Posted by: peribadirasulullah | November 30, 2012

100 Hari Pemerintahan Muhammad Mursyi

http://2.bp.blogspot.com/-f0foB1v1IDk/T8b_xm81LXI/AAAAAAAABAw/3Do1qd5UQ1Y/s1600/403427_467083073317618_100000477873427_1686575_1776136967_n.jpg

100 Hari Pemerintahan Muhammad Mursyi

Sudah lebih 100 hari Muhammad Mursy menjadi presiden di Mesir. Inilah pertama kalinya Mesir dipimpin oleh presiden yang dipilih oleh rakyat secara lebih terbuka dan demokratis. Ia seorang sipil dan uniknya berasal dari  Ikhwanul Muslimin, yang selama rezim militer berkuasa mengalami banyak tekanan dan penindasan.

Harapan besar ada pada pundak Mursi, untuk melakukan perubahan nyata di Mesir. Umat Islam Mesir yang merindukan syariah Islam juga berharap Mursy dengan sungguh-sungguh akan menerapkan syariah Islam. Apalagi selama ini Ikhwanul Muslimin menjadikan Islam sebagai solusi sebagai slogan penting. Namun 100 hari telah berlalu,  harapan itu, meskipun masih ada, masih belum terwujud. “Islam sebagai solusi” masih jauh dari realita.

Dalam analisnya di khilafah.com, Adnan Khan menyebutkan beberapa kendala dan tantangan Mursi  selama ini. Kendala utama yang dialami Mesir saat ini adalah masalah konstitusi. Hingga saat ini konsitutusi Mesir baru masih diperdebatkan. Ini artinya, yang berlaku masih konstitusi lama yang selama ini dipraktikkan rezim Mubarak. Tarik menarik kekuasaan terjadi antara Mursi, parlemen, dan militer. Namun, militer dengan senjata yang dimilikinya masih merupakan ‘the real power’ di Mesir. Sayangnya, militer Mesir masih tunduk kepada kepentingan Amerika.

Tantangan terbesar Mesir adalah ekonomi. Ini menjadi salah satu faktor utama bergeraknya rakyat Mesir menumbangkan Husni Mubarak. Ekonomi Mesir sangat tergantung pada pertanian, media, ekspor minyak bumi, ekspor gas alam, dan pariwisata. Terdapat pula lebih dari tiga juta orang Mesir bekerja di luar negeri, terutama di Arab Saudi, Teluk Persia dan Eropa. Jasa industri merupakan 49 persen dari perekonomian.

Masalahnya, sebagian besar sumber-sumber ekonomi Mesir masih dikuasai oleh rezim elite lama terutama rezim militer. Diperkirakan sekitar 40 persen ekonomi Mesir dikuasai oleh mereka. Bahkan ketika Mesir di masa Husni Mubarak melakukan kebijakan liberalisasi ekonomi Mesir, sebagian besar ya jatuh ke lingkaran elite pemerintah dan militer yang merupakan kroni Mubarak dan putranya Gamal.

Pengusaha besar seperti Ahmed Ezz (besi dan baja), keluarga Sawiris (multimedia, minuman, dan telekomunikasi), dan Mohamed Nosseir (minuman dan telekomunikasi) dikenal merupakan kroni Mubarak. Mereka bukan hanya menerimam perlindungan dari bank tapi juga  kontrak-kontrak istimewa dan pinjaman besar dari bank-bank. Tidak mengherankan kalau kekayaan keluarga Mubarak diperkirakan  sebesar 70 milyar dolar.

Ironisnya, untuk menyelesaikan persoalan ekonomi Mesir, Mursi  memilih untuk meminjam dana dari IMF. Padahal semua tahu, meminta bantuan dari IMF bukan saja akan menghancurkan ekonomi negara tapi juga merupakan jebakan politik yang mematikan. Lebih-lebih lagi pinjaman itu mengandung riba yang jelas-jelas diharamkan dalam Islam. IMF secara resmi memberikan pinjaman 4,9 milyar dolar. Perdana Menteri Mesir Hesham Qandil  menyatakan pinjaman ini harus dibayar dalam waktu 5 tahun dengan suku bunga 1,1 persen.

Hisyam menyatakan pinjaman ini bermanfaat untuk rakyat. Namun di sisi lain ia menyatakan akan ada pemotongan, pengeluaran dan  kebijakan-kebijakan lain. Pemerintah Mursi sepertinya menyembunyikan  adanya syarat-syarat yang diminta oleh IMF ketika mereka memberikan pinjaman. IMF mensyaratkan pengurangan subsidi BBM dan makanan yang jelas-jelas akan menambah derita rakyat.

Seperti yang ditulis Financial Times (22/8/ 2012): ” IMF menginginkan Mesir agar menguraikan rencana-rencana mereka untuk mengurangi defisit anggaran dengan memperkuat pendapatan dan pemangkasan sektor publik yang mahal, termasuk subsidi bahan bakar dan makanan. Mesir juga harus mengamankan pembiayaan dari lembaga-lembaga pemberi pinjaman lainnya sebagai bagian dari persyaratan pinjaman”.

Isu panas lain adalah hubungan diplomatik dengan negara Zionis Israel, termasuk mempertahankan perjanjian damai Camp David yang intinya merupakan pengakuan terhadap negara Zionis Israel. Dengan retorikanya Mursi memilih mempertahankan hubungan diplomatik dengan negara penjajah itu dengan alasan menghormati  perjanjian internasional.

Padahal setiap syarat apapun yang menyalahi Alquran dan sunnah adalah batil. “Tiada gunanya orang mempersyaratkan syarat-syarat yang tidak ada di dalam Kitabullah. Syarat apapun yang tidak ada dalam Kitabullah adalah batil meskipun seratus syarat.  Ketetapan Allah lebih layak (diikuti) dan syarat Allah lebih kuat (dipegangi) (HR al-Bukhari, Malik dan Ibn Majah). Oleh karena klausul perjanjian atau poin kesepakatan apapun yang menyalahi syariah adalah batal demi hukum; ia harus diabaikan dan tidak boleh dilaksanakan.

Ironisnya, demi kepentingan parawisata Mesir, Partainya Mursi tidak melarang minuman keras dan pakaian bikini. Saad al-Husseini, anggota Partai Kebebasan Mesir dan Keadilan mengatakan dalam sebuah wawancara,  pariwisata sangat penting bagi Mesir dan menekankan minum dan menjual alkohol dilarang dalam Islam. Namun, ia menambahkan, “Namun hukum Islam juga melarang memata-matai tempat pribadi dan ini berlaku untuk pantai serta … Saya berharap 50 juta wisatawan akan melakukan perjalanan ke Mesir bahkan jika mereka datang telanjang.”

Walhasil, memang sulit mengharapkan perubahan yang nyata di dunia Islam termasuk Mesir, hanya dengan mendudukkan orang-orang Islam, bahkan anggota partai Islam ke kursi kekuasaan. Kalau kemudian tidak menerapkan syariah Islam. Tawaran demokrasi Amerika untuk Mesir meskipun berbalut Islam dengan istilah negara madani (ad daulah al madaniyah), Islam moderat, Islam inklusif, akan tetap gagal. Karena intinya tetap melestarikan sekulerisme, kapitalisme dan campur tangan Amerika, yang menjadi biang kerok berbagai persoalan dunia Islam.

Karena itu perjuangan tidak boleh berhenti hingga kekuasaan Islam diraih untuk benar-benar  digunakan menerapkan syariah Islam secara kaffah (menyeluruh) di bawah naungan Khilafah. Saat itulah perubahan yang nyata, yang memberikan kebaikan kepada setiap manusia akan terjadi, Muslim maupun non Muslim. (Farid Wadjdi)

http://hizbut-tahrir.or.id/2012/10/03/100-hari-pemerintahan-muhammad-mursyi/

1. Minggu pertama, Moursi membebaskan wartawati Mesir yang ditahan di Sudan dan menjemputnya dengan pesawat kepresidenan.
2. Pemecatan 70 Jenderal dan Kudeta dengan Cinta pada Marsekal Thantawi dan Anan, Panglima dan wakil Panglima militer.
3. Penghapusan hutang 40.000 petani yang memiliki hutang di bawah 10.000 pounds (30 Juta) yang di masa Mubarak ditangkapi dan dijebloskan ke Penjara.
4. Investasi 270 Milyar dollar yang ditanam di Mesir, hanya dalam 1 bulan Moursi berkuasa.
5. Selama 100 hari ini, Moursi tidak menerima gaji selama menjadi Presiden.
6. Moursi mengembalikan izzah Mesir dengan menguasai gurun Sinai yang di masa Mobarak, 70 % lalulintas udara dan darat dikuasai Israel.
7. Moursi melakukan politik smart and cool dalam bersikap kepada Amrik dan Israel. Hingga PM Israel mengatakan, “Sikap Moursi jauh lebih berbahaya daripada Nuklirnya Iran”. Bahkan Obama menilai, “Hubungan AS dengan Mesir bukan hubungan sahabat bukan pula musuh.” ===smoga memahami maksudnya===
8. Penjualan khmar dilarang, dan itu tidak mengganggu pariwisata Mesir.
9. Penampilan di pantai dibatasi, hari Jumat diliburkan, dan touris wanita dan pria dipisahkan.
10. Militer Mesir memang the real power, tapi semua dibawah komando Panglima Tertinggi. Pada 2 bulan Moursi berkuasa, 2 kapal Selam tercanggih Jermah berhasil didatangkan walau diprotes keras ISrael.
11. Kanal Suez diperlebar dan diperdalam, dan sekarang dikontrol sepenuhnya oleh Mesir setelah direktur Kanal Suez diganti yang sebelumnya didikte Barat.
12. PM Hiysam Qandil setiap Shubuh memeriksa pabrik roti dan turun ke bawah, atas intruksi Presiden Moursi … hal yang hanya terjadi di masa Khilafah.
13. Moursi mempelopori pemisahan kepentingan antara kepentingan pribadi+keluarga+partai dengan kepentingan negara. Saat diundang Raja Saudi, keluarga Moursi dengan uang pribadinya menggunakan pesawat Egypt Air tidak menggunakan pesawat kepresidenan.
14. Moursi adalah Presiden pertama dunia yang dengan tegas dan berani menekankan cinta Nabi dan cinta para sahabat di hadapan Khomanei dan pemimpin Syiah di Iran.
15. Jika patokannya adalah mengutip ayat Al-Qur’an dan Hadits, maka Morusi adalah Presiden pertama yang mengutip ayat-ayat AL-Quran dan Hadits2 di depan Sidang Umum PBB bulan lalu.
16. Jika patokannya adalah masalah protokoler, maka Moursi adalah Presiden yang membiarkan jalanan tetap lalu lalang saat ia melintas dan membiarkan masjid terbuka saat ia shalat.
17. Di Mesir, masjid saat ini dibuka 24 jam untuk kepentingan jamaah setelah di Era Mobarak, masjid-masjid di Mesir ditutup 1 jam setelah shalat wajib.
18. Memang ada masalah di konstitusi, tapi HT tutup mata, bahwa 2/3 parlemen Mesir dikuasai IM dan koalisi dengan Hizb Nur salafy. Oleh karena itu, parlemen dibubarkan pada masa Marsekal Thantawi, karena dengan jumlah 2/3 sudah bisa mengamandemen UU.
19. Di tataran regional, Moursi menggalang aliansi dengan Turki. Dalam benak kedua pemimpin ini, kehancuran Israel hanya tinggal waktu dan itu didahului dengan perubahan rezim-rezim antek2 AS baik di Teluk maupun di negara2 TIMTENG lainnya.
20. Untuk masalah Palestina, tidak ada pemimpin yang nyata-nyata mendukung perjuangan perlawanan selain Moursi. Perbatasan dibuka, hanya dalam 1 minggu Moursi berkuasa dan kemarin dengan Qatar sukses membantuk Zona Ekonomi untuk membangun kembali Gaza.

saya pikir 20 poin cukup .. masih ada 80 poin lagi yang tidak bisa dituliskan pada dinding ini memperingati 100 hari Presiden Moursi.

Namun prinsipnya, jika sudah hiqd, ghill, dan hasud, apapun kebaikan individu maupun jamaah akan terlihat NOL BESAR karena rasa takabbur lebih dominan daripada objektivitas.

Saya akan menjadi yang terdepan, bukan membela IM atau Moursi. Tapi membela kebenaran yang sekarang LEBIH REAL dan LEBIH TERASA dibanding hanya sekedar manuver wacana di spanduk atau konfrensi-konfrensi dengan Thalabun Nushrah nya yang tidak jelas dari mana rujukannya.

Ayo kawan-kawan, kita berfastabiqul khairaat. Maju secara smart dan cool. Jika berdebat, jauhkan sikap emosional. Kita kaji sampai titi dan koma kitab2 Syaikh Taqiyyuddin An-Nabhani, dan perilaku takfir mereka.

=====INGAT. MOURSI memimpin MESIR setelah 3 REZIM ABDUNNASER-SADAT-MUBARAK bukan setelah UMAR BIN KHATTHAB==== semoga paham maksud tulisan ini, karena akan ada yang bilang, “EMANG GUA Harus bilang WOWW gitu?”


Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,589 other followers

%d bloggers like this: