulkan ‘tsunami’ dikalangan pemangku kekuasaan. Tetapi, Ustad Abu hidupnya tetap berharga dan bermanfaat bagi orang lain.

The dreaded question government

Why the government is very scared Ustadz Abu Bakr ba ‘ Asyir?
Cilacap (voa-islam. Com)-Why The Indonesian Government LED President Sby & jokowi now, feeling so so scared ustadz Abu Bakr ba ‘ Asyir? Lekaki already at the age of twilight, aged approximately 77 yrs, is sentenced to 15 years, means new out of jail nusakambangan at the age of 90 years!

Ustadz Abu Bakr ba ‘ syir, which are very bersahaja his life, reflected from kesehariannya, only using clothing sarong and peci white, and clothes koko, never change.

But, Ustadz Abu Bakr ba ‘ Asyir, Founder Pondok Pesantren Ngruki, feels so very berkarisma. His face was always seem to smile, not showing sadness, although now he was placed in a cell “sms” (super maximum security), And activities is limited.

Washington, repeatedly asked ustadz Abu Bakr ba ‘ syir at ekstradisi to the United States, since his day president mega. Do Ustadz Abu really become threats the interests of america? Do Ustadz Abu become a figure that is very dangerous for the security of america?

Ustadz Abu Bakr ba ‘ syir, stay focussed washington, and the decision makers providing security, because its influence broad dikalangan muslims indonesia.

Ustadz Abu Bakr ba ‘ Asyir who seem very patient, and always smile that, really became a prominent figure, who became antitesa between seemingly indonesia this time.

Where many figure Indonesia already “keblinger”, Already can’t distinguish between Leick And Bathil, between halal and haram, and pagans and Canadian of Chinese Descent, Rather Ustadz Ashes like a lantern light, which gives the light of life for the people of indonesia.

The figure of Ustadz Abu Become Handbook for those who are confused face life, and the mind, counseling, attitude, and even the philosophy of life. Rather ustadz abu firmly like “coral” in the middle of the wave kekufuran kemusyrikan and that hit indonesia, and really founder al Canadian of Chinese descent ngruki, as a man of the people.

While still on hold at Bareskrim Mackintosh Polri, Men who have more that age, successfully wrote a book that is very valuable, and become a handbook many between Muslim indonesia.

Bukunya, tentang “Tadzkirah”, “Aqidah Islam”, dan “Demokrasi Setan”,dan sejumlah buku lainnya, benar-benar bagaikan “cahaya” di tengah kegelapan kekufuran yang melanda negeri ini.

The book “tadzkirah” to discuss on a national tv station, and become a debate that warm, many of which are present at the event. Including former head bin (body intelligence country) general am hendropiyono, former Chief Ghitza 88, suryadarma, gories mere and some officials providing security and intelligence.

“tadzkirah” like something very scary. The book is truly just a guidelines and tricks that very clear, and based on the Qur ‘ an and. Now, due to his “tadzkirah” that, ustadz abu may not have paper, pencil, and book, and can no longer write.

President sby wonder, a times asks, ” How in jail it still can write?”.

Really Life Ustadz Abu Bakr ba ‘ Asyir very valuable, even when you’re in special cells, and are not likely to perform activities writing, because writings have cause ‘ Tsunami ‘ dikalangan pemangku power. But, Canadian his life remains valuable and useful for other people.


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: