Posted by: peribadirasulullah | Jun 5, 2013

12 Perkara dilapangkan rezeki

http://sphotos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-frc3/970901_599214256784880_1993883380_n.jpg

Dua Belas Sebab Dilapangkannya Rizki Seorang Hamba

1. Banyak Memohon Ampun

“Maka aku (Nabi Nuh) katakan kepada mereka: “Mohonlah ampunlah kepada Rabb kalian, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat (melimpah ruah membawa kebaikan), dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai (yang penuh dengan kebaikan dan manfaat).” (Nuh 10 – 12)

“Dan (Nabi Hud berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Rabb-mu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang sangat deras (yang membawa kebaikan) atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu (yang sudah kalian miliki), dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.” (Huud : 52)

Imam Al-Hasan Al-Bashri pernah mendapat pengaduan bahwa manusia ditimpa kelaparan dan beliau memberikan solusi untuk memohon ampun kepada Allah. Begitu juga permasalahan lain yang menimpa manusia seperti kemiskinan dan kurangnya keturunan. Saat beliau ditanya kenapa melakukannya, maka beliau membawakan ayat di atas.

2. Menjaga diri di atas ketakwaan

Pengertian takwa adalah mengerjakan segala perintah Allah sesuai dengan yang diperintahkan dengan mengharap pahala, serta menjauhi larangan Allah yang telah ditentukan karena takut akan adzab-Nya. Karena dengan ketakwaan inilah seseorang akan dijamin riskinya oleh Allah.

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (Ath Thalaaq : 2-3)

Sebagian ulama mengatakan bahwa dengan ketakwaan seseorang tidak akan menjadi faqir. Karena Allah akan memberinya kecukupan baik dari sisi dhahir (lahir) ataupun kecukupan yang lebih besar dari sisi bathin tatkala seseorang bertakwa dengan sebenar-benar ketakwaan. Inilah hakikat dari makna kecukupan, yaitu seseorang akan merasa tenang dengan yang sedikit dan merasa lebih dengan apa yang dianggap kurang oleh manusia.

Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, “Bukanlah kekayaan itu dengan banyaknya harta benda, tapi kekayaan adalah yang ada di hati” (HR. Bukhari Muslim)

3. Bertawakal kepada Allah

Diriwayatkan dari sahabat Umar bin Khaththab bahwa Rasulullah bersabda, “Andaikata kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, sungguh kalian akan Kami beri rizki sebagaimana burung diberi rizki. Di pagi hari keluar dalam keadaan perut kosong dan kembali dalam keadaan kenyang.” (HR Ahmad)

Rasulullah memberikan contoh tawakal dengan burung karena burung tersebut tidak memiliki simpanan makanan. Akan tetapi walaupun dengan kondisi yang demikian, dia di pagi hari keluar mencari riski dalam keadaan perut kosong dan di sore harinya sudah kenyang. Dan burung tersebut tidak hanya berdiam diri di sarangnya, akan tetapi keluar mencari rizki.

Rukun (syarat) agar sikap tawakal terwujud secara nyata/benar :

Menyerahkan urusannya kepada Allah
Menjalani sebab-sebab untuk mencapai tujuan tersebut
Meyakini apabila kenikmatan tersebut datang semuanya adalah semata dari Allah

Contoh: Seseorang yang sakit menyerahkan urusan sakitnya kepada Allah, akan tetapi dia tetap berobat, berusaha menyembuhkan penyakitnya. Akan tetapi setelah sembuh dia harus mengatakan bahwa kesembuhannya merupakan karunia dari Allah.

4. Menyibukkan diri dengan ibadah

Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah bahwa Rasulullah mengabarkan bahwa Allah berfirman dalam hadits Qudsi, “Wahai Hamba-hambaku, hendaknya kalian memenuhi waktu (konsentrasi) dengan ibadah, kalau kalian melakukannya Aku akan memenuhi dada kalian dengan kekayaan, dan Aku akan menutupi kefakiran kalian. Kalau kalian tidak melakukannya, Aku akan memenuhi dada kalian dengan kesibukan dan Aku tidak akan menutup kefakiran kalian.”

Maka hendaknya seorang hamba menyibukkan dirinya dengan ibadah dan tetap berusaha mencari rizkinya. Karena dengan berkonsentrasi terhadap ibadah inilah yang akan mempermudah seseorang dalam mencari rizki.

5. Mensyukuri nikmat-Nya

Allah berfirman, “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mengumumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Ibrahim : 7)

Rukun untuk mensyukuri kenikmatan :

Memuji Allah dengan lisannya
Mengakui dalam hati bahwa semua nikmat tersebut datang dari-Nya. Apapun kenikmatan yang datang kepada kalian maka itu datangnya dari Allah (An-Nisaa : 79)
Menggunakan kenikmatan tersebut dalam ketaatan

6. Istiqomah diatas agama

Allah berfirman, “Dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak).” (Al-Jin : 16)

7. Menyambung ibadah haji dan umrah

Rasulullah bersabda, “Terus-meneruslah kalian menyambung antara pelaksanaan haji dan umrah, sebab kedua ibadah ini menggugurkan kefakiran dan dosa-dosa sebagaimana api menggugurkan karat di besi”.

8. Menyambung silaturahmi

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang senang Allah luaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya dia menyambung silaturahmi.” (HR. Bukhari Muslim)

9. Berinfaq dengan pemberian dari Allah

Allah berfirman dalam hadits Qudsi, “Wahai anak adam berinfaklah, maka aku akan berinfaq kepadamu”

Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, “Tidak ada satu haripun yang berlalu kecuali ada dua malaikat yang turun, satu malaikat berkata, Ya Allah, berilah kepada orang yang berinfak di hari ini ganti untuknya. Dan malaikat yang lainnya berkata, Ya Allah berikanlah kerugian kepada orang yang tidak berinfak di hari ini.” (HR. Bukhari Muslim)

Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya shodaqoh itu tidak pernah mengurangi harta.” (HR. Bukhari Muslim)

Allah berfirman, “Apapun yang kalian infaqkan dari sesuatu, maka Dialah yang akan menggantinya, dan Dialah sebaik-baik pemberi rizki.” (Saba’ : 39)

10. Berinfaq kepada penuntut ilmu

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik bahwa datang seorang lelaki kepada Rasulullah mengadukan saudaranya yang belajar kepada Rasulullah dan tidak bekerja, maka dijawab oleh Nabi, “Barangkali kamu mendapat rizki dikarenakan saudaramu.” (HR. Imam Ahmad)

Keberadaan penuntut ilmu ditekankan dalam syariat, karena dengan mereka umat Islam akan mendapatkan manfaat yang sangat banyak.

11. Berbuat baik kepada orang-orang yang lemah

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda, “Tidaklah kalian itu mendapatkan rizki dan mendapatkan pertolongan kecuali kalau kalian berbuat baik terhadap orang-orang yang lemah diantara kalian.” (HR. Imam Bukhari)

12. Menjaga shalat lima waktu

Diantara cara menjaga shalat lima waktu :

Melakukannya di awal waktu yang utama
Apabila laki-laki maka wajin shalat berjamaah di masjid
Apabila seorang kepala keluarga maka memerintahkan anggota keluarganya untuk mengerjakan shalat

Allah berfirman, “Dan perintahkanlah kepada keluargamu untuk mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu. Kamilah yang memberi rezeki kepada kalian. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (Thaahaa : 132)

Ibnu Katsir menafsirkan ayat di atas bahwa apabila seseorang memerintahkan keluarganya untuk mengerjakan shalat dan bersabar terhadapnya, maka dia akan dikaruniakan rizky dari arah yang tidak pernah dia sangka.

SUMBER : Kunci-kunci Rizki, Khutbah Jumat oleh Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi

Bismillah.Twelve Reasons Dilapangkannya Rizki a slave 1. Many Begged Forgiveness “then I (Noah) said to them:” Seek ye the Lord of ampunlah,-verily he is Most Forgiving, he will send rain to you in abundance (abundant brings goodness), and membanyakkan treasures and your sons, and held for you gardens and held (also in it) for you rivers (which is full of kindness and benefit). ” (Noah 10 – 12)”And (the Prophet Hud said):” Hi my clan, seek mercy unto thy Lord and repent to him, he will lose a very heavy rain (bring) upon you, and he will add strength to your strength (which you have), and do not turn away with sin. ” (Huud: 52)

Imam Al-Hasan Al-Basri never got complaints that humans replaced hunger and he gave the solution to invoke the mercy of God. So are other problems besetting mankind such as poverty and the lack of offspring. When he was asked why he was doing it, then carries the verse above.

2. keep yourself on top of a committed sense of devotion is executed according to the commandments which he commanded with the hope of reward, as well as away from the prohibition of God have been determined due to the fear of his adzab. Because this is a person with a devotion will be guaranteed riskinya by God.

“Those who are righteous in God he will hold for him a way out. And gave him sustenance from the direction that there is no disangka-sangkanya. ” (Ath Thalaaq: 2-3)

Some scholars say that the person will not let the faqir. Because God will give him the adequacy of both the sides dhahir (born) or the adequacy of the internal side when someone cautious with sebenar-benar devotion. This is the essence of the meaning of adequacy, i.e., a person will feel reassured by a few and feel more with what is considered less by humans.

It was narrated from Abu Hurayrah that the Messenger of Allaah companions said, “is not the wealth with many possessions, but the wealth is in the heart” (narrated by Bukhari Muslim) 3. Put my trust in Allah Narrated from Umar bin Khattab companions that the Prophet said, “If you guys put my trust in Allah with sebenar-benar tawwakul, really you will we give rizki as birds fed rizki. In the morning out in an empty stomach and back in full. ” (Narrated By Ahmad)

The Messenger example tawwakul with birds because the birds do not have a stash of food. But even with such a condition, he came out in the early morning search riski in an empty stomach and in the afternoon is already full. And the birds are not only silent on the nest, but it came out looking rizki.

Pillars (terms) in order to materialize in the real attitude of tawwakul/right: hand over his dealings to Allâh Had reasons to achieve those goals Believed when the pleasure comes solely from God are all examples: someone who is sick of handing over the Affairs of the pain to God, but he remains on medical treatment, trying to cure his illness. But after recovering he must say that his recovery is a gift from God.

4. concern themselves with worship was narrated from Abu Hurayrah that the Messenger of Allaah companions preached that God says in the hadeeth Qudsi, “o my servants, you guys should meet time (concentration) with worship, if you guys do it I will meet you guys chest with riches, and I’ll cover the kefakiran you guys. If you guys don’t do it, I’ll meet you guys with chest and I’m not going to close the kefakiran you guys. “

It should be a concern himself with acts of worship and still trying to find rizkinya. Due to concentrate on worship is what will make it easier for someone in search of rizki.

5. thanks to the favour of his God says, “and (remember) when your Lord, announced;”Unless you are grateful, for sure We will add (favors) to you, and if you deny (my favor), then surely my Doom is very poignant. ” (Ibrahim) Pillars in order to pleasure: praising God with lisannya Admit in my heart that all those favors came from him. Any kind of pleasure that comes to you then it comes from God (An-Nisaa: 90) using the pleasure in obedience. Istiqomah above religion, God said, “and that if they keep running: straight on that road (to Islam), absolutely we will supply them with fresh water (a lot of sustenance).” (Al-Jin: 16)

7. Connect the Hajj and umrah, the Prophet said, “hold-meneruslah you connect between implementation of the Hajj and umrah, for both this worship kefakiran and dismissed them as fire has waived the rust in iron”.

8. kinship companions reported from Anas bin Malik that the Messenger of Allah said, “he who pleased God expand rizkinya and extends the age, should kinship.” (Narrated By Al-Bukhaari, Muslim)

9. the granting of God Berinfaq God says in the hadeeth Qudsi, “o son of adam berinfaklah, then I will berinfaq thee” was narrated from Abu Hurayrah that the Messenger of Allaah companions said, “there’s not a day went by when the passed unless there are two Angels come down, one Angel say, O God, give to the person who berinfak in today’s changing for her. And another Angel, saying, O Allah, bring harm to people who are not berinfak in today. ” (Narrated By Al-Bukhaari, Muslim)

It was narrated from Abu Hurayrah that the Messenger of Allaah companions said, “Indeed it never reduces shodaqoh treasure.” (Narrated By Al-Bukhaari, Muslim)

God says, “whatever you guys infaqkan of something, then he will succeed him, and he was the best of the giver rizki.” (Saba ‘: 39) 10. Berinfaq to the Prosecutor it was narrated from Anas Ibn Malik that PAL came to the Prophet a man complain of his study to the Prophet and does not work, then answered by the Prophet, “Perhaps you got your brother because rizki.” (Narrated By Imam Ahmad)

The existence of the Prosecutor emphasized in jurisprudence, because with those Muslims would benefit very much.

11. do good to those who are weak it was narrated from Anas bin Malik that the companions of the Prophet said, “it is not that you get rizki and get help unless you do good to those who are weak among you.” (Narrated by Imam Bukhari) 12. Keep the five daily prayers among the means of keeping the five daily prayers: do it early in the main time When men then pray in Congregation in the mosque of wajin when a householder then ordered family members to work on the prayer God says, “and give it to your family to pray and be patient in working on it. We don’t ask for sustenance; We give sustenance to you guys. And the result (which is good) it is for the righteous. ” (Thaahaa: 132)

Ibn kathir interprets the verse above that if someone ordered her family to work on pray and be patient against him, then he will be given the direction of Scott never she thought.

Source: keys Rizki, Homily Friday by Al-Ustadz Muhammad bin Dzulqarnain Sunusi (Translated by Bing)

http://www.facebook.com/pages/Betapa-Kecilnya-Kita-di-Hadapan-Allah/270156786357297


Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,378 other followers

%d bloggers like this: