Posted by: peribadirasulullah | Oktober 18, 2012

Sunnah dan Adab Di Hari Jumaat

http://sphotos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/409243_10151275471694274_1963489145_n.jpg

Islam Itu Indah’s Photos

Posted by: peribadirasulullah | Oktober 18, 2012

10 Surah mencegah 10 perkara

http://sphotos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-prn1/12796_512003175476419_1842938402_n.jpg

Ikim.Fm’s Photos

Posted by: peribadirasulullah | Oktober 18, 2012

Bahaya berkhalwat dengan wanita mengikut kajian sains

http://sphotos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/576368_10151270501190180_2111099531_n.jpg

Bismillahirrahmanirrahiim..Mengapa Nabi Muhammadshalallahu ‘alaihi wa salam (saw) melarang berkhalwat antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram? Apa yang disampaikan Rasulullah saw tidak ada yang keliru padanya, sehingga penelitian-penelitian ilmiah dari Barat pun membuktikannya. Berikut adalah terjemahan dari tulisan Ab

duldaem Al-Kaheel terkait bukti ilmiah bahaya berkhalwat dengan yang bukan mahram:***

“Cukuplah anda duduk selama lima menit dengan seorang wanita sehingga Anda memiliki proporsi tinggi dari hormon meningkat” inilah temuan studi ilmiah yang dimuat tahun 2010 di Daily Telegraph! Mengapa Nabi saw mengharamkan khalwat antara laki-laki dengan wanita atau melihat sesuatu yang diharamkan Allah? Apa hikmah ilmiah larangan ini? Mari kita baca berita ilmiah ini…

Para peneliti di Universitas Valencia menegaskan bahwa seorang yang berkhalwat dengan wanita (yang bukan mahram) menjadi daya tarik yang akan menyebabkan kenaikan sekresi hormon kortisol. adapun Kortisol adalah hormon yang bertanggung jawab terjadinya stres dalam tubuh. Meskipun subjek penelitian mencoba untuk melakukan penelitian atau hanya berpikir tentang wanita yang sendirian denganya namun hal tersebut tidak mampu mencegah tubuh dari sekresi hormon.

Para ilmuwan mengatakan bahwa hormon kortisol sangat penting bagi tubuh dan berguna untuk kinerja tubuh tetapi dengan syarat mampu meningkatkan proporsi yang rendah, namun jika meningkat hormon dalam tubuh dan berulang terus proses tersebut, maka yang demikian dapat menyebabkan penyakit serius seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi dan berakibat pada diabetes dan penyakit lainnya yang mungkin meningkatkan nafsu seksual.

Bentuk yang menyerupai alat proses hormon penelitian tersebut berkata bahwa stres yang tinggi hanya terjadi ketika seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita asing (bukan mahram), dan stres tersebut akan terus meningkat pada saat wanitanya memiliki daya tarik lebih besar! Tentu saja, ketika seorang pria bersama dengan wanita yang merupakan saudaranya sendiri atau saudara dekat atau ibunya sendiri tidak akan terjadi efek dari hormon kortisol. Seperti halnya ketika pria duduk dengan seorang pria aneh, hormon ini tidak naik. Hanya ketika sendirian dengan seorang pria dan seorang wanita yang aneh!

Para peneliti mengatakan bahwa pria ketika ada perempuan asing disisinya, dirinya dapat membayangkan bagaimana membangun hubungan dengannya (jika tidak emosional), dan dalam penelitian lain, para ilmuwan menekankan bahwa situasi ini (untuk melihat wanita dan berpikir tentang mereka) jika diulang, mereka memimpin dari waktu ke waktu untuk penyakit kronis dan masalah psikologis seperti depresi.

Nabi saw melarang khalwat
Kita semua tahu hadits yang terkenal yang mengatakan: “Ingatlah, janganlah sekali-kali seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita (bukan mahramnya) melainkan yang ketiganya adalah syaitan.” (Sunan Tirmidzi no. 20165)

“Janganlah sekali-kali seorang lelaki berduaan dengan seorang wanita saja, kecuali ia bersama muhrimnya” (Bukhari no. 4904)

Karena itu Nabi saw melalui syariat Islam ini menginginkan kita menghindari berbagai penyakit sosial dan fisik.

Ketika seorang Muslim mampu menghindari diri dari melihat aurat wanita (yang bukan mahram) dan menghindari diri dari berkhalwat dengan mereka, maka ia mampu mencegah penyebaran amoralitas dan dengan demikian melindungi masyarakat dari penyakit epidemi dan masalah sosial, dan mencegah individu dari berbagai penyakit.

Kami katakan kepada mereka yang tidak puas dengan agama kami yang hanif (lurus): Bukankah Islam sebagai agama yang benar, layak dihormati dan diikuti?

(siraaj/kaheel7/arrahmah/khoirunnisa-syahidah.blogspot.com)

Rujukan:

Strawberry’s Photos

Posted by: peribadirasulullah | Oktober 18, 2012

Allah SWT amat memuliakan mereka yang bersedekah

http://www.albetaqa.com/cards/albums/cards/007aebadat/Ebadat0230.jpg

Aku lapar, mengapa kalian tidak memberi-Ku makan?   Bagaimana kami memberi Engkau makan Ya Allah?                          Engkau tahu ada orang yglapar, tetapi engkau abaikan, sekiranya kalian memberinya  makan, kalian akan temui Aku disisinya[Hadist Qudsi][Sedekah 33]

Sedekah dari hati yang penuh ketulusan, mengantarkan pelakunya ke singgasana diatas para Malaikat [Sedekah34]

Makanan yang diberikandengan hati yang tulus, terasa nikmat saat disantap oleh orang yang menerima sedekah [Sedekah 35]

Hari-hari yang diisi sedekah,berbeda daripada hari-hariyang tidak diisi dengan sedekah [Sedekah 36]

Sekali sahaja anda bersedekahdengan tulus, dan terus….anda ulangi dan ulangi lagi, maka selama itu terus anda lakukan, maka ketika itulah anda merasakan perubahan yang luar biasa dalam hidup anda [Sedekah37]

Saat kematian datang, ada 2keinginan yang terucap dari bibir yang penuh penyesalan, ingin bersedekah dan ingin termasuk orang yang sholeh  [Mutiara dari surah al-Munafiqun :9-10][Sedekah38]

Hidup dan mati orang yang rajin bersedekah dengan tulus ikhlas, jauh berbeda dengan hidup dan matinya  orang yang bersedekah,namun tiada ketulusan didalamnya [Sedekah 39]

Rujukan:

http://www.slideshare.net/yeskristal/memetik-hikmah-dari-dasar-hati-2

Posted by: peribadirasulullah | Oktober 17, 2012

Alam bertasbih kepada Allah SWT

http://sphotos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/558202_411580225568173_573301711_n.jpg

Tawaf itu dimulai dari Hajar Aswad, Ka’bah harus berada di sebelah kiri Anda, seperti berputar berlawanan arah jarum jam.

Lohh..kan Kangjeng Nabi Sallalahu alaihi salam, selalu mengutamakan segala sesuatu sebelah kanan terlebih dahulu?? Makan minum tangan kanan, pakai baju, sandal dll sebelah kanan dulu. Tapi kok Tawaf berjalan dengan sebelah kiri ??? berlawanan dunk dengan Sunnah beliau ??SEMESTA ALAM BERPUTAR DARI KIRI

Planet-planet, termasuk matahari berjalan pada rotasinya dengan berputar dari kiri ke kanan, terbalik dengan arah jarum jam, sama seperti Tawaf. Bahkan galaksi Bima Sakti pun, juga elelktron berputar dari arah kiri, sama seperti Tawaf.

Dalam tubuh manusia, darah bersikulasi dari jantung kemudian di pompa ke seluruh tubuh dari arah kiri…!!
Jadi semua alam semesta termasuk dalam diri manusia pun, jantung, berputar seperti Tawaf. Seakan-akan mereka pun Bertasbih memuji Allah, sang pencipta.

Dan hal ini dikatakan dalam Firman-Nya:

Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (QS. Al-Isra: 44)

Subhanallah, wal Hamdulillah, wa Laa Ilaah Illa Allah…..

SEMUA MAKHLUK BER TAWAF

Semua makhluk ber TAWAF dari kiri ke kanan, jadi jika kita renungkan ketika TAWAF di Ka’bah, seperti gerak galaksi, planet dan bintang. Seorang muslim yang Tawaf seperti mengikuri irama alam semesta, ber TASBIH, TAHMID, TAKBIR kepada sang Pencipta.

AJAKAN DARI SEMESTA ALAM

Pastilah akan terukir dalam batin, Bumi ini hanyalah setitik noktah di alam raya, berarti betapa kecil kita. Berarti ada ajakan untuk tidak menyia-nyiakan waktu seperti halnya semesta alam yang selalu ber TAWAF tiada henti tanpa menyia-nyiakan waktu nya untuk beribadah dan taat.

Bebahagialah mereka yang selalu Ber TAWAF di Baitullah yang Indah Menawan.

Salam Bahagia
Ust. Ackmanz Lc

Posted by: peribadirasulullah | Oktober 17, 2012

Amalan Sunnah di Bulan Zulhijjah

Photo: Banyak sekali amalan sunnah yang bisa kita lakukan, baik amalan harian, mingguan sampai tahunan, diantaranya ketika datang bulan Zulhijjah.<br /><br />
Tidak perlu sedih meski ada yang belum dipanggil Allah untuk datang memenuhi panggilan Allah yang indah menawan. Ada amalan yang baik dilakukan diantaranya:</p><br />
<p>Memperbanyak Puasa Sunnah<br /><br />
Dianjurkan memperbanyak puasa di sembilan hari bulan Dzulhijjah. Terutama puasa hari arafah, tanggal 9 Dzulhijjah. Abu Qatadah ra  meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p><br />
<p> “…puasa hari arafah, saya berharap kepada Allah agar menjadikan puasa ini sebagai penebus (dosa,) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya..” (HR. Ahmad dan Muslim).</p><br />
<p>Demikian juga keumuman hadis yang menunjukkan keutamaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Disamping itu, terdapat keterangan khusus dari Ummul Mukminin, Hafshah ra  bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan puasa asyura, sembilan hari pertama Dzulhijjah, dan tiga hari tiap bulan. (HR. Nasa’i, Abu Daud, Ahmad, dan disahihkan Al-Albani).</p><br />
<p>Memperbanyak Amal Soleh.</p><br />
<p> “Tidak ada hari dimana suatu amal salih lebih dicintai Allah melebihi amal salih yang dilakukan di sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah, pen.).” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, termasuk lebih utama dari jihad fi sabilillah? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Termasuk lebih utama dibanding jihad fi sabilillah. Kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya (ke medan jihad), dan tidak ada satupun yang kembali (mati dan hartanya diambil musuh).” (HR. Bukhari, Ahmad, dan Turmudzi).</p><br />
<p>Berkurban.</p><br />
<p> “Laksanakanlah salat untuk Rab-mu dan sembelihlah kurban.” (QS. Al-Kautsar: 2).</p><br />
<p>Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,</p><br />
<p> “Siapa yang memililki kelapangan namun dia tidak berkurban maka jangan mendekat ke masjid kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah. Dihasankan Al-Albani).</p><br />
<p>Catatan: Bagi orang yang hendak berkurban, dilarang memotong kuku dan juga rambutnya (bukan kuku dan bulu hewannya) ketika sudah masuk tanggal 1 Dzulhijjah sampai dia memotong hewan kurbannya.</p><br />
<p>Melaksanakan Haji (dan ini yang paling Utama)</p><br />
<p>Allah  Swt berfirman,<br /><br />
“Kewajiban bagi manusia kepada Allah, berhaji ke Baitullah, bagi siapa saja yang telah mampu, untuk melakukannya.” (QS. Ali Imran: 97).</p><br />
<p>Ust. Ackmanz Lc” src=”<a href=http://sphotos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/c0.0.403.403/p403x403/62003_432289503495161_501376691_n.jpg&#8221; height=”403″ width=”403″ />

Banyak sekali amalan sunnah yang bisa kita lakukan, baik amalan harian, mingguan sampai tahunan, diantaranya ketika datang bulan Zulhijjah.
Tidak perlu sedih meski ada yang belum dipanggil Allah untuk datang memenuhi panggilan Allah yang in

dah menawan. Ada amalan yang baik dilakukan diantaranya:Memperbanyak Puasa Sunnah
Dianjurkan memperbanyak puasa di sembilan hari bulan Dzulhijjah. Terutama puasa hari arafah, tanggal 9 Dzulhijjah. Abu Qatadah ra meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“…puasa hari arafah, saya berharap kepada Allah agar menjadikan puasa ini sebagai penebus (dosa,) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya..” (HR. Ahmad dan Muslim).

Demikian juga keumuman hadis yang menunjukkan keutamaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Disamping itu, terdapat keterangan khusus dari Ummul Mukminin, Hafshah ra bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan puasa asyura, sembilan hari pertama Dzulhijjah, dan tiga hari tiap bulan. (HR. Nasa’i, Abu Daud, Ahmad, dan disahihkan Al-Albani).

Memperbanyak Amal Soleh.

“Tidak ada hari dimana suatu amal salih lebih dicintai Allah melebihi amal salih yang dilakukan di sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah, pen.).” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, termasuk lebih utama dari jihad fi sabilillah? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Termasuk lebih utama dibanding jihad fi sabilillah. Kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya (ke medan jihad), dan tidak ada satupun yang kembali (mati dan hartanya diambil musuh).” (HR. Bukhari, Ahmad, dan Turmudzi).

Berkurban.

“Laksanakanlah salat untuk Rab-mu dan sembelihlah kurban.” (QS. Al-Kautsar: 2).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Siapa yang memililki kelapangan namun dia tidak berkurban maka jangan mendekat ke masjid kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah. Dihasankan Al-Albani).

Catatan: Bagi orang yang hendak berkurban, dilarang memotong kuku dan juga rambutnya (bukan kuku dan bulu hewannya) ketika sudah masuk tanggal 1 Dzulhijjah sampai dia memotong hewan kurbannya.

Melaksanakan Haji (dan ini yang paling Utama)

Allah Swt berfirman,
“Kewajiban bagi manusia kepada Allah, berhaji ke Baitullah, bagi siapa saja yang telah mampu, untuk melakukannya.” (QS. Ali Imran: 97).

Ust. Ackmanz Lc

Posted by: peribadirasulullah | Oktober 17, 2012

Malulah kepada Allah SWT apabila melakukan maksiat

http://sphotos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/315861_231602753564762_31568424_n.jpg

Bergertalah Jiwa

  “Bila Allah hendak membinasakan seorang hamba, Dia akan mencabut rasa malunya darinya. Bila rasa malu ini sudah dicabut, kau akan melihatnya dibenci dan di jauhi orang-orang. Apabila kaulihat ia dibenci dan dijauhi, dicabutlah sikap amanah darinya. Bila Amanah itu sudah dicabut, kau akan lihat dia menjadi khianat dan pengkhianat. Jika ia dianggap khianat dan pengkhianat, dicabutlah rasa kasih sayang darinya. Bila rasa kasih sayang itu sudah dicabut, kau akan lihat dia menjadi penjahat dan terlaknat. Apabila ia sudah jadi penjahat dan terlaknat, dicabutlah Islam darinya. (HR. Ibnu Majah)

Merinding Nggak Baca Hadist Diatas…??

Coba kita resapi hadist diatas, betapa dengan gamblang kekasih kita Rasulullah Saw memaparkan keadaan seseorang hanya dari satu sifat saja. Yaitu hilangnya rasa malu..!! Hanya karena tidak malu..atau malu-maluin diri sendiri, berakibat datangnya, nestapa, khianat, jadi penjahat, hilang amanah, dijauhi orang,dibenci dan seabreg keburukan lainnya.

Loh saya juga pemalu kok..!! nanti dulu harus kita bedakan mana namanya pemalu dan namanya MALU menurut syariat..lantas apa BEDANYA DOUUNNKK..

Tetapi membahas rasa malu yang kita kenal seharian akan terlalu panjang, mari kita cerita saja seputar RASA MALU yang dimaksud dalam hadist-hadist Nabi Saw.

Hilang Rasa Malu, Maka Kalbu Akan Mati .!!

Kaitan antara kalbu dan rasa malu sangatlah kuat, jika kalbu ini sudah dan bahkan sering diisi oleh nutrisi Iman, ilmu syariat dan lainnya pasti rasa malunya pun akan bertambah. Namun kebalikannya jika hati ini tidak pernah diisi dengan iman yang segar, cuman dibiarkan begitu saja, solatnya pun dari dulu gitu-gitu saja, baca Qur’an nya pun dari dulu cuman begitu saja, sedekah nya pun dari dulu cuman segitu-gitu aja, Alias tidak ada perubahan yang signifikan mungkinkah akan bertambah rasa malunya??

Kalau kalbu sudah dibiarkan terbengkalai, maka dipastikan lambat laun KALBU nya padam, sirna dan pastilah kalbunya tidak akan pernah menerangi akal dan raganya.

Kalau sudah begini:

  • Sudah tidak malu berbuat perbuatan tercela
  • menganggap sepele maksiat malah senang membicarkannya bahkan di awar2 ke orang lain
  • Antara dosa dan pahala nga ada bedanya
  • Kalau ada nikmat tidak bersyukur, kalau banyak kecewa bilang ke sana kemari hidup tuh ngak Adil
  • Senang melakukan keburukan, ejek sana, menghina disini. Apapun yang ditulisnya membuat orang sakit hati, apapun yang dikatakannya membuat orang benci
  • Ngak malu pada umurnya, semakin bertambah usia harusnya lebih banyak belajar agama
  • Tidak malu bahwa ibadahnya tidak berkualitas padahal bisa lebih jika berusaha
  • Tidak malu tidak pakai jilbab
  • Tidak punya rasa ingin lebih baik ibadahnya dari yang kemarin
  • Tidak malu sampai sebesar ini belum juga berbakti kepada Orang tua
  • Ngak malu dosa dah segudang tapi tidak tobat juga
  • Ngak malu terus-terusan minta bahagia, sukses tapi lupa dengan orang miskin, anak yatim
  • Ngak malu bisa hanging out ke mall, ke resto baru padahal nun jauh disana banyak anak yatim cuman makan combro…

Dan seterusnya

Loh Kok Bisa Begitu…?

Cuma perhatikan, kata HAYA (yang berarti MALU) diambil dari kata HAYAH (kehidupan) jadi seakan-akan rasa malu itu akan membuat kalbu seseorang itu hidup, membuat kalbu seseorang itu terus mencari jati diri. Maka pantas sekali jika rasa malu itu bagian dari Iman,  sebagaimana kekasih kita Rasulullah Saw menegaskan:

Malu dan Iman saling berkaitan, jika salah satunya terangkat maka yang lainnya pun terangkat  (HR. Hakim)

Malu itu bagian dari Iman, dan Iman tempatnya di surga. Sementara keburukan bagian dari hati yang sesat. Dan hati yang sesat tempatnya di neraka (HR. Tirmizi)

Ini Dia Nasihat Dari Seorang Celeb Surga

Ibrahim bin Adham, seorang Soleh, seorang celeb surgawi yang pantas kita dengar nasehatnya ketika ia ditanya tentang orang yang suka maksiat:

  • Jika kau mau maksiat, jangan maksiat di Bumi Allah
  • Jika kau mau maksiat, jangan makan rezeki Allah
  • Jika kau mau maksiat, jangan sampai terlihat oleh Allah
  • Jika datang malaikat maut menjemput, bilang saja tunggu dulu aku mau tobat dulu

Jadi Gemana Solusinya Douunkk…??

Hadirkan dalam hati rasa malu ini:

Malu Karena Sering banget Berbuat Dosa:

Jangan pernah menghitung ibadah kita, karena jika kita hitung pasti akan merasa sudah cukup, Anggap ibadah kita kecil dan tidak berarti, kalau sudah begini pasti ada keinginan untuk beribadah lebih banyak dan lebih baik. Coba banyangkan sekali saja sholat wajib, tiba-tiba kita ber ghibah (membicarakan keburukan orang lain) bukankah pahala solat itu hilang tidak berbekas? Jadi apa yang tersisa????

Malu Karena Lalai

Coba setiap doa yang kita panjatkan biasanya berkisar akan keinginan dan harapan kita yang belum wujud. Namun lupa bersyukur, lupa tahajud, lupa bakti ma ortu, lupa zakat, lupa sedekah, lupa ke pengajian, lupa membesarkan agama Allah dan sederet lupa lainnya.

Malu Karena Cinta

Lah aku juga punya pacar kok..aku cinta…wow..bukan itu maksudnya..pacaran malah menambah dosa, seindah apapun yang dirasakan. Malu karena cinta itu karena kita merasa kita cinta pada Allah dan Rasul, tapi kenyataanya emang kagak cinta karena:

  • Kalau cinta Allah kenapa tidak pernah membanyakan Asma Allah, padahal kalau cinta ke pacar, setiap detik,setiap saat selalu teringat..
  • Kalau cinta Allah kenapa susah sekali belajar Al-Qur’an, datang ke pengajian, ngak pernah membesarkan agama Allah.
  • Kalau cinta Nabi kenapa banyak sunnah-sunnah nya ditinggalkan? Wudhu aja kagak pernah belajar gimana yang benar, apalagi cara solat, bersiwak, cara tidur, cara makan dll
  • Kalau cinta Nabi? Apa punya buku sejarah Nabi di rumah kita?

Malu Karena Nikmat

Kalau merasa banyak nikmat Allah yang dirasakan, kenapa harus sedih, kenapa nga banyakin ibadah nya, kenapa susah disuruh  dalam taat ???

Karena terlalu panjang cukup sekian

http://www.facebook.com/notes/kang-ackmanz/aku-malu-tiada-iman-tanpa-rasa-malu/273737265993755

Posted by: peribadirasulullah | Oktober 17, 2012

Ilmu dan Harta yang menjadi bekalan ke Syurga

Photo

Dari Ibnu Umar r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, “Tidak boleh seseorang iri terhadap orang lain kecuali dalam dua hal yaitu seseorang yang diberi pengertian Al-Qur’an lalu ia mempergunakannya sebagai pedoman amalnya siang-malam dan seseorang yang diberi oleh Allah kekayaan harta lalu ia membelanjakannya siang-malam untuk segala amal kebaikan.”
(HR. Bukhari-Muslim)

http://www.facebook.com/Kajian.Tafsir

Posted by: peribadirasulullah | Oktober 14, 2012

10 Langkah merawat kelalaian anda dalam solat

http://sphotos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-prn1/68773_477939925572311_1762507897_n.jpg

شر خطوات لمعالجة السرحان فى الصلاة
*****************************أولاً: استحضار هيبة الله تعالى
***********************

قبل أن تؤدي الصلاة. فهل فكرت يوماً وأنت تسمع الأذان بأن جبار السماوات والأرض يدعوك
للقائه في الصلاة..؟ثانياً:
****************
يجب عقد النية والتصميم على التركيز في الصلاة ليتقبلها الله سبحانه وتعالى والاستعاذة من الشيطان.

ثالثاً:
************
إننا في حديث مع الله فيجب ألا تؤدي الصلاة كمجرد مهمة فعندما تقرأ سورة الفاتحة
في الصلاة تشعر بأنك في حوار خاص
بينك وبين خالقك ذي القوة المتين.

رابعاً: استحضار المعنى باشراك القلب والعقل
**********************************
مع اللسان فى تدبر كل كلمة والاحساس بها وبمعناها قال الله تعالى: (والذين هم في صلاتهم خاشعون) سورة المؤمنون.

خامساً: عدم النظر إلى السماء.
***********************
– قال رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم ما بال أقوام يرفعون أبصارهم إلى السماء فى صلاتهم فاشتد قوله فى ذلك حتى قال لينتهن أو لتخطفن أبصارهم.

سادساً: عدم الالتفات.
******************
– فإن الاختلاس يختلسه الشيطان من صلاة العبد فإذا صليتم فلا تلتفتوا فإن الله ينصب وجهه لوجه عبده فى صلاته مالم يلتفت فإذا التفت انصرف عنه.

سابعاً: عدم التثاؤب.
****************
– قال رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم التثاؤب فى الصلاة من الشيطان عند التثاؤب
يقبض الفكين على بعضهما جيداً أو بوضع اليد على الفم.

ثامناً: عدم التشكك.
******************
– لا يتشكك من اى هاجس فاذا تشكك من أي شيء كصحة وضوءه أو عدد الركعات استعاذ

بالله من الشيطان وأكمل صلاته.

تاسعاً: عدم القراءة سراً وأيضاً عدم رفع الصوت عالياً.
**********************************
(ولا تجهر بصلاتك ولا تخافت بها وابتغ بين ذلك سبيلا).

عاشراً:
***************
اتقان الصلاة وذلك يكون بالتأني في أدائها وإعطاء كل ركن حقه والدعاء عند السجود بتركيز فى الرجاء فى الله تعالى باجابته.

Ten steps to address alsarhan in prayer
*****************************First: evoke the solemnity of Allaah
***********************
Before prayer. Did you ever hear the adhaan to Jabbar heaven and Earth invites you
To meet him in prayer …?

II:
****************
You must hold the intention and determination to focus on prayer to embrace God and seeking refuge with Allaah from the Shaytaan.

III:
************
We talk with God must not lead prayer just as important when you read soorat al-Faatihah
Prayer feel in an exclusive interview
Between you and your Creator with strong force.

IV: keep on engaging the heart and mind
**********************************
With tongue in every word and management sense, meaning God said: (and those in their humble) Sura the believers.

VA: not looking at the sky.
***********************
-The Messenger Allah may Allah bless him and God and peace with the folks waving their gaze to the sky in prayer, say intensified even said they seized them or linthen.

VI: not paying attention.
******************
-The embezzlement steal him devil of prays slave if they turn not addition, God is a for the slave in his prayers unless turn if I turned left.

VII: not yawn.
****************
Said the Prophet s.a.w. yawning during prayer the devil when you yawn
Catching JAWS on each well or placing one’s hand on the mouth.

VIII: no doubt.
******************
-Not questioning any obsession if skeptical of anything as a likeness or number of rak’ahs health seeks refuge

God the devil and complete his prayer.

IX: not reading secret and also not bellow.
**********************************
(And don’t say much holier with your prayers and tkhaft and order between a way).

BX:
***************
Mastering prayer so be careful in their performance and give each corner and pray when prostrating in focus please Allaah answer. (Translated by Bing)

من أفضل الصفحات على الفيس بوك للاستعداد لشهر رمضان

Posted by: peribadirasulullah | Oktober 14, 2012

Kehidupan kita di Alam Rahim

حياة ما قبل الحياة

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori

Ikut

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,618 other followers