Posted by: peribadirasulullah | September 1, 2015

Al-Quran berusia 1370 Dijumpai

Al-Quran tertua dijumpai? Kandungannya sama seperti al-Quran yang ada di hadapan kita hari ini.. Suatu janji Allah swt akan menjaga Al-Quran dari pindaan dan tokok tambah. Selanjutnya, bagaimana KITA dan kandungan Al-Quran yang benar tanpa keraguan ini?

Ujian radiocarbon yang punyai ketepatan 95.4 % itu menunjukkan helaian manuskrip Al-Quran yang ditemui ini berusia 1370 tahun, kemungkinan hasil tulisan sahabat Nabi salla Allahu ‘alaihi wasallam.

Helaian ini dikumpul pada tahun 1920 an oleh Alphonse Mingana yang dilahirkan di Mosul Iraq & kemungkinan ditemui asalnya di Iraq dan dibawa ke perpustakaan Univ of Birmingham kerana Mingana menetap di UK.

Baca lanjut di http://www.birmingham.ac.uk/news/latest/2015/07/quran-manuscript-22-07-15.aspx

Posted by: peribadirasulullah | Ogos 30, 2015

200 Mayat Pelarian Syria Terdampar Di Pantai Itali dan Greece

Berita terbaru..

Lebih dari 200 mayat pelarian Syria terdampar dekat pantai Italy dan Greece..

Mereka mati lemas akibat tengelamnya perahu yang bawak muatan lebih…

Mereka terpaksa melarikan diri dari kezaliman Regim Basyar Al Assad di Syria…

إنا لله وإنا إليه راجعون…
مئات من جثث السوريين الذين قضوا غرقا قرب شواطئ أوروبا…
ألسنا مسؤولون امام الله عن مصير هؤلاء؟؟
أين حكومات الدول الاسلامية او العربية التي ما زالت تسكت عن اجرام عصابة الاسد؟؟؟

Ya Allah, sedihnya melihat saudara maraku mati bergelimpangan begini, di mana perginya nilai kemanusiaan? Wahai Bassyar yg dilaknati, aku, keluargaku dan seluruh muslimin seluruh dunia akan senantiasa mendoakan agar Allah menimpakan bala yg Maha dahsyat kpd engkau dan sekutu engkau! Laknat yg berkekalan dan NERAKA JAHANNAM lah tempat engkau!

Posted by: peribadirasulullah | Ogos 30, 2015

Jangan lakukan 24 Perkara Ini

https://scontent-sin1-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xlf1/v/t1.0-9/11754257_864668973617138_8247060697338154403_n.jpg?oh=963592ba34fc14080b8af2364447ea08&oe=56691FD5

Ingat!! Jangan Lakukan 24 Perkara Ini Dalam Hidup Anda

1 Jangan sengaja lewatkan solat. Perbuatan in tidak disukai oleh ALLAH s.w.t.
2 Jangan masuk ke bilik air tanpa memakai alas kaki(selipar).Dikhuatiri terbawa keluar najis dan mengotori seluruh rumah kita.
3 Jangan makan dan minum dalam bekas yg. pecah @ sumbing. Makruh kerana ianya merbahayakan.
4 Jangan biarkan pinggan magkuk yg. telah digunakan tidak berbasuh.Makruh dan mewarisi kepapaan
5 Jangan tidur selepas solat Subuh, nanti rezeki mahal (kerana berpagi-pagi itu membuka pintu berkat)
6 Jangan makan tanpa membaca BISMILLAHHIRRAHMANNIRAHIM dan doa makan.Nanti makanan yg. dimakan adalah dari muntah syaitan.
7 Jangan keluar rumah tanpa niat membuat kebajikan @ kebaikan.Takut-takut mati dalam perjalanan.
8 Jangan pakai kasut atau selipar yg. berlainan pasangan. Makruh dan mewarisi kepapaan.
9 Jangan biar mata liar di perjalanan. Nanti hati kita gelap diselaputi dosa.
10 Jangan bergaul bebas ditempat kerja. Banyak buruk dari baiknya.
11 Jangan menangguhkan taubat bila berbuat dosa kerana mati boleh datang bila-bila masa.
12 Jangan ego untuk meminta maaf kepada kedua ibubapa dan sesama manusia kalau memang kita bersalah.
13 Jangan mengumpat sesama rakan taulan. Nanti rosak siratulrahim.
14 Jangan lupa bergantung harap hanya kepada ALLAH s.w.t dalam setiap kerja kita. Nanti sombong bila berjaya dan kecewa pula bila gagal.
15 Jangan bakhil untuk bersedekah. Sedekah itu memanjangkan umur dan memurahkan rezeki kita.
16 Jangan banyak ketawa nanti mati jiwa.
17 Jangan biasakan berbohong kerana ia adalah ciri-ciri munafik dan menghilangkan kasih sayang org.kepada kita.
18 Jangan suka menganiaya manusia atau haiwan kerana doa makhluk yg.teraniaya cepat dimakbulkan ALLAH s.w.t.
19 Jangan terlalu susah hati dengan urusan dunia. Akhirat itu lebih utama dan kekal selamanya. Carilah kehidupan dunia untuk akhirat.
20 Jangan duduk dalam bilik air terlalu lama kerana disitulah tempat tinggal jin kafir dan syaitan.
21 Jangan merokok dan memasang kemenyan kerana asap itu adalah makan jin.
22 Jangan lupa membaca BISMILLAHIRRAHMANNIRAHAIM dan salam ketika masuk kerumah dikhuatiri jin dan syaitan masuk bersama.
23 Jangan memakai tangkal kerana ALLAH s.w.t tidak sempurnakan agama seseorang itu jika memakai tangkal ini adalah kerana dikhuatiri kita bergantung kepada tangkal bukan kepadaNYA.
24 Jangan mempertikaikan kenapa ISLAM itu berkata jangan sebab semuanya untuk kebaikan dan sesungguhnya ALLAH s.w.t itu lebih mengetahui.Yang baik itu adalah dari ALLAH s.w.t dan yg.buruk itu dari hambanya juga.

Kongsikan kepada rakan-rakan anda dan juga ahli keluarga anda. agar kita semua dapat melakukan amar ma’ruf, nahi mungkar.. in shaa Allah.

Pipik Dian Irawati’s Photos

Posted by: peribadirasulullah | Ogos 30, 2015

12 Golongan Yang Didoa Oleh Para Malaikat Rahmat

Subhanallah, Inilah Orang-orang Yang Didoakan Malaikat

Allah SWT berfirman, “Sebenarnya (malaikat – malaikat itu) adalah hamba – hamba yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah – perintah-Nya. Allah mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak memberikan syafa’at melainkan kepada orang – orang yang diridhai Allah, dan mereka selalu berhati – hati karena takut kepada-Nya” (QS Al Anbiyaa’ 26-28)

Inilah orang – orang yang didoakan oleh para malaikat :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci. Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci'” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

2. Orang yang duduk menunggu shalat. Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia'” (Shahih Muslim no. 469)

3. Orang – orang yang berada di shaf bagian depan di dalam shalat. Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)

4. Orang – orang yang menyambung shaf (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalm shaf). Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang – orang yang menyambung shaf – shaf” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)

5. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah. Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu” (Shahih Bukhari no. 782)

6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia'” (Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)

7. Orang – orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar secara berjama’ah. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku ?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'” (Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan. Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ ra., bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan'” (Shahih Muslim no. 2733)

.9 Orang – orang yang berinfak. Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'” (Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)

10. Orang yang makan sahur. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang – orang yang makan sahur” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)

11. Orang yang menjenguk orang sakit. Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh” (Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, “Sanadnya shahih”)

12. Seseorang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain. Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain” (dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)

Mari daftarkan diri dalam barisan orang yang didoakan malaikat yang tentunya doa malaikat tidak akan tertolak. Semoga Allah memasukan kita dalam kelompok di atas. aamiin

Sumber :
Disarikan dari Buku Orang – orang yang Didoakan Malaikat, Syaikh Fadhl Ilahi, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor, Cetakan Pertama, Februari 2005

https://www.facebook.com/zakiahwenti

Posted by: peribadirasulullah | Ogos 30, 2015

6 Hal Penting Tentang Hamil di Luar Nikah

https://scontent-sin1-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xfp1/v/t1.0-9/11898907_1654505131460152_9151168090043029802_n.jpg?oh=58a777c55c9e8c3efd07a5c6d35bb388&oe=56836496

6 Hal Penting Tentang Hamil di Luar Nikah

Zina adalah perbuatan yang terlarang dalam semua agama samawi. Karena hinanya dosa zina, Islam mengharamkan segala sebab yang bisa mengantarkan pada perbuatan zina. Salah satunya adalah pacaran. Penyakit akut yang telah menimpa remaja muslim saat ini. Wajar saja, jika saat ini banyak gadis SMA dan mahasiswi yang tidak perawan. Allahul musta’an

Diluar pembahasan dosa zina, ada beberapa hal perlu diperhatikan terkait hamil di luar nikah:

●Pertama,
JANIN HASIL ZINA TIDAK BOLEH DIGUGURKAN

Bagaimanapun proses janin ini muncul, dia sama sekali tidak menanggung dosa orang tuanya. Baik dari hasil zina maupun pemerkosaan. Karena itu, mengganggu janin ini, apalagi menggugurkannya adalah sebuah kezaliman dan kejahatan. Allah berfirman,
وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ – بِأَيِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ

“Dan apabila anak-anak yang dibunuh itu ditanya, dengan sebab dosa apakah dia dibunuh?”
(QS. At-Takwir: 8 – 9)

Bisakah Anda bayangkan, jawaban apa yang akan Anda sampaikan di hadapan Allah, ketika ditanya apa alasanmu membunuh anakmu?

●Kedua,
ANAK HASIL ZINA DINISBAHKAN KEPADA IBUNYA DAN TIDAK BOLEH KEPADA BAPAKNYA.

Alasannya karena bapak biologis bukanlah bapaknya. Ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Abdullah bin Amr bin Ash, beliau mengatakan,

قَضَى النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ مَنْ كَانَ مِنْ أَمَةٍ لَمْ يَمْلِكْهَا ، أَوْ مِنْ حُرَّةٍ عَاهَرَ بِهَا فَإِنَّهُ لا يَلْحَقُ بِهِ وَلا يَرِثُ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi keputusan bahwa anak dari hasil hubungan dengan budak yang tidak dia miliki, atau hasil zina dengan wanita merdeka TIDAK dinasabkan ke bapak biologisnya dan tidak mewarisinya…

(HR. Ahmad, Abu Daud, dihasankan Al-Albani serta Syuaib Al-Arnauth).

Dalil lainnya adalah hadis dari Aisyah radhiallahu’anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الولد للفراش وللعاهر الحجر

“Anak itu menjadi hak pemilik firasy, dan bagi pezina dia mendapatkan kerugian.”

Imam An-Nawawi mengatakan, “Ketika seorang wanita menikah dengan lelaki atau seorang budak wanita menjadi pasangan seorang lelaki, maka wanita tersebut menjadi firasy bagi si lelaki.

Selanjutnya lelaki ini disebut “pemilik firays”.

Selama sang wanita menjadi firasy lelaki maka setiap anak yang terlahir dari wanita tersebut adalah anaknya. Meskipun bisa jadi, adAkan anak yang tercipta dari hasil yang dilakukan istri selingkuh laki-laki lain. Sedangkan laki-laki selingkuhannya hanya mendapatkan kerugian, artinya tidak memiliki hak sedikitpun dengan anak hasil perbuatan zinanya dengan istri orang lain.”

(Syarh Shahih Muslim, An-Nawawi, 10:37)

Berdasarkan keterangan di atas, para ulama menyimpulkan bahwa anak hasil zina SAMA SEKALI bukan anak bapaknya. Karena itu, TIDAK BOLEH DI-BIN-KAN ke bapaknya.

Bagaimana jika di-bin-kan ke bapaknya?

Hukumnya TERLARANG bahkan DOSA BESAR. Ini berdasarkan hadis dari Sa’d, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من ادعى إلى غير أبيه وهو يعلم أنه غير أبيه فالجنة عليه حرام

“Siapa yang mengaku anak seseorang, sementara dia tahu bahwa itu bukan bapaknya maka surga haram untuknya.”
(HR. Bukhari no. 6385)

Karena bapak biologis bukan bapaknya maka haram hukumnya anak itu di-bin-kan ke bapaknya.

Bagaimana dengan nasabnya?
Karena anak ini tidak punya bapak, maka dia dinasabkan ke ibunya, misalnya: paijo bin fulanah. Sebagaimana Nabi Isa ‘alaihis salam di-bin-kan ke ibunya, Isa bin Maryam (dari sudut pandang penasaban).

●Ketiga,
WALI NIKAH (jika anak hasil zinanya adalah perempuan, maka laki-laki yg menzinai ibu tersebut BUKANLAH SEBAGAI WALI)

Jika anak yang terlahir dari zina perempuan, maka anak ini TIDAK PUNYA WALI dari pihak keluarganya. Karena dia tidak memiliki bapak, sehingga tidak ada jalur keluarga dari pihak bapak. Sementara wali nikah hanya ada dari pihak keluarga bapak. Karena itu, wali nikah pindah ke hakim (KUA). Penjelasan selengkapnya tentang wali nikah telah dikupas disini https://aslibumiayu.wordpress.com/…/kenali-wali-anda-akiba…/

●Keempat,
LAKI-LAKI YANG MENZINAI HINGGA HAMIL, TIDAK BOLEH MENIKAHI WANITA TERSEBUT SAMPAI MELAHIRKAN

Di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

لَا توطأ حامل حتى تضع

“Wanita hamil tidak boleh diajak berhubungan sampai dia melahirkan.”
(HR. Abu Daud, Ad-Darimi, dan disahihkan Al-Albani)

Laki-laki yang BERZINA dengan wanita, BUKANLAH SUAMINYA. Sementara pengecualian yang boleh melakukan hubungan badan dengan wanita hamil adalah suami. Sebagaimana yang pernah di jelaskan disini. https://aslibumiayu.wordpress.com/…/bolehkah-berhubungan-i…/
Karena konsekwensi nikah, yaitu halalnya hubungan badan, tidak ada. Oleh karena itu, nikah dalam kondisi demikian hukumnya tidak sah.

Kemudian, dalil lain yang menunjukkan terlarangnya menikahi wanita hamil hasil zina adalah hadis dari Ruwaifi’bin Tsabit Al-Anshari radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَحِلُّ لاِمْرِئٍ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ أَنْ يَسْقِىَ مَاءَهُ زَرْعَ غَيْرِهِ

“Tidak halal bagi orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, untuk mengairi tanaman orang lain.”

(HR. Abu Daud, Ahmad dan dishahihkan Ibnu Katsir dan Al-Albani)

Maksud hadis di atas adalah seorang laki-laki dilarang ‘mengairi’ (memasukkan air mani) ke rahim wanita, yang di dalamnya terdapat janin orang lain. Padahal, janin yang berada di rahim si wanita, sama sekali bukanlah tanaman lelaki yang menzinainya. Karena hasil hubungannya sama sekali tidak dianggap sebagai keturunannya.

●Kelima,
PERNIKAHAN TIDAKLAH MENGHILANGKAN DOSA ZINA

Dosa zina tidak bisa hilang hanya dengan menikah. Jangan sampai Anda punya anggapan bahwa dengan menikah berarti pelaku zina telah mendapatkan ampunan. Dosa zina bisa hilang dengan taubat yang sungguh-sungguh. Seseorang akan tetap dianggap sebagai PEZINA selama dia belum bertaubat dari dosa zina.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

التائب من الذنب كمن لا ذنب له

“Orang yang bertaubat dari perbuatan dosa, seperti orang yang tidak melakukan dosa.”

(HR. Ibnu Majah, Baihaqi, dan dishahihkan Al-Albani)

Untuk bisa disebut sebagai orang yang telah bertaubat, dia harus membuktikan bentuk penyesalannya dalam kehidupannya, di antaranya:

1. Dia merasa sangat sedih dengan perbuatannya.

2. Meninggalkan semua perbuatan yang menjadi pemicu zina, seperti melihat gambar atau film porno.

3. Meninggalkan komunitas dan teman yang menggiring seseorang untuk kembali berzina. Seperti pergaulan bebas, teman yang tidak menjaga adab bergaul, suka menampakkan aurat, dst..

4. Berusaha mencari komunitas yang baik, yang menjaga diri, dan hati-hati dalam pergaulan.

5. Berusaha membekali diri dengan ilmu syar’i. Karena inilah yang akan membimbing manusia menuju jalan kebenaran.

6. Berusaha meningkatkan amal ibadah, sebagai modal untuk terus bersabar dalam menahan maksiat.

●Keenam,
LAKI-LAKI DAN WANITA YANG BERZINA TIDAK BOLEH MENIKAH SAMPAI BERTAUBAT

Allah mengharamkan laki-laki yang baik untuk menikah dengan wanita pezina, dan sebaliknya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

الزَّانِي لاَ يَنكِحُ إِلاَّ زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لاَ يَنكِحُهَا إِلاّ زَانٍ أَوْ مُشْرِكُ وَحُرِّمَ ذَلِكَ عَلَى المؤْمِنِينَ

“Lelaki pezina tidak boleh menikah, kecuali dengan wanita pezina atau wanita musyrik. Demikian pula wanita pezina tidak boleh menikah kecuali dengan lelaki pezina atau lelaki musyrik. Dan hal itu diharamkan bagi orang yang beriman.” (QS. An-Nur: 3)

Selama pelaku zina itu belum bertaubat dengan sungguh-sungguh maka gelar pezina akan senantiasa melekat pada dirinya. Selama gelar ini ada, dia tidak diperkenankan menikah dengan pasangannya, sampai dia bertaubat.
Allahu a’lam

Ditulis oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com

6 Hal Penting Jika Hamil Karena Zina , banyak yang tidak tahu akibatnya, sehingga banyak pula yang kebelet melakukan zina dengan calon istrinya sebelum menikah
6 Hal Penting Tentang Hamil di Luar Nikah

Zina adalah perbuatan yang terlarang dalam semua agama samawi. Karena hinanya dosa zina, Islam mengharamkan segala sebab yang bisa mengantarkan pada perbuatan zina. Salah satunya adalah pacaran. Penyakit akut yang telah menimpa remaja muslim saat ini. Wajar saja, jika saat ini banyak gadis SMA dan mahasiswi yang tidak perawan. Allahul musta’an

Diluar pembahasan dosa zina, ada beberapa hal perlu diperhatikan terkait hamil di luar nikah:

●Pertama,
JANIN HASIL ZINA TIDAK BOLEH DIGUGURKAN

Bagaimanapun proses janin ini muncul, dia sama sekali tidak menanggung dosa orang tuanya. Baik dari hasil zina maupun pemerkosaan. Karena itu, mengganggu janin ini, apalagi menggugurkannya adalah sebuah kezaliman dan kejahatan. Allah berfirman,
وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ – بِأَيِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ

“Dan apabila anak-anak yang dibunuh itu ditanya, dengan sebab dosa apakah dia dibunuh?”
(QS. At-Takwir: 8 – 9)

Bisakah Anda bayangkan, jawaban apa yang akan Anda sampaikan di hadapan Allah, ketika ditanya apa alasanmu membunuh anakmu?

●Kedua,
ANAK HASIL ZINA DINISBAHKAN KEPADA IBUNYA DAN TIDAK BOLEH KEPADA BAPAKNYA.

Alasannya karena bapak biologis bukanlah bapaknya. Ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Abdullah bin Amr bin Ash, beliau mengatakan,

قَضَى النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ مَنْ كَانَ مِنْ أَمَةٍ لَمْ يَمْلِكْهَا ، أَوْ مِنْ حُرَّةٍ عَاهَرَ بِهَا فَإِنَّهُ لا يَلْحَقُ بِهِ وَلا يَرِثُ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi keputusan bahwa anak dari hasil hubungan dengan budak yang tidak dia miliki, atau hasil zina dengan wanita merdeka TIDAK dinasabkan ke bapak biologisnya dan tidak mewarisinya…

(HR. Ahmad, Abu Daud, dihasankan Al-Albani serta Syuaib Al-Arnauth).

Dalil lainnya adalah hadis dari Aisyah radhiallahu’anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الولد للفراش وللعاهر الحجر

“Anak itu menjadi hak pemilik firasy, dan bagi pezina dia mendapatkan kerugian.”

Imam An-Nawawi mengatakan, “Ketika seorang wanita menikah dengan lelaki atau seorang budak wanita menjadi pasangan seorang lelaki, maka wanita tersebut menjadi firasy bagi si lelaki.

Selanjutnya lelaki ini disebut “pemilik firays”.

Selama sang wanita menjadi firasy lelaki maka setiap anak yang terlahir dari wanita tersebut adalah anaknya. Meskipun bisa jadi, adAkan anak yang tercipta dari hasil yang dilakukan istri selingkuh laki-laki lain. Sedangkan laki-laki selingkuhannya hanya mendapatkan kerugian, artinya tidak memiliki hak sedikitpun dengan anak hasil perbuatan zinanya dengan istri orang lain.”

(Syarh Shahih Muslim, An-Nawawi, 10:37)

Berdasarkan keterangan di atas, para ulama menyimpulkan bahwa anak hasil zina SAMA SEKALI bukan anak bapaknya. Karena itu, TIDAK BOLEH DI-BIN-KAN ke bapaknya.

Bagaimana jika di-bin-kan ke bapaknya?

Hukumnya TERLARANG bahkan DOSA BESAR. Ini berdasarkan hadis dari Sa’d, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من ادعى إلى غير أبيه وهو يعلم أنه غير أبيه فالجنة عليه حرام

“Siapa yang mengaku anak seseorang, sementara dia tahu bahwa itu bukan bapaknya maka surga haram untuknya.”
(HR. Bukhari no. 6385)

Karena bapak biologis bukan bapaknya maka haram hukumnya anak itu di-bin-kan ke bapaknya.

Bagaimana dengan nasabnya?
Karena anak ini tidak punya bapak, maka dia dinasabkan ke ibunya, misalnya: paijo bin fulanah. Sebagaimana Nabi Isa ‘alaihis salam di-bin-kan ke ibunya, Isa bin Maryam (dari sudut pandang penasaban).

●Ketiga,
WALI NIKAH (jika anak hasil zinanya adalah perempuan, maka laki-laki yg menzinai ibu tersebut BUKANLAH SEBAGAI WALI)

Jika anak yang terlahir dari zina perempuan, maka anak ini TIDAK PUNYA WALI dari pihak keluarganya. Karena dia tidak memiliki bapak, sehingga tidak ada jalur keluarga dari pihak bapak. Sementara wali nikah hanya ada dari pihak keluarga bapak. Karena itu, wali nikah pindah ke hakim (KUA). Penjelasan selengkapnya tentang wali nikah telah dikupas disini https://aslibumiayu.wordpress.com/…/kenali-wali-anda-akiba…/

●Keempat,
LAKI-LAKI YANG MENZINAI HINGGA HAMIL, TIDAK BOLEH MENIKAHI WANITA TERSEBUT SAMPAI MELAHIRKAN

Di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

لَا توطأ حامل حتى تضع

“Wanita hamil tidak boleh diajak berhubungan sampai dia melahirkan.”
(HR. Abu Daud, Ad-Darimi, dan disahihkan Al-Albani)

Laki-laki yang BERZINA dengan wanita, BUKANLAH SUAMINYA. Sementara pengecualian yang boleh melakukan hubungan badan dengan wanita hamil adalah suami. Sebagaimana yang pernah di jelaskan disini. https://aslibumiayu.wordpress.com/…/bolehkah-berhubungan-i…/
Karena konsekwensi nikah, yaitu halalnya hubungan badan, tidak ada. Oleh karena itu, nikah dalam kondisi demikian hukumnya tidak sah.

Kemudian, dalil lain yang menunjukkan terlarangnya menikahi wanita hamil hasil zina adalah hadis dari Ruwaifi’bin Tsabit Al-Anshari radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَحِلُّ لاِمْرِئٍ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ أَنْ يَسْقِىَ مَاءَهُ زَرْعَ غَيْرِهِ

“Tidak halal bagi orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, untuk mengairi tanaman orang lain.”

(HR. Abu Daud, Ahmad dan dishahihkan Ibnu Katsir dan Al-Albani)

Maksud hadis di atas adalah seorang laki-laki dilarang ‘mengairi’ (memasukkan air mani) ke rahim wanita, yang di dalamnya terdapat janin orang lain. Padahal, janin yang berada di rahim si wanita, sama sekali bukanlah tanaman lelaki yang menzinainya. Karena hasil hubungannya sama sekali tidak dianggap sebagai keturunannya.

●Kelima,
PERNIKAHAN TIDAKLAH MENGHILANGKAN DOSA ZINA

Dosa zina tidak bisa hilang hanya dengan menikah. Jangan sampai Anda punya anggapan bahwa dengan menikah berarti pelaku zina telah mendapatkan ampunan. Dosa zina bisa hilang dengan taubat yang sungguh-sungguh. Seseorang akan tetap dianggap sebagai PEZINA selama dia belum bertaubat dari dosa zina.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

التائب من الذنب كمن لا ذنب له

“Orang yang bertaubat dari perbuatan dosa, seperti orang yang tidak melakukan dosa.”

(HR. Ibnu Majah, Baihaqi, dan dishahihkan Al-Albani)

Untuk bisa disebut sebagai orang yang telah bertaubat, dia harus membuktikan bentuk penyesalannya dalam kehidupannya, di antaranya:

1. Dia merasa sangat sedih dengan perbuatannya.

2. Meninggalkan semua perbuatan yang menjadi pemicu zina, seperti melihat gambar atau film porno.

3. Meninggalkan komunitas dan teman yang menggiring seseorang untuk kembali berzina. Seperti pergaulan bebas, teman yang tidak menjaga adab bergaul, suka menampakkan aurat, dst..

4. Berusaha mencari komunitas yang baik, yang menjaga diri, dan hati-hati dalam pergaulan.

5. Berusaha membekali diri dengan ilmu syar’i. Karena inilah yang akan membimbing manusia menuju jalan kebenaran.

6. Berusaha meningkatkan amal ibadah, sebagai modal untuk terus bersabar dalam menahan maksiat.

●Keenam,
LAKI-LAKI DAN WANITA YANG BERZINA TIDAK BOLEH MENIKAH SAMPAI BERTAUBAT

Allah mengharamkan laki-laki yang baik untuk menikah dengan wanita pezina, dan sebaliknya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

الزَّانِي لاَ يَنكِحُ إِلاَّ زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لاَ يَنكِحُهَا إِلاّ زَانٍ أَوْ مُشْرِكُ وَحُرِّمَ ذَلِكَ عَلَى المؤْمِنِينَ

“Lelaki pezina tidak boleh menikah, kecuali dengan wanita pezina atau wanita musyrik. Demikian pula wanita pezina tidak boleh menikah kecuali dengan lelaki pezina atau lelaki musyrik. Dan hal itu diharamkan bagi orang yang beriman.” (QS. An-Nur: 3)

Selama pelaku zina itu belum bertaubat dengan sungguh-sungguh maka gelar pezina akan senantiasa melekat pada dirinya. Selama gelar ini ada, dia tidak diperkenankan menikah dengan pasangannya, sampai dia bertaubat.
Allahu a’lam

Ditulis oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com


Posted by: peribadirasulullah | Ogos 30, 2015

Ibu Kucing Tetap Menyusu 4 Ekor Anaknya Walaupun Berlumuran Darah

Malam minggu…. mengenang dan 😭😭😭 Saudaraku… Mungkin foto ini bisa jadi renungan.. Seekor ibu kucing yang tertabrak, kepalanya retak kakinya pun patah, tapi ia masih berusaha mendatangi anaknya yang sedang menunggunya pulang membawa sedikit makanan, ia berjalan jauh dengan keadaan sekarat terseok2 sambil mengingat anak2nya, ketika sampai lalu ia pun terkapar tak berdaya sedang anak2nya yang masih kecil & belum mengerti mendekati ibunya lalu menyusu kepada induknya yg sudah tak bernyawa.. Ibu… Untukmu, Duhai bunga yang tak pernah layu..
Untukmu yang telah mengusap air mataku..
Untukmu yang telah membasuh kotoranku..
Yang telah menyuapkan makan dan minum dengan tanganmu ke mulutku..
Untukmu yang menjadikan haribaan sebagai ketenangan bagiku..
Betapa letihnya engkau ibu…

Wahai ibu…

Pintu mana lagi yg bisa terbuka untukku jika seandainya pintumu telah tertutup ?

Wahai ibu..
Siapa pula yang dapat mendekatkan dirinya kepadaku jika seandainya selain engkau.. Wahai ibu..
Siapa pula yang akan menyayangiku jika seandainya engkau telah murka kepadaku ?

Saudaraku.
Jika engkau kehilangan ibumu… Bisakah engkau mendapatkan gantinya?
Kemanakah engkau mencari gantinya?

Perjuangan seorang ibu terhadap anaknya.. tak akan pernah terbayarkan.

JadiBaik

Posted by: peribadirasulullah | Ogos 26, 2015

Salam Dari Umat Mu Ya Rasulullah SAW

Anak ini telah kematian ibunya dan sekarang ini cuma mempunyai ayahnya. Hasbunallahu wa ni’mal Wakeel.. Demi untuk mengenyangkan perut anaknya seorang ayah sanggup menjual pen di jalan-jalan Beirut..

Ya Allah…
Saat ini sudah hampir dengan waktu lunch hour, kebanyakan kita menanti makanan untuk mengisi perut kita yang lapar.. Jangan sesekali melupakan mereka.. Jangan sesekali kufur nikmat.

Kelak kita akan ditanya mengenai mereka!
Apa yang kita telah lakukan untuk mereka..

Ya Allah..

حسبنا الله ونعم الوكيل اللهم انتقم

Ayuh bersama kami membantu mereka dengan apa jua cara sekalipun.
Mulakan langkah anda dengan “Like” dan “Share” kemudian “Invite” semua “Friends” anda untuk “Like” page kami (www.facebook.com/syria.care) supaya kekejaman dan kebejatan Rejim Basyar Al-Assad ini dapat disebarkan ke seluruh dunia.

Hasbunallahu wa ni’mal wakeel..

Hanya sanya kepada Allah swt sahaja kita bermohon dan hanya kepadaNya sahaja kita bersandar.

Marilah bersama-sama membantu mereka dengan menghulukan bantuan sumbangan melalui Syria Care Malaysia menerusi saluran berikut :

AKAUN CIMB BANK ( Syria Care)
No. Akaun : 8601 89 4560
Swift Code : CIBBMYKL

AKAUN MAYBANK (Syria Care) :
No. Akaun : 5621 0665 3575

AKAUN RHB
No. Akaun : 2622 5000 0217 75

Kemudian hantarkan resit pembayaran melalui salah satu dari 2 cara berikut:
1.Emelkan ke souriacare@gmail.com
2.Whatsapp atau SMS ke 01137030900
Sumbangan anda amat bermakna buat mereka
www.facebook.com/syria.care

Posted by: peribadirasulullah | Ogos 26, 2015

1800 Pahala disebalik kesabaran

Nota :

Bersabarlah melakukan kebaikan dan nasihat di jalan Allah SWT kerana Golongan Ghuraba’ adalah insan pilihan Allah SWT.

Posted by: peribadirasulullah | Ogos 26, 2015

Persaudaraan sesama Islam terbina di atas kalimah Allah SWT

Sunduq 2015

sondoq 2015

Borang Qurban Sunduq Al-Birri
MOHON SUMBANGAN IKHLAS DAN PROGRAM QURBAN DI KEMBOJA 2015

Y.Bhg,Tan Sri/Dato’ Seri/Dato’/Datin/Prof./Dr./Tuan/Puan.
Kami memohon jasa baik semua pihak agar dapat menyumbang kepada kepada kami walaupun RM 10 sahaja demi menampung perbelanjaan kegiatan dakwah serta membayar elaun kepada tenaga pengajar di Kemboja yang bertugas tanpa apa-apa bayaran.
Matlamat penubuhan Tabung Kebajikan ini adalah untuk menggerakkan dakwah dan memberi motivasi kepada seluruh tenaga pengajar di Kemboja melalui pelbagai kegiatan agama.
Kami terdiri daripada:
1- USTAZ MOHD TAHIR Bekas tenaga pengajar Darul Ukhuwah,Kota Tinggi, Jabatan Agama Islam Johor.No. Tel: 013-743 2060 (Johor).
2- TUAN HAJI ABDUL MANAP BIN MANAN- Pesara Unit Teknikal Felcra,Ibu Pejabat Felcra.
No. Tel. : 019-574 1522 (Perak).
3- MUHAMMAD HARIS AL MURSHIDI -Pengurus HTE & Konsultan Prudential
No Tel : 017-789 7191 (Johor).
4- Amin Bin Mohamed- Kader Post Jakim, No Tel : 019-957 6237 (Kelantan).:

SUNDUQ AL BIRRI AL ALAMI SOLUTION
(TABUNG DANA KEBAJIKAN SEDUNIA)
MAYBANK 551070416346
CIMB 8602299125
Mohon emailkan kepada kami selepas anda menyumbangkan sedekah:
Sunduq_albirri@yahoo.com

Diatas kerjasa dan keprihatinan pihak tuan terlebih dahulu saya ucapkan jutaan terima kasih.
Sekian Wassalam.
Alhamdulillah, program Qurban telah mendapat 2 bahagian dan jutaan terima kasih kami ucapkan di atas sumbangan sedekah yang pasti amat menggembirakan para pelajar Maahad Tahfiz An-Nur, Kampot Kemboja.
In Sya Allah Kami akan adakan program solat hajat dan doa selamat buat mereka yang telah menderma kepada tabung kami, oleh yang demikian amatlah baik sekira para penderma memberi nama penuh berserta nama ibu untuk mereka lafazkan semasa dalam majlis tersebut .
Yakinlah.. Wahai Para Penderma yang budiman semua, sesungguhnya doa orang mukmin kepada Allah SWT dapat merentasi alam semesta dan didengari oleh Allah SWT Yang Maha Mendengar walaupun dibumi Kemboja mereka mendoakan kebaikan dan keberkatan buat para penderma di Malaysia, Singapore,Brunei dan Indonesia serta seluruh negara di dunia ini..
Jalinan ukhuwah yang disaksikan oleh Para Malaikat Rahmat utusan Allah SWT pasti lebih kukuh berbanding dengan ikatan duniawi semata-mata. Sila layari laman web di bawah untuk mengetahui kegiatan kami:
https://peribadirasulullah.wordpress.com/2015/08/16/berniaga-dengan-allah-swt-dan-menjadi-jutawan-dunia-dan-akhirat/
https://peribadirasulullah.wordpress.com/2015/07/06/maahad-tahfiz-an-nur-kampot-kemboja/

https://peribadirasulullah.wordpress.com/2014/09/26/kompleks-madrasah-al-husaini-kampotcambodia/
http://safeshare.tv/w/AHVcVHKRsI
http://www.awda-dawa.com/Pages/Articles/default.aspx?id=29272

Posted by: peribadirasulullah | Ogos 26, 2015

Fungsi Akal yang bertuhankan Allah SWT

Sunduq 2015

sondoq 2015

Borang Qurban Sunduq Al-Birri

Older Posts »

Kategori

Ikut

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,703 other followers