Posted by: peribadirasulullah | Mei 13, 2011

22 Hadis berkaitan dengan dosa

http://sabdaislam.files.wordpress.com/2009/12/clip_image00127.jpg?w=510&h=170

1. Janganlah memandang kecil kesalahan (dosa) tetapi pandanglah kepada siapa yang kamu durhakai. (HR. Aththusi)

2. Perbuatan dosa mengakibatkan sial terhadap orang yang bukan pelakunya. Kalau dia mencelanya maka bisa terkena ujian (cobaan). Kalau menggunjingnya dia berdosa dan kalau dia menyetujuinya maka seolah-olah dia ikut melakukannya. (HR. Ad-Dailami)

3. Demi yang jiwaku dalam genggamanNya. Tiada dua orang saling mengasihi lalu bertengkar dan berpisah kecuali karena akibat dosa yang dilakukan oleh salah seorang dari keduanya. (HR. Ad-Dailami)

4. Celaka orang yang banyak zikrullah dengan lidahnya tapi bermaksiat terhadap Allah dengan perbuatannya. (HR. Ad-Dailami)

5. Barangsiapa mencari pujian manusia dengan bermaksiat terhadap Allah maka orang-orang yang memujinya akan berbalik mencelanya. (Ibnu Hibban)

6. Tiada sesuatu yang dapat menolak takdir kecuali doa, dan tiada yang dapat menambah umur kecuali amal kebajikan. Sesungguhnya seorang diharamkan rezeki baginya disebabkan dosa yang diperbuatnya. (HR. Tirmidzi dan Al Hakim)

7. Tiada seorang hamba ditimpa musibah baik di atasnya maupun di bawahnya melainkan sebagai akibat dosanya. Sebenarnya Allah telah memaafkan banyak dosa-dosanya. Lalu Rasulullah membacakan ayat 30 dari surat Asy Syuura yang berbunyi : “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (Mashabih Assunnah)

8. Apabila suatu kesalahan diperbuat di muka bumi maka orang yang melihatnya dan tidak menyukainya seolah-olah tidak hadir di tempat, dan orang yang tidak melihat terjadinya perbuatan tersebut tapi rela maka seolah-olah dia melihatnya. (HR. Abu Dawud)

9. Barangsiapa meninggalkan maksiat terhadap Allah karena takut kepada Allah maka ia akan memperoleh keridhoan Allah. (HR. Abu Ya’la)

10. Jangan mengkafirkan orang yang shalat karena perbuatan dosanya meskipun (pada kenyataannya) mereka melakukan dosa besar. Shalatlah di belakang tiap imam dan berjihadlah bersama tiap penguasa. (HR. Ath-Thabrani)

11. Jangan menyiksa dengan siksaan Allah (artinya: menyiksa dengan api). (HR. Tirmidzi dan Al-Baihaqi)

12. Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seseorang maka dipercepat tindakan hukuman atas dosanya (di dunia) dan jika Allah menghendaki bagi hambanya keburukan maka disimpan dosanya sampai dia harus menebusnya pada hari kiamat. (HR. Tirmidzi dan Al-Baihaqi)

13. Apabila kamu menyaksikan pemberian Allah dari materi dunia atas perbuatan dosa menurut kehendakNya, maka sesungguhnya itu adalah uluran waktu dan penangguhan tempo belaka. Kemudian Rasulullah Saw membaca firman Allah Swt dalam surat Al An’am ayat 44 : “Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka, sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu, mereka terdiam berputus asa.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)

14. Sayyidina Ali Ra berkata: “Rasulullah menyuruh kami bila berjumpa dengan ahli maksiat agar kami berwajah masam.” (HR. Ath-Thahawi)

15. Bagaimana kamu apabila dilanda lima perkara? Kalau aku (Rasulullah Saw), aku berlindung kepada Allah agar tidak menimpa kamu atau kamu mengalaminya. (1) Jika perbuatan mesum dalam suatu kaum sudah dilakukan terang-terangan maka akan timbul wabah dan penyakit-penyakit yang belum pernah menimpa orang-orang terdahulu. (2) Jika suatu kaum menolak mengeluarkan zakat maka Allah akan menghentikan turunnya hujan. Kalau bukan karena binatang-binatang ternak tentu hujan tidak akan diturunkan sama sekali. (3) Jika suatu kaum mengurangi takaran dan timbangan maka Allah akan menimpakan paceklik beberapa waktu, kesulitan pangan dan kezaliman penguasa. (4) Jika penguasa-penguasa mereka melaksanakan hukum yang bukan dari Allah maka Allah akan menguasakan musuh-musuh mereka untuk memerintah dan merampas harta kekayaan mereka. (5) Jika mereka menyia-nyiakan Kitabullah dan sunah Nabi maka Allah menjadikan permusuhan di antara mereka. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

16. Tiada seorang berzina selagi dia mukmin, tiada seorang mencuri selagi dia mukmin, dan tiada seorang minum khamar pada saat minum dia mukmin. (Mutafaq’alaih)

Penjelasan:
Ketika seorang berzina, mencuri dan minum khamar maka pada saat itu dia bukan seorang mukmin.

17. Aku beritahukan yang terbesar dari dosa-dosa besar. (Rasulullah Saw mengulangnya hingga tiga kali). Pertama, mempersekutukan Allah. Kedua, durhaka terhadap orang tua, dan ketiga, bersaksi palsu atau berucap palsu. (Ketika itu beliau sedang berbaring kemudian duduk dan mengulangi ucapannya tiga kali, sedang kami mengharap beliau berhenti mengucapkannya). (Mutafaq’alaih)

18. Rasulullah Saw melaknat orang yang mengambil riba, yang menjalani riba dan kedua orang saksi mereka. Beliau bersabda: “Mereka semua sama (berdosanya)”. (HR. Ahmad)

19. Ada empat kelompok orang yang pada pagi dan petang hari dimurkai Allah. Para sahabat lalu bertanya, “Siapakah mereka itu, ya Rasulullah?” Beliau lalu menjawab, “Laki-laki yang menyerupai perempuan, perempuan yang menyerupai laki-laki, orang yang menyetubuhi hewan, dan orang-orang yang homoseks. (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)

20. Tiap minuman yang memabukkan adalah haram (baik sedikit maupun banyak). (HR. Ahmad)

21. Allah menyukai keringanan-keringanan perintahNya (rukhsah) dilaksanakan sebagaimana Dia membenci dilanggarnya laranganNya. (HR. Ahmad)

22. Ada tiga jenis orang yang diharamkan Allah masuk surga, yaitu pemabuk berat, pendurhaka terhadap kedua orang tua, dan orang yang merelakan kejahatan berlaku dalam keluarganya (artinya, merelakan isteri atau anak perempuannya berbuat serong atau zina). (HR. An-Nasaa’i dan Ahmad)

Rujukan :

http://sabdaislam.wordpress.com/


Respon

  1. assalamualaikum…mekasih ats info yg dsbarkan…mhon copy ya.

    • W.Salam.Silakan. Terima Kasih atas persinggahan anda di blog saya.

  2. Assalamualaikum.
    Blog ini sgt baik.saya mesti mengikuti blog saudara setiap hari agar sy sentiasa ingatkan Allah.saya seorang wanita yg bekerja .justeru saya tidak punya masa utk ke kuliah agama.jadinya saya gunakan blog saudara sebagai kuliah agama saya.
    Saudara,saya ingin bertanya tentang Riba.dunia hari ini yg dikuasai oleh kaum yahudi telah memperdayakan kita dgn sistem kewangan riba mereka melalui insuran,perbankan dll.saya telah cancelkan insuran dan juga sekarang dlm proses jual rumah pertama saya dgn tujuan melangsaikan hutang2 yg lain dgn niat keluar dari riba.Akan tetapi dgn kewangan yg terhad saya masih tidk mampu untuk melangsaikan hutang kereta dan rumah kedua(yg saya diami skrg).Apa yg mampu saya lakukan cuma mempercepatkan tempoh sahaja.Saya amat takut sbb saya masih membayar riba kepada bank.Mungkin saudara akan nasihatkan saya supaya tukar kepada perbankan islam.masalahnya saya tidak percaya yg perbankan islam adalah bebas riba.itu kepercayaan saya walaupun ada majlis syariah yg berkata perbankan islam itu halal dan bebas riba.
    Bagaimana ya…….

    • W.Salam.
      Terlebih dahulu saya ucapkan Jutaan Terima Kasih atas kunjungan dan sokongan anda.
      Al-Hamdulillah, hari ini saya bercuti dan dapat menggunakan masa cuti untuk menjawab soalan anda sekadar ilmu yang saya miliki.
      Betapa mulianya niat anda, semoga Allah SWT menunjuk kepada anda jalan keluar daripada dosa yang hina ini ( riba). Telah berlaku zaman ulamak dan umara’ menyokong sistem riba dengan sepenuh hati dan sanggup bersyarikat dengan hukum selain daripada hukum Allah SWT demi menjadi panel syariah kepada syarikat insuran dan perbankan, diatas dasar dan matlamat mendapat pendapatan yang lumayan setiap bulan serta bergelar ustaz koprat.

      Sentiasalah berdosa kepada Allah SWT dengan doa ini,

      أَللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مَخْرَجاً مِنْ مُصِيْبَتِكْ
      Ya Allah tunjukkanlah daku jalan keluar dari musibah yang Engkau berikan.
      أَللَّهُمَّ أُفَوِّضُ إِلَيْكَ مِنْ أُمُوْرِ الدُّنْياَ وَ الْأَخِرَةِ
      Ya daku berserah kepada Mu segala urusanku, samada urusan dunia dan urusan Akhirat.

      Dari maksud doa diatas, telah jelas kepada kita bahawa, hanya Allah SWT sahaja yang mampu membantu kita untuk terlepas dosa bersekongkol dengan pinjaman bank-bank riba dan pinjaman kerajaan yang juga dengan jelas meletakkan kadar riba secara terang-terangan. cuma riba pinjaman kerajaan agak rendah, namun tidak terlepas daripada azab Neraka Allah SWT.

      Terdapat beberapa orang kawan saya yang benar-benar takutkan azabriba, mereka bersama sanak-saudara bersepakat untuk membantu diantara satu sama lain, mereka mengumpulkan wang sesama mereka dan akan menjelaskan hutang tersebut secara bulanan, mengikut kadar yang mereka setujui bersama.

      Golongan seperti ini, adalah contoh terbaik yang dapat mengelakkan diri daripada dijilat oleh Api Neraka.
      Segala bencana sosial yang sedang berlaku sekarang adalah berpunca daripada punca makan kotor dari segi dosa batin(rohani) tetapi terlalu suci darisegi zahir sehingga mendapat pujian dan kelulusan Pertubuhan Kesihatan Sedunia.

      Benarlah kata Iman Al-Ghazali yang membuat kajian selama 40 tahun, Kenapa manusia berani melakukan dosa terhadap Allah SWT ?.
      Apa yang beliau dapat rumuskan, manusia sanggup melakukan apa sahaja apabila hati ( jantung) manusia yang berfungsi menggerakkan jasad manusia, mengepam darah kesluruh tubuh badan manusia dengan bekalan darah yang dihasilkan daripada punca yang tidak halal, mengikut syariat Allah SWT.

      Hanya Allah SWT sahaja yang dapat membantu anda, sentiasalah berdoa kepada Allah SWT, semoga berbekalkan hati yang takut kepada Azab Neraka Allah SWT, anda akan ditunjuki Allah SWT jalan keluar dari dosa masyarakat dunia Islam di zaman fitnah ini. Jika Allah SWT telah menunjukkan kepada anda Jalan Keluar daripada dosa ini, sudilah hantar maklumat ke blog ini, agar kita dapat sama-sama berkongsi untuk melepaskan diri daripada Azab Allah SWT yang amat kita takuti.

      Amin Ya Rabbal Alamin.

  3. Alhamdulilah kerana saudara sudi balas soalan saya dgn panjang lebar.Insyaallah saya akan amalkan doa itu.

    masa saya cancel insuran saya,agen insuran itu (bangsa cina)meminta saya menukar kepada takaful.katanya ramai cliennya yg setelah balik haji tukar kpd takaful tapi saya tetap tidak mahu.dia x paham kenapa saya tidak seperti org islam lain.Dia bertanya andaikata berlaku musibah bagaimana saya nak hadapinya tanpa ada kewangan?Saya katakan padanya saya serahkan takdir saya hanya pada Allah.Jika kita sentiasa ingat padanya insyaallah kita akan dilindungi.Dia geleng kepala tanda tidak paham:)
    Katanya lagi kalau dah ada panel syariah kenapa x percaya pulak.

    Saya katakan padanya saya tidak kata yg org islam lain buat itu salah cuma ini kepercayaan saya.Saya minta dia hormat pendirian saya.
    Alhamdulilah dia paham.

    Bagi saya apa guna saya tukar pada takaful sedangkan dalam hati saya berkata ia adalah sama saja.saya takut nanti apa yg saya nampak baik didunia tetapi sebenarnya hina disisi Allah.

    Terimakasih.


Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori